Berita

Youth Development Programme 2026! Angkat Peran Pola Pikir Anak Muda Hadapi Tantangan Energi Global

1
×

Youth Development Programme 2026! Angkat Peran Pola Pikir Anak Muda Hadapi Tantangan Energi Global

Sebarkan artikel ini
Youth Development Programme 2026
Youth Development Programme 2026 secara daring pada Rabu, (25/02). | Sumber: Doc. Istimewa

SukabumihitzYouth Development Programme 2026 sukses terselenggara secara daring melalui Zoom pada Rabu, (25/02) dengan mengusung tema “Mindset Matters: Peran Pola Pikir Anak Muda dalam Menjawab Tantangan Energi & Kepemimpinan Global.” Kegiatan ini menghadirkan forum kolaboratif yang mempertemukan pemerintah, akademisi, diaspora, dan generasi muda untuk membahas transisi energi serta kepemimpinan masa depan.

Semangat Kebangsaan dan Kolaborasi

Panitia mengawali kegiatan dengan registrasi peserta, kemudian peserta bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PPI Dunia sebagai simbol semangat kebangsaan dan networking global. Setelah itu, rangkaian acara berlanjut ke sesi sambutan dari para pemangku kepentingan.

Ketua Pelaksana yang juga menjabat sebagai Indonesian Representative to Advanced Air Mobility Institute, Alessandro Arraniry Pritajaya, menekankan bahwa Indonesia perlu mempersiapkan diri secara matang untuk menghadapi era elektrifikasi.

“Saat ini kita secara global sedang berupaya melakukan transisi ke energi berbasis listrik. Penggunaan pesawat listrik akan berdampak positif terhadap energi bersih karena bebas emisi,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki peluang besar dalam pengembangan pesawat listrik tipe Electric Short Take-Off and Landing (eSTOL) guna meningkatkan konektivitas dan efisiensi transportasi.

Dukungan Akademisi dan Diaspora

Perwakilan Rektor Universitas BSI Sukabumi, Jamal Maulana, menyampaikan komitmen kampus dalam mendukung kegiatan kepemudaan yang mendorong inovasi dan daya saing global.

“Kami sangat mendukung kegiatan positif seperti ini. Pemuda membutuhkan ruang pengembangan diri agar mampu bersaing secara global,” katanya.