Hubungan mereka tumbuh meski singkat. Namun Yoon‑seok harus kembali ke Seoul karena ibunya sakit, menghadapi trauma masa lalunya bersama ayah yang abusif. Dalam dilema, Se‑ri memutuskan mengakhiri hubungan demi kebaikan Yoon‑seok. Ia memilih mundur setelah mengira dirinya hanya membuatnya terbelenggu.
Antisipasi dan Penerimaan Penonton
Love Untangled telah mencuri perhatian penggemar K‑drama dengan premis nostalgia dan romansa ringan. Di Rotten Tomatoes, film ini mendapatkan ulasan positif meski terbatas: Highlight menyebutnya sebagai “pleasantly watchable confection with a hint of substance” dan “a sweet watch without too many complications”.
Mengutip dari IDN Times, Review di IDN Times menyebut bahwa konflik internal Se‑ri tentang rambut keriting yang awalnya dianggap cliché justru menjadi lambang insekuritas remaja yang bisa diterima banyak penonton. Fokus cerita bukan fisik, tapi transformasi diri dan pandangan terhadap cinta.
Dengan chemistry natural para pemeran, latar Busan 1998 yang autentik, serta alur yang menyentuh, Love Untangled menyajikan kisah cinta pertama yang ringan namun emosional. Film ini menjadi pilihan tepat bagi penonton yang merindukan romansa klasik remaja tanpa drama berlebihan, melainkan cerita hangat yang membangkitkan kenangan.
Baca Juga: “Film Sang Prawira, Perpaduan Drama Emosional dan Pesan Moral Kebangsaan”














