Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Dari Dapur Sederhana ke Pelanggan Setia, UMKM Ini Bertahan Puluhan Tahun!

Dari Dapur Sederhana ke Pelanggan Setia, UMKM Ini Bertahan Puluhan Tahun!

  • account_circle Redaksi Smi
  • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia terus menunjukkan eksistensinya dalam perekonomian masyarakat. Salah satu contoh inspiratif datang dari Ibu Nur Hilaliah dan Pak Hendar, warga Kampung Cimahai, Desa Cibolangkaler, yang telah menjalankan usaha kuliner selama lebih dari dua dekade.

Tim BSI Explore dari Universitas BSI Sukabumi mengunjungi usaha mereka pada 13 Februari 2025 untuk mengetahui lebih dalam perjalanan bisnis rumahan yang berfokus pada produksi pangsit, tiktak, dan kue toples lebaran.

Perjalanan 20 Tahun Mempertahankan Cita Rasa

Ibu Nur Hilaliah dan Pak Hendar telah merintis usaha yang telah berjalan hampir 20 tahun dengan produk pangsit dan tiktak. Mereka mulai memproduksi kue toples lebaran sejak tiga tahun terakhir. Produk mereka memiliki rasa khas dan bisa bertahan hingga satu bulan tanpa bahan pengawet.

Pangsit dan tiktak diproduksi setiap hari, sementara kue toples hanya dibuat menjelang bulan puasa dan Lebaran. Mereka membeli bahan baku kue sendiri, sementara kemasan seperti dus dan toples dibeli terpisah.

Meski telah berjalan hampir dua dekade, usaha ini belum memiliki label merek resmi. Konsumen umumnya membeli produk-produk mereka di pasar lokal, lalu mengemas ulang sebelum memasarkannya kembali. Hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam memperluas jangkauan pemasaran.

Baca Juga: Menjaga Tradisi: Kue Sumatra dari Desa Cibolang Kaler yang Tak Lekang oleh Waktu

“Selama ini kami hanya mengandalkan pemasaran dari mulut ke mulut dan penjualan langsung ke pasar,” kata Pak Hendar.

Namun, usaha mereka sudah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), dan saat ini sedang dalam proses pengajuan sertifikat halal untuk meningkatkan daya saing di pasar yang lebih luas.

Dalam menjalankan bisnisnya, mereka melibatkan sekitar tujuh pekerja yang semuanya masih keluarga. Dengan adanya dukungan keluarga, produksi tetap berjalan lancar meskipun belum memiliki tenaga kerja profesional di luar lingkungan keluarga.

Kunjungan Tim BSI Explore diharapkan memberi UMKM wawasan baru tentang strategi pemasaran, pengemasan produk, dan pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan daya jual. Dengan akses pemasaran lebih luas dan dukungan branding yang tepat, usaha ini berpotensi berkembang lebih besar.

Kisah Ibu Nur Hilaliah dan Pak Hendar menjadi inspirasi bagi banyak pelaku usaha kecil lainnya untuk terus berinovasi dan bertahan di tengah tantangan. Dengan semangat dan konsistensi, UMKM seperti ini berperan penting dalam memperkuat perekonomian lokal dan melestarikan kuliner tradisional yang khas.

Baca Juga: Kriya Cibiru: Warisan Asa yang Bertahan di Tengah Kehilangan Besar

  • Penulis: Redaksi Smi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gunung Walat Cafe And Resto: Cafe di Atas Bukit dengan Pemandangan dan Suasana Live Music

    Gunung Walat Cafe And Resto: Cafe di Atas Bukit dengan Pemandangan dan Suasana Live Music

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Ina haryani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Gunung Walat Cafe And Resto menghadirkan pengalaman bersantap berbeda di Sukabumi, makan dan ngopi dengan pemandangan perbukitan yang luas, sebuah kombinasi antara cita rasa lokal dan suasana alam yang menenangkan sejak tempat ini mulai populer di kalangan wisatawan lokal. Lokasinya berada di Perumahan Gunung Walat Green Hill, Batununggal, Cibadak, Sukabumi, dan pengunjung bisa […]

  • Film Drama Keluarga “Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah” Tayang 4 September 2025

    Film Drama Keluarga “Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah” Tayang 4 September 2025

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Rizky Akbar
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Film drama keluarga terbaru berjudul “Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah” akan hadir di bioskop seluruh Indonesia mulai 4 September 2025. Karya sutradara Kuntz Agus bersama Rapi Films ini langsung menarik perhatian karena menyuguhkan kisah emosional yang dekat dengan realitas banyak keluarga di tanah air. Penulis naskah, Evelyn Afnilia, mengaku terinspirasi dari pertanyaan […]

  • AI Generatif: Dari Teks hingga Gambar, Seberapa Canggih Teknologi Ini?

    AI Generatif: Dari Teks hingga Gambar, Seberapa Canggih Teknologi Ini?

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Kecerdasan buatan (AI) telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, terutama dalam bidang AI generatif. Teknologi ini memungkinkan mesin untuk menghasilkan teks, gambar, musik, hingga video yang semakin mendekati kualitas karya manusia. Dari chatbot canggih hingga seni digital yang realistis, AI generatif telah merevolusi berbagai industri. Namun, seberapa canggih teknologi ini, dan bagaimana […]

  • Dari Diskusi ke Aksi: Duta Pemuda Siap Kawal Pembangunan Kota Sukabumi | Doc: Istimewa

    Dari Diskusi ke Aksi: Duta Pemuda Siap Kawal Pembangunan Kota Sukabumi

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Rifa Fitriyani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz –  Pemerintah Kota Sukabumi menggelar kegiatan Pembekalan Duta Pemuda dalam Perancangan Aksi Pembangunan Daerah pada Kamis (18/12)  bertempat di SKBM Kota Sukabumi. Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk melibatkan pemuda secara langsung dalam proses pembangunan daerah, khususnya pada sektor kepemudaan. Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, hadir langsung memberikan pembekalan kepada para Duta Pemuda. […]

  • 23 Ribu Jiwa Terdampak, Kerugian Bencana Sukabumi Hampir Rp 200 Miliar

    23 Ribu Jiwa Terdampak, Kerugian Bencana Sukabumi Hampir Rp 200 Miliar

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2024
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    sukabumihitz– Bencana alam besar yang melanda Kabupaten Sukabumi pada awal Desember 2024 menimbulkan kerugian hampir Rp 200 miliar. Peristiwa ini berdampak pada 39 kecamatan yang ada di wilayah tersebut. Mengutip dari sukabumiupdate Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, menyampaikan estimasi tersebut setelah rapat koordinasi penanganan bencana di Pendopo Sukabumi, Selasa (17/12/2024). “Belum dihitung (pasti kerugian). Tapi (pembahasan […]

  • Mental Block

    Takut Gagal Sebelum Mencoba? Mahasiswa Wajib Tahu Cara Atasi Mental Block!

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle Rahma Putri
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Saat menempuh bangku perkuliahan, tidak sedikit mahasiswa yang merasa gagal bahkan sebelum mencoba. Fenomena ini sering muncul sebagai bentuk mental block, yakni kondisi psikologis ketika seseorang merasa tidak mampu menghadapi tugas akademik, misalnya mata kuliah yang dianggap “menakutkan”, presentasi, atau tugas besar padahal sebenarnya belum berusaha sungguh-sungguh. Apa itu Mental Block dan Bagaimana […]

expand_less