Pendidikan

Siswa KB-TK Bosowa Bina Insani Bogor Laksanakan Peragaan Manasik Haji

233
×

Siswa KB-TK Bosowa Bina Insani Bogor Laksanakan Peragaan Manasik Haji

Sebarkan artikel ini
Para siswa KB-TK Bosowa Bina Insani, Bogor, melaksanakan  kegiatan peragaan manasik haji, di Sekolah Bosowa Bina Insani, Bogor, Jumat, 25 Agustus 2023. (Foto: Dok SBBI)

Sukabumihitz.com, Bogor—KB-TK Bosowa Bina Insani melaksanakan kegiatan perasaan manasik haji. Kegiatan itu diadakan di Sekolah KB-TK Bosowa Bina Insani, Bogor, Jumat (25/8/2023).

Peragaan manasik haji itu diikuti oleh 120  siswa, 16 ibu guru dan utusan pengurus OSIS SMA Bosowa Bina Insani. Kegiatan itu juga dihadiri oleh Ketua PABBI (Parents Association Bosowa Bina Insani) KB-TK  Ibu Esti Lestari dan Manajer Islamic Studies  Bosowa School Ustadz Asep Sumarsana.

“Kegiatan peragaan manasik haji ini  bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan rukun Islam yang kelima yaitu ibadah haji,” kata PIC (Penanggung Jawab) acara Peragaan Manasik Haji KB-TK Bosowa Bina Insani, Rina Marlina SPd. AUD  dalam rilis yang diterima Sukabumihitz.com.

Ia menambahkan, kegiatan peragaan manasik haji itu diawali doa mau belajar, menyanyikan lagu “Aku mau ke Makkah”,    Tepuk Ibadah Haji dan Tepuk Anak  Sholeh bersama-sama.  Lalu dilanjutkan dengan  sambutan Kepala KB-TK Bosowa Bina Insani Femi Balti dan Manajer Islamic Studies Bosowa School Ustadz Asep Sumarsana.

Kepala KB-TK Bosowa Bina Insani Femi Balti mengatakan, peragaan manasik haji merupakan salah satu program unggulan KB-TK Bosowa Bina Insani. “Karena, kegiatan ini  diadakan di Sekolah KB-TK Bosowa Bina Insani. Bukan di tempat lain, dan merupakan gabungan beberapa sekolah,” kata Femi Balti.

Ia menambahkan, para siswa KB-TK Bosowa Bina Insani melakukan gladi resik  peraagaan manasik haji sehari sebelumnya.

Manajer Islamic Studies Bosowa School Ustadz Asep Sumarsana mengatakan, kegiatan peragaan manasik haji merupakan program Islamic Studies,  khususnya  di TK.    “Di dalam Islam, memberikan pendidikan dasar kepada anak-anak sangat  penting. Kalau sejak kecil sudah ditanamkan kebiasaan-kebiasaan baik, maka hal itu akan terekam dalam memorinya,” kata Ustadz Asep.

Ia  menyebutkan, misalnya, membaca Al-Qur’an,  berwudhu, shalat.   Semua itu harus dibiasakan sejak kecil.  Aplikasi rukun Iman dan  rukun Islam itu harus dilaksanakan  sejak mereka masih kecil.

“Mudah-mudahan dengan  dikenalkan manasik haji sejak  TK, akan terekam kuat di hati dan otak anak-anak  kita sejak kecil. Kegiatan membutuhkan kesiapan fisik dan mental. Mudah-mudahan peragaan manasik  haji ini  menjadi dasar ke depan anak-anak  kita  jadi kuat  iman, fisik dan mentalnya,” papar Ustadz  Asep Sumarsana.

Peragaan Manasik Haji

Puncak kegiatan adalah peragaan manasik haji yang dipandu oleh muthowif Ibu Heni Marlina. Acara dimulai dengan niat haji di Bir Ali (selasar SD) dan sambil melantunkan kalimah Talbiyah bersama anak dan ibu guru semua. Kemudian dilanjutkan dengan  menyanyikan Wukuf di Arofah (kelas atas) sambil  melantunkan tasbih, tahmid dan takbir dan sedikit tausiyah.

Kemudian dilanjutkan ke Muzdalifah  (kelas bawah)untuk Mabit dan mencari batu batu, dilanjutkan  melempar Jumroh Ula, Wustho dan Aqobah. Berikutnya  Thawaf dan minum air Zam zam,kemudian Sa’i dan Tahalul. Terakhir, para siswa  istirahat, makan dan minum, serta  berdoa pulang.

Menurut Ketua PABBI KB-TK Bosowa Bina Insani, Ibu Esti Lestari, kegiatan peragaan manasik haji itu  sangat bagus dan penting. “Sebab, menanamkan pondasi keislaman sejak dini dan mengenal rukun haji. Kegiatannya sangat rapi dan terkondisi. Para siswa  bersemangat,” kata Esti Lestari.

Uwais, murid kelas B Ibnu Kholdun berkomentar, “Aku suka manasik haji.  Aku suka jadi  bapak haji. Aku suka lempar setan  dan aku suka semuanya.”

Acara peragaan manasik haji itu ditutup dengan foto bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *