Pendidikan

Mahasiswa Wajib Save! 3 Organisasi Luar Kampus yang Bisa Jadi Jalan Pintas ke Dunia Profesional

22
×

Mahasiswa Wajib Save! 3 Organisasi Luar Kampus yang Bisa Jadi Jalan Pintas ke Dunia Profesional

Sebarkan artikel ini
Nilai IPK Tinggi Belum Cukup! Ini 3 Organisasi Luar Kampus yang Diam-Diam Dicari HRD | Sumber: freepik.com

Sukabumihitz – Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat, nilai akademik saja tidak lagi cukup. Saat ini, perusahaan mencari kandidat dengan pengalaman nyata, kemampuan berpikir kritis, serta kepedulian terhadap isu sosial. Oleh karena itu, mahasiswa perlu mencari ruang belajar di luar kelas.

Salah satu strategi cerdas adalah aktif di organisasi luar kampus. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat membangun portofolio yang relevan dengan kebutuhan industri. Selain itu, pengalaman organisasi juga melatih soft skill yang jarang didapat di bangku kuliah.

Berikut tiga organisasi luar kampus yang terbukti mampu meningkatkan daya saing lulusan di mata HRD, khususnya bagi mahasiswa yang ingin berkarier di sektor profesional, riset, maupun sosial.

1. Think Policy: Ruang Tumbuh untuk Calon Analis Kebijakan

Think Policy menjadi wadah anak muda yang fokus pada isu kebijakan publik, seperti pendidikan, kesehatan, dan kemiskinan. Berbeda dari diskusi normatif, organisasi ini mendorong anggotanya melakukan analisis berbasis data. Dengan begitu, anggota terbiasa berpikir sistematis dan terukur.

Selain itu, Think Policy aktif membagikan hasil kajian melalui media sosial, termasuk Instagram. Konten tersebut berfungsi sebagai sarana edukasi publik yang mudah dipahami. Karena itulah, organisasi ini cocok bagi mahasiswa yang tertarik pada dunia riset dan advokasi.

Melalui Think Policy, mahasiswa dapat membangun portofolio berupa policy brief, konten edukatif, serta sertifikat pelatihan. Lebih jauh lagi, anggota berkesempatan berkolaborasi langsung dengan profesional di bidang kebijakan publik.

2. ASEAN Youth Forum: Pengalaman Regional yang Bernilai Tinggi

ASEAN Youth Forum (AYF) merupakan organisasi regional independen yang mempertemukan pemuda ASEAN. Organisasi ini membuka ruang diskusi tentang isu sosial dan politik lintas negara. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya menyampaikan aspirasi, tetapi juga terlibat dalam proses kolaborasi regional.

Baca Juga: Menghidupkan Semangat Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui Kegiatan Organisasi