Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Hebat! Bidan Asal Sukabumi Ciptakan Aplikasi Kalziting untuk Cegah Stunting Anak

Hebat! Bidan Asal Sukabumi Ciptakan Aplikasi Kalziting untuk Cegah Stunting Anak

  • account_circle Shinta Septi
  • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Seorang bidan muda asal Sukabumi, Reni Eka Lestari (34), menciptakan inovasi digital dalam mencegah stunting pada anak. Inovasi digital ini bernama Kalziting (Kalkulator Gizi dan Stunting) yang dirancang untuk memantau status gizi dan risiko stunting pada anak usia dini.

Pengalaman Pribadi Jadi Jalan Hadirnya Solusi untuk Ribuan Anak

Gagasan Kalziting muncul dari pengalaman pribadi Reni sebagai seorang ibu. Reni sempat merasa cemas ketika anaknya mengalami stagnasi berat badan saat berusia dua tahun. Kondisi tersebut membuatnya terdorong untuk mencari cara yang lebih mudah dalam menilai tumbuh kembang anak, khususnya dalam hal status gizi.

“Saya tergerak membuat aplikasi kalkulator gizi karena keresahan pribadi. Anak saya, yang waktu itu masih berusia dua tahun, mengalami stagnasi berat badan selama dua bulan,” kata Reni, Sabtu (21/6/2025).

“Sebagai seorang ibu dan bidan, saya terpikirkan untuk membuat kalkulator yang mudah dalam menginterpretasikan status gizi dan stunting pada anak balita, karena saya menyadari tidak semua orang tua tahu cara memahaminya dengan benar,” tambahnya.

Dengan latar belakangnya sebagai bidan di RSUD R. Syamsudin Kota Sukabumi dan pengalaman pribadi sebagai ibu, Reni menyadari bahwa banyak orang tua belum memahami cara membaca kurva pertumbuhan anak. Hal inilah yang mendorongnya mengembangkan Kalziting sebagai solusi digital yang mudah diakses dan dipahami.

Mengembangkan Kalziting Sesuai Standar Kesehatan Nasional

Reni menyusun konten edukasi dalam Kalziting bersama suami dan rekan sejawat. Dengan menyesuaikan data dengan standar Kementerian Kesehatan dan mengonsultasikannya langsung ke dokter spesialis anak. Dengan tujuan untuk memastikan setiap perhitungan dan referensi gizi dalam aplikasi sesuai dengan Permenkes No. 2 Tahun 2020 dan pedoman WHO.

“Kita ingin aplikasinya sesuai dengan standar, jadi mengikuti Peraturan Menteri Kesehatan. Tabel dan perhitungannya harus akurat. Dalam prosesnya, kami konsultasi dengan dokter spesialis anak dan menerapkan masukan-masukannya,” jelasnya.

Baca Juga : UBSI Sukabumi dan Puskesmas Sukakarya Jalin Kerja Sama Strategis untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan

Solusi Digital Praktis dan Edukatif Dalam Dunia Kesehatan

Aplikasi Kalziting (Kalkulator Gizi dan Stunting) merupakan inovasi untuk mendeteksi gizi buruk dan stunting. Melalui fitur-fiturnya, Kalziting menyediakan penghitungan dan interpretasi status gizi balita, menyajikan edukasi stunting, serta memberikan menu anjuran makan balita guna membantu orang tua memantau tumbuh kembang anak.

Reni merancang Kalziting sebagai aplikasi web untuk bayi usia 0–24 bulan, lalu memperluas jangkauan usia menjadi 0–60 bulan dan meluncurkan versi Android agar masyarakat bisa mengaksesnya dengan lebih mudah.

Sejak diluncurkan, Kalziting mendapatkan sambutan positif dari masyarakat dan kalangan tenaga medis, terutama bidan-bidan di wilayah terpencil. Mereka mengaku terbantu karena tak perlu lagi menghitung manual status gizi balita, yang seringkali memakan waktu dan rawan kesalahan.

Dari Inovasi Lokal Menuju Dampak Nasional

Inovasi Kalziting meraih sejumlah pengakuan. Pada tahun 2023, aplikasi ini berhasil meraih juara pertama dalam Lomba Inovasi di lingkungan RSUD R. Syamsudin Kota Sukabumi. Kementerian Hukum dan HAM telah memberikan perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) berupa hak cipta kepada Kalziting, sehingga menjadikannya aset inovatif yang sah dan terlindungi secara hukum.

Untuk saat ini, Kalziting dapat diakses melalui barcode yang tersedia di RSUD. Namun, Reni tengah mempersiapkan rilis resmi di Google Play Store agar jangkauannya semakin luas.

Dengan hadirnya Kalziting, Reni berharap angka stunting di Indonesia dapat terus menurun, dan para ibu dapat lebih mandiri serta memiliki pengetahuan yang cukup untuk mendeteksi potensi stunting sejak dini.

Baca Juga : Pemkab Sukabumi Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan Lewat Program Berobat Gratis

 

Sumber : sukabumiupdate.com

  • Penulis: Shinta Septi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 10 Hari Pertama Dzulhijjah Berdasarkan Al-Qur’an

    10 Hari Pertama Dzulhijjah Berdasarkan Al-Qur’an

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle Arjun
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah merupakan periode yang sangat istimewa dalam kalender Islam. Dalam Al-Qur’an, Allah SWT bersumpah demi waktu fajar dan malam-malam yang sepuluh, sebagaimana tercantum dalam Surah Al-Fajr ayat 1-2: Pertama: Allah Ta’ala telah bersumpah dengan hari tersebut secara umum dan sebagiannya secara khusus. Allah Ta’ala berfirman, وَالْفَجْرِ (1) وَلَيَالٍ عَشْرٍ […]

  • Bukan Hanya Sekadar Puasa, ini Saatnya Kita Upgrade Diri!

    Bukan Hanya Sekadar Puasa, ini Saatnya Kita Upgrade Diri!

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Rahma Putri
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Bulan Ramadhan selalu identik dengan ibadah puasa. Namun, makna Ramadhan jauh melampaui sekadar menahan lapar dan haus. Bulan suci ini menghadirkan peluang besar untuk melakukan upgrade diri, baik secara spiritual maupun personal. Setiap Muslim yang menjalani Ramadhan dengan kesadaran penuh akan merasakan perubahan nyata dalam sikap, pola pikir, hingga kebiasaan sehari-hari. Puasa membentuk […]

  • Digitalisasi administrasi desa

    Dosen UBSI Dorong Transformasi Digital Desa Cicantayan Melalui Pelatihan Google Form & Sheet

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Dalam rangka menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Program Studi Sistem Informasi (S1) Kampus Sukabumi mengadakan pelatihan pemanfaatan Google Form dan Google Sheet sebagai upaya mendukung digitalisasi administrasi desa. Kegiatan ini menyasar aparatur Desa Cicantayan, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Ramdhan Saepul Rohman memimpin pelatihan ini. Ia […]

  • Pendidikan Masa Kini

    Pendidikan Digital Masa Kini Mengubah Cara Belajar Generasi Modern

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Teknologi pendidikan masa kini mendorong dunia belajar menuju era digital yang lebih interaktif dan fleksibel. Dunia pendidikan terus berkembang mengikuti perubahan zaman. Kini, teknologi pendidikan bukan lagi pelengkap, tetapi bagian penting yang mengubah cara guru dan siswa berinteraksi. Metode tradisional yang dulu mengandalkan papan tulis dan buku kini bergeser menjadi pembelajaran imersif berbasis […]

  • INCERFEST UBSI Sukabumi 2026 Perkuat Kesiapan Mahasiswa Hadapi Era Digital

    INCERFEST UBSI Sukabumi 2026 Perkuat Kesiapan Mahasiswa Hadapi Era Digital

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Vina Agustina
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Perkembangan teknologi yang semakin pesat menuntut generasi muda untuk mampu beradaptasi, kreatif, dan siap menghadapi perubahan industri. Menjawab kebutuhan tersebut, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Sukabumi menggelar Indonesia Cerdas Festival (INCERFEST) 2026 pada Kamis, 26 Februari 2026, di Aula UBSI Sukabumi, Jl. Cemerlang No. 8, Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi. Kegiatan ini […]

  • Siswa SD Prestasi Global Depok  Laksanakan BIAS dan  MCU

    Siswa SD Prestasi Global Depok  Laksanakan BIAS dan  MCU

    • calendar_month Jumat, 18 Agt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Depok– Pemerintah telah menetapkan imunisasi rutin lengkap sebagai prasyarat pendaftaran masuk Sekolah Dasar melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri Tahun 2022 antara Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Agama, serta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Berdasarkan peraturan tersebut,  Sekolah Prestasi Global bekerja  sama dengan Puskesmas Rangkapan Jaya melaksanakan Bulan Imunisasi Anak […]

expand_less