Sukabumihitz – Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Sukabumi melaksanakan kunjungan studi ke Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Kegiatan tersebut berlangsung di Kawasan Sains dan Teknologi Samaun Samadikun, Bandung, pada 4 Juni 2026. Kunjungan ini memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mengenal dunia penelitian, pemanfaatan data, dan perkembangan teknologi kecerdasan artifisial.
Kunjungan studi tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan wawasan akademik mahasiswa melalui pengalaman belajar secara langsung. Selain mengenal berbagai inovasi teknologi, mahasiswa juga memperoleh gambaran tentang peran lembaga riset dalam mendukung perkembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan industri di Indonesia.
Baca Juga: Sistem Informasi Masih Relevan hingga 10 Tahun Mendatang
Mahasiswa Kenali Berbagai Inovasi Teknologi

Selama kunjungan, mahasiswa mengamati berbagai hasil riset yang para peneliti BRIN kembangkan. Mereka mengenal inovasi pada bidang energi terbarukan, keamanan siber, dan sistem deteksi penyakit berbasis kecerdasan artifisial. Selain itu, mahasiswa juga mempelajari digitalisasi artefak budaya, teknologi kuantum, serta pertanian presisi berbasis machine learning.
Beragam inovasi tersebut menunjukkan bahwa data dan teknologi memiliki peran penting dalam menjawab berbagai tantangan pada banyak sektor kehidupan. Selain itu, mahasiswa juga melihat bagaimana hasil penelitian dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pelajari Pentingnya Kualitas Data
Mahasiswa juga mempelajari pentingnya kualitas data dalam proses penelitian. Para peneliti menjelaskan berbagai tantangan dalam proses riset. Tantangan tersebut meliputi data yang tidak lengkap, kesalahan pengukuran sensor, gangguan lingkungan, dan nilai ekstrem dalam dataset.
Melalui penjelasan tersebut, mahasiswa memahami bahwa sistem kecerdasan artifisial memerlukan proses pengumpulan, pembersihan, dan analisis data yang baik. Proses tersebut membantu menghasilkan informasi yang lebih akurat dan bermanfaat.
Selain itu, mahasiswa menyadari bahwa kualitas data menjadi salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan penelitian maupun pengembangan teknologi.
Hubungkan Teori dengan Praktik

Kunjungan ini juga membantu mahasiswa menghubungkan materi perkuliahan dengan praktik penelitian. Diskusi dan observasi langsung memberikan pengalaman baru tentang proses pengolahan data pada dunia riset.
Baca Juga: Akreditasi Program Studi Penting atau Tidak? Ini yang Perlu Calon Mahasiswa Ketahui
Mahasiswa memahami bahwa Exploratory Data Analysis (EDA) bukan hanya tahap awal dalam analisis data. EDA menjadi fondasi penting untuk menghasilkan penelitian yang berkualitas dan mendukung akurasi model kecerdasan artifisial.
Melalui kegiatan ini, UBSI Kampus Sukabumi berharap mahasiswa semakin termotivasi mengembangkan kemampuan analisis data dan berpikir kritis. Selain itu, kunjungan ke BRIN membuka wawasan tentang peluang riset dan karier. Mahasiswa juga mengenal prospek bidang Sistem Informasi, Data Science, dan Artificial Intelligence pada masa depan.














