Breaking News
light_mode
Beranda » Gaya Hidup » Stunting Bukan Takdir! Cegah Lewat Nutrisi Sejak dalam Kandungan

Stunting Bukan Takdir! Cegah Lewat Nutrisi Sejak dalam Kandungan

  • account_circle Lusi Mardiana
  • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Stunting merupakan suatu masalah kekurangan gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang tidak memadai dalam waktu yang cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan tubuh. Anak yang mengalami stunting cenderung memiliki tinggi badan di bawah standar untuk usianya, serta mengalami keterlambatan fisik dan kognitif jika kita bandingkan dengan teman sebayanya.

Masalah gizi yang memicu stunting bisa dimulai sejak dalam kandungan hingga anak berusia dua tahun. Selain menghambat pertumbuhan fisik, stunting juga berisiko merusak perkembangan otak dan mengurangi tingkat kecerdasan anak.

Data dari Alodokter menyebutkan bahwa sekitar 3 dari 10 anak Indonesia masih mengalami stunting. Fakta ini menjadikan stunting sebagai masalah kesehatan masyarakat yang perlu ditangani dengan serius dan segera.

Mengungkap Penyebab Stunting

1. Gizi Tak Cukup Sejak Dini
Ibu hamil yang tidak mengonsumsi makanan bergizi berisiko melahirkan bayi dengan berat badan rendah. Setelah lahir, jika anak tidak menerima ASI eksklusif atau makanan pendamping kaya nutrisi, maka peluang terkena stunting pun meningkat.

2. Pola Asuh Kurang Tepat
Orang tua, terutama ibu, yang belum memahami cara memberi makan anak dengan benar secara tidak langsung meningkatkan risiko stunting.

3. Lingkungan yang Tidak Higienis
Kondisi lingkungan yang kotor sering menimbulkan infeksi seperti diare atau cacingan, yang menghambat penyerapan nutrisi di tubuh anak.

4. Akses Kesehatan Terbatas
Anak yang jarang orang tua ajak ke posyandu atau klinik kesehatan berisiko mengalami pertumbuhan yang tidak terpantau. Akibatnya, orang tua dan tenaga medis sering terlambat mengenali gejala stunting.

Baca juga: Makanan Kaya Nutrisi Peningkat Kecerdasan Otak

Langkah-Langkah Mencegah Stunting Sejak Awal

1. Jaga Asupan Gizi Ibu Hamil
Ibu hamil perlu mengonsumsi makanan seimbang dan memeriksakan kehamilannya secara rutin agar kesehatan janin tetap terjaga.

2. Berikan ASI Eksklusif
Pemberian ASI selama enam bulan pertama sangat penting, lalu lanjutkan dengan MPASI bergizi hingga anak berusia dua tahun.

3. Edukasi Gizi dan Pola Asuh yang Benar
Orang tua sebaiknya memahami jenis makanan yang tepat, waktu pemberian makan, serta cara mengolah makanan yang sehat untuk anak.

4. Perbaiki Akses Air Bersih dan Sanitasi
Lingkungan bersih dan akses terhadap air bersih membantu mencegah penyakit yang menghambat pertumbuhan anak.

5. Rutin Pantau Tumbuh Kembang Anak
Membawa anak ke posyandu secara teratur membantu mendeteksi stunting lebih awal, sehingga orang tua dan tenaga kesehatan dapat segera melakukan tindakan pencegahan.

Bersama Cegah Stunting, Selamatkan Masa Depan

Setiap orang tua perlu memahami pentingnya menjaga pertumbuhan anak sejak dalam kandungan. Kader posyandu, tenaga kesehatan, hingga tokoh masyarakat memiliki peran strategis untuk mengedukasi dan mengawasi tumbuh kembang anak di lingkungan sekitar. Upaya bersama ini bisa menjadi langkah nyata mencegah stunting dan menciptakan generasi yang lebih sehat dan cerdas.

Baca juga: Hebat! Bidan Asal Sukabumi Ciptakan Aplikasi Kalziting untuk Cegah Stunting Anak

 

  • Penulis: Lusi Mardiana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kue Sumatra

    Menjaga Tradisi: Kue Sumatra dari Desa Cibolang Kaler yang Tak Lekang oleh Waktu

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Di tengah gempuran kuliner modern, ada satu kue tradisional yang tetap eksis sejak sebelum Indonesia merdeka. Kue Sumatra, kudapan khas berbahan dasar sagu, terus diproduksi secara turun-temurun oleh warga Kampung Cimahi, Desa Cibolang Kaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi. Kue ini khas dengan warna pink dan putih, terbuat dari sagu, gula pasir, dan kelapa […]

  • Prodi Sistem Informasi Kampus Kota Sukabumi Gelar Fgd Dengan Dudi Dan Alumni

    Prodi Sistem Informasi Kampus Kota Sukabumi Gelar Fgd Dengan Dudi Dan Alumni

    • calendar_month Jumat, 4 Agt 2023
    • account_circle Dewin
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com – Dalam rangka meningkatkan mutu pembelajaran dan lulusan berbasis kurikulum, Program Studi Sistem Informasi Kampus Kota Sukabumi Universitas Bina Sarana Informatika menggelar kegiatan Sinkronisasi Kurikulum dengan Mitra dari Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) dan Alumni, yang dilaksanakan secara Daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 2 Agustus 2023 mengundung Mitra dari […]

  • Diseminasi Penguatan dan Keberlanjutan Pembelajaran Daring Kolaboratif (PDK) UBSI

    Diseminasi Penguatan dan Keberlanjutan Pembelajaran Daring Kolaboratif (PDK) UBSI

    • calendar_month Senin, 2 Des 2024
    • account_circle Dewin
    • 0Komentar

    SukabumiHitz.com – Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kota Sukabumi, sukses menggelar kegiatan Diseminasi Penguatan dan Keberlanjutan Pembelajaran Daring Kolaboratif (PDK) pada Sabtu, 30 November 2024. Acara ini berlangsung di Sunda Rasa Resto & Caffe, Sukabumi, dengan menghadirkan narasumber-narasumber inspiratif dan ahli di bidangnya. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat implementasi pembelajaran […]

  • Iran Larang Starlink demi Keamanan dan Kontrol Informasi

    Iran Larang Starlink demi Keamanan dan Kontrol Informasi

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    SukabumiHitz – Pemerintah Iran resmi melarang warga menggunakan Starlink, layanan internet satelit yang dioperasikan SpaceX di bawah kepemimpinan Elon Musk. Alasan utama larangan ini adalah kekhawatiran pemerintah terhadap potensi akses internet tanpa pengawasan melalui jaringan non-lokal, yang sulit mereka kendalikan. Otoritas Iran menuding Starlink menghambat mereka memantau dan mengendalikan konten yang diakses dan dibagikan masyarakat […]

  • Bersama IKOPIN University, ICMI Orwil Jabar Gelar Diskusi Publik Ketahanan Pangan dan Prevalensi Stunting

    Bersama IKOPIN University, ICMI Orwil Jabar Gelar Diskusi Publik Ketahanan Pangan dan Prevalensi Stunting

    • calendar_month Kamis, 31 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Jatinangor– Komoditas pangan yang merupakan kebutuhan pokok masyarakat dan menjadi salah satu industri unggulan berperan penting dalam proses pemulihan ekonomi di Jawa Barat. Namun harga pangan yang merangkak meningkat seiring dengan kondisi ekonomi yang sebelumnya pulih  akibat pandemi juga menjadi faktor utama. Hal inilah yang menginisiasi Ikatan Cendikiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah Jawa […]

  • Gambaran Dunia Kerja yang Nyata, Siswa  Kelas XII SMA Bina Insani Ikuti Magang Profesi

    Gambaran Dunia Kerja yang Nyata, Siswa Kelas XII SMA Bina Insani Ikuti Magang Profesi

    • calendar_month Selasa, 6 Feb 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Bogor– SMA Bina Insani menghelat Magang Profesi yang diikuti oleh siswa kelas XII Angkatan 27 selama 4 hari sejak tangal 9 sampai dengan 12 Januari 2024. Kegiatan Magang Profesi ini bertujuan  untuk memberikan pengalaman  kepada siswa bagaimana dunia kerja yang sesai dengan cita-cita mereka. “Harapannya setelah kegiatan ini siswa akan mendapat gambaran bidang karir […]

expand_less