Breaking News
light_mode
Beranda » Teknologi » Konten Viral atau Konten Mesin? Fenomena AI Slop Mengguncang Media Sosial

Konten Viral atau Konten Mesin? Fenomena AI Slop Mengguncang Media Sosial

  • account_circle Anita Rahmawati
  • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Lebih dari 20% video yang algoritma YouTube berikan adalah “AI Slop” atau konten berkualitas rendah hasil generate AI. Sebuah perusahaan bernama Kapwing melakukan penelitian terhadap 15.000 channel YouTube, masing-masing 100 channel teratas dari berbagai negara. Hasilnya, mereka menemukan 278 channel berisi konten AI Slop. Dalam penelitian lain, Kapwing menelusuri 500 video Shorts dan menemukan 21% di antaranya merupakan hasil generate AI.

Sekitar 33% video tersebut bahkan dapat dikategorikan sebagai konten brainrot, yakni konten absurd dan tidak masuk akal yang bertujuan memonetisasi atensi penonton. Konsumsi berlebihan terhadap konten semacam ini berpotensi memengaruhi kualitas berpikir dan kondisi mental audiens.

Baca juga: Dari Plugin ke Algoritma, Mengapa TheoTown Jadi Tren Anak Muda?

Channel AI Slop ini telah mengumpulkan lebih dari 63 miliar views dan 221 juta subscriber, dengan perkiraan pendapatan tahunan mencapai 117 juta dolar. Fenomena ini tidak hanya terjadi di YouTube. Platform seperti Facebook, X, TikTok, dan Instagram juga menghadapi kondisi serupa. Bahkan, sebagian pengamat menilai Instagram dan TikTok mengalami situasi yang lebih parah.

Fenomena AI Slop dan Ekosistem Digital

Berbagai content creator, termasuk generasi muda yang ingin terjun ke dunia kreatif digital, kini harus bersaing dengan mesin. Tanpa sadar, AI tidak hanya menghasilkan video, tetapi juga ide konten, proses unggah, hingga pembuatan judul dan deskripsi secara otomatis.

Jika seseorang menggunakan AI dengan memasukkan prompt secara manual, ide tetap berasal dari manusia. Namun dalam kasus AI Slop, sistem bekerja sepenuhnya otomatis. Proses ini dikenal sebagai botting, yang mempercepat penyebaran konten secara masif.

Ketika Algoritma Mengutamakan Kuantitas

Pada akhirnya, AI Slop bukan sekadar persoalan kualitas konten. Ini menyangkut ekosistem digital yang lebih menghargai kecepatan dan kuantitas dibanding makna. Algoritma tidak menilai manfaat atau substansi video. Sistem hanya menghitung apakah konten ditonton atau tidak.

Meski demikian, fenomena ini juga menjadi bukti pesatnya perkembangan teknologi AI. Ke depan, kecerdasan buatan akan semakin canggih dan kompleks.

Tantangan dan Peluang di Era AI

Perkembangan AI menuntut generasi muda memahami teknologi secara lebih mendalam. Pemahaman tentang pemrograman, sistem informasi, dan kecerdasan buatan menjadi bekal penting untuk menghadapi perubahan ekosistem digital.

Alih-alih hanya menjadi konsumen, generasi muda perlu menjadi kreator dan inovator yang mampu mengendalikan teknologi secara etis dan bertanggung jawab.

Baca juga: Virus dan Ancaman Tak Terlihat Lainnya di Era Digital

  • Penulis: Anita Rahmawati

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inggris Meksiko

    Inggris Tundukkan Meksiko 3-2, Jude Bellingham Bersinar di Piala Dunia 2026

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Rizky Akbar
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com – Timnas Inggris memastikan langkah ke babak perempat final Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan tuan rumah Meksiko dengan skor 3-2 pada laga babak 16 besar di Stadion Azteca, Senin (6/7/2026) WIB. Kemenangan tersebut mengakhiri perlawanan sengit El Tri di hadapan pendukungnya sendiri sekaligus membawa The Three Lions melangkah ke delapan besar. Pertandingan sempat mengalami […]

  • Permudah Siswa  Belajar Membaca, Guru SD Bosowa Bina Insani Kembangkan Metode Vokal N

    Permudah Siswa  Belajar Membaca, Guru SD Bosowa Bina Insani Kembangkan Metode Vokal N

    • calendar_month Jumat, 8 Des 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Bogor– Guru Kelas 1-3 SD Bosowa Bina Insani (SBBI) Bogor, Mariyatul Qiptiyah,S.Pd, memperkenalkan Metode Vokal N untuk memudahkan siswa belajar membaca. “Melalui Metode Vokal N   saya ingin memberikan kontribusi suatu metode percepatan dalam belajar membaca yang saya yakin akan sangat membantu bagi orang tua atau guru khususnya anak-anak,” kata Mariyatul Qiptiyah S.Pd dalam rilis […]

  • Seminar MGTIK

    Sambut Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar, MGMP Informatika Gelar Seminar Pendidikan

    • calendar_month Sabtu, 25 Jun 2022
    • account_circle Arjun
    • 0Komentar

    Kurikulum Merdeka Belajar merupakan pengembangan dan penerapan dari kurikulum darurat yang diluncurkan untuk merespon dampak dari pandemi Covid-19. Untuk menyambut kurikulum merdeka belajar yang akan digunakan, MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Informatika Madrasah Kabupaten Sukabumi bersama Universitas BSI Sukabumi mengajak guru-guru untuk bersiap melalui seminar pendidikan dengan tema kegiatan “Menyambut Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar” yang […]

  • Prestasi Gemilang Mahasiswa Prodi STI Cyber University Bukti Kompetensi Unggul

    Prestasi Gemilang Mahasiswa Prodi STI Cyber University Bukti Kompetensi Unggul

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Mahasiswa Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi (STI) Cyber University terus menunjukkan kualitas luar biasa mereka dengan meraih prestasi gemilang di berbagai kompetisi bergengsi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Pencapaian tersebut semakin menegaskan bahwa mereka tidak hanya unggul di bidang teknologi, tetapi juga di berbagai disiplin lainnya. Dukungan Cyber University dalam Pengembangan […]

  • Berdaya Saing dengan Observasi Bisnis UMKM oleh  Mahasiswa STEI SEBI Semester 7

    Berdaya Saing dengan Observasi Bisnis UMKM oleh  Mahasiswa STEI SEBI Semester 7

    • calendar_month Senin, 20 Nov 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com,  Depok– Mahasiswa semester 7 Sekolah Tinggi Ekonomi Islam Syariah (STEI SEBI) tengah aktif melaksanakan observasi bisnis atau lab bisnis sebagai bagian dari mata kuliahnya. Kegiatan ini dilakukan selama sebulan, dengan empat  kali pertemuan perkuliahan yang fokus pada observasi lapangan ke berbagai Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Depok dan sekitarnya. Dalam rangka […]

  • Sinergi di Alam Terbuka, JAJAKA HIMASA 2025 Siap Perkuat Kebersamaan | Doc: Istimewa

    Sinergi di Alam Terbuka, JAJAKA HIMASA 2025 Siap Perkuat Kebersamaan

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Rifa Fitriyani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi Akuntansi (HIMASA) siap menggelar kegiatan JAJAKA (Jalan-Jalan ke Alam Bersama HIMASA) pada Minggu, (03/08), di kawasan Selabintana. Acara ini akan menjadi momentum refreshing sekaligus ajang mempererat tali persaudaraan antar organisasi mahasiswa di UBSI Sukabumi. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja Departemen Hubungan & Pengabdian Masyarakat HIMASA. Namun, kegiatan […]

expand_less