Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Sukabumi, Warga Perlu Waspada

Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Sukabumi, Warga Perlu Waspada

  • account_circle M Hilmi Syamsul Mukarrom
  • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz.com, Sukabumi – Abu vulkanik dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mencapai wilayah Sukabumi, Jawa Barat, pada Sabtu (5/9/2026). Analisis citra satelit menunjukkan pergerakan material tersebut menuju tenggara mengikuti arah angin.

Komunitas relawan kebencanaan Info Gempa Dunia menyampaikan informasi mengenai sebaran material tersebut. Karena itu, masyarakat Sukabumi perlu meningkatkan kewaspadaan. Warga juga sebaiknya menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah untuk mengantisipasi paparan partikel.

Abu Vulkanik Bergerak ke Arah Sukabumi

Abu vulkanik terpantau bergerak hingga wilayah Sukabumi | Sumber: IG @infogempadunia

Gunung Anak Krakatau masih mengalami aktivitas erupsi pada Sabtu (5/9/2026). Info Gempa Dunia memantau pergerakan abu vulkanik menuju tenggara dan mengarah ke wilayah Sukabumi sekitar pukul 12.30 WIB.

Pergerakan abu tersebut tetap mengarah ke Sukabumi mulai sekitar pukul 13.30 WIB. Oleh karena itu, masyarakat perlu lebih memperhatikan kondisi udara dan memakai masker, khususnya saat beraktivitas di luar ruangan.

BMKG Identifikasi Dua Klaster Sebaran Abu

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) serta Volcanic Ash Advisory Centre (VAAC) Darwin menganalisis pergerakan abu vulkanik melalui data citra satelit Himawari-9.

Analisis pada Sabtu (5/9/2026) menunjukkan dua klaster sebaran abu. Klaster pertama membentang dari permukaan hingga ketinggian sekitar 20.000 kaki. Abu pada klaster ini bergerak ke arah tenggara hingga selatan dan mencakup sebagian wilayah Banten serta Jawa Barat, termasuk Sukabumi dan perairan sekitarnya.

Sementara itu, klaster kedua mencapai ketinggian hingga 50.000 kaki. Abu bergerak ke arah barat daya hingga barat laut dan mencakup sebagian Lampung, Bengkulu, Selat Sunda bagian selatan, serta Samudra Hindia.

Warga Sukabumi Perlu Pakai Masker

Masyarakat Sukabumi perlu menggunakan masker saat keluar rumah apabila kondisi udara mulai terganggu akibat sebaran abu vulkanik. Warga juga perlu mengikuti perkembangan informasi dari sumber resmi, khususnya BMKG dan PVMBG.

Selain memakai masker, masyarakat sebaiknya menjaga kebersihan lingkungan dan melindungi sumber air bersih agar tidak terkena abu. Paparan partikel abu vulkanik dapat mengganggu saluran pernapasan serta menyebabkan iritasi pada mata dan kulit.

Erupsi Anak Krakatau Bertipe Strombolian

Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau mulai berlangsung pada Jumat (4/9/2026) malam. PVMBG mencatat aktivitas tersebut sejak pukul 23.07 WIB hingga Sabtu (5/9/2026) sekitar pukul 04.40 WIB. Erupsi menghasilkan material berupa batu pijar dan abu vulkanik.

PVMBG memastikan aktivitas tersebut termasuk erupsi tipe Strombolian. Erupsi ini memiliki ciri berupa letupan gas secara berkala yang dapat menghasilkan lontaran material pijar, lapili, bom vulkanik, serta kolom abu.

Warga Perlu Ikuti Informasi Resmi

Sebaran abu vulkanik menuju wilayah Sukabumi membuat masyarakat perlu tetap waspada tanpa panik. Warga juga perlu mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Arah pergerakan abu dapat berubah mengikuti kondisi angin dan atmosfer. Karena itu, masyarakat sebaiknya mengandalkan informasi dari BMKG dan PVMBG agar tidak mudah terpengaruh kabar yang belum terverifikasi.

Warga yang beraktivitas di luar rumah sebaiknya mengenakan masker untuk melindungi diri dari paparan abu. Selain itu, masyarakat perlu mengutamakan informasi resmi dari BMKG dan PVMBG.

  • Penulis: M Hilmi Syamsul Mukarrom
  • Editor: Ardila Khaylila

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendidikan Bermakna: Membangun Generasi Muda Adaptif dan Berkarakter

    Pendidikan Bermakna: Membangun Generasi Muda Adaptif dan Berkarakter

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Ina haryani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Pendidikan adalah fondasi utama dalam membentuk arah sebuah bangsa. Namun, di tengah perubahan teknologi dan sosial yang terus bergerak, pendidikan tidak bisa hanya mengandalkan kemampuan akademik. Generasi muda kini dituntut untuk berpikir kritis, cepat beradaptasi, dan memiliki karakter yang kuat. Karena itu, pendidikan harus kembali pada esensi utamanya: membantu manusia berkembang secara utuh. […]

  • Pantai Minajaya Sukabumi

    Pemkab Sukabumi Mulai Menata Pantai Minajaya Jelang Libur Lebaran Idulfitri 2026

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Shinta Septi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Pemerintah Kabupaten Sukabumi mulai menata Pantai Minajaya sebagai upaya meningkatkan kualitas destinasi wisata di kawasan selatan. Dinas Pariwisata mengambil peran utama dalam proses ini dengan fokus pada kenyamanan, keamanan, dan daya tarik kawasan bagi wisatawan. Mengutip dari sukabumiku.id, pemerintah daerah menjalankan pembenahan secara bertahap agar kawasan pantai tampak lebih rapi dan tertata, pada […]

  • Jenggala | Dok: Istimewa

    Jenggala – Bagian 1

    • calendar_month Minggu, 30 Okt 2022
    • account_circle gangika
    • 0Komentar

    Jenggala namaku. Kata ayah, artinya hutan. Biar suatu saat diriku bisa mendapatkan hal yang baik seluas hutan yang tersebar di bumi yang memberikan banyak manfaatnya. Namun, makin dewasa, aku tak tahu makna sebenarnya mengapa aku diberi nama itu. Aku benci. Mereka membuangku. Menghancurkan mimpi-mimpiku. Ya, seperti makna hutan yang sering kita lihat. Dibakar. Dirusak. Dihanguskan. […]

  • Timnas Indonesia U-20 Takluk dari Korea Selatan, Akhiri Seoul Earth On Us Cup dengan Kekalahan

    Timnas Indonesia U-20 Takluk dari Korea Selatan, Akhiri Seoul Earth On Us Cup dengan Kekalahan

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2024
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Timnas Indonesia U-20 harus menerima kekalahan telak 0-3 dari Korea Selatan U-20 dalam laga terakhir Seoul Earth On Us Cup 2024 di Stadion Mokdong, Seoul, Minggu (1/9). Gol-gol Korsel tercipta pada babak pertama melalui Shin Minha, Kim Taewon, dan Hong Seokhyun. Sejak awal pertandingan, Timnas Indonesia U-20 sudah berada di bawah tekanan. Korsel […]

  • Myanmar

    Dijanjikan Pekerjaan di Thailand, 11 Warga Sukabumi Justru Disekap di Myanmar

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Sukabumi mengungkap adanya dugaan belasan warga Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan saat ini disekap di Myanmar. Pada awalnya terdapat enam korban yang melapor, kemudian jumlah tersebut bertambah dua orang sehingga total menjadi delapan korban yang telah melapor. Namun, masih ada […]

  • Mahasiswa

    Belajar di Luar Kampus Mahasiswi Cyber University Asah Profesionalisme Lewat Kegiatan Magang

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Bagi mahasiswa Cyber University, belajar tidak hanya sebatas di ruang kelas. Dwi Rizky Nurjanah, mahasiswi Sistem Informasi, membuktikan bahwa pengalaman magang bisa jadi pintu awal memahami dunia kerja secara langsung. Saat ini, Dwi sedang magang di sebuah perusahaan rintisan berbasis digital yang bergerak di bidang pangan. Perusahaan ini dikenal sebagai penghubung antara petani, […]

expand_less