BeritaPendidikanTeknologi

Wujudkan Pemerintahan Desa yang Transparan, Bojongsawah Terapkan Sistem Arsip Digital untuk Laporan Kegiatan Desa

349
×

Wujudkan Pemerintahan Desa yang Transparan, Bojongsawah Terapkan Sistem Arsip Digital untuk Laporan Kegiatan Desa

Sebarkan artikel ini
Wujudkan Pemerintahan Desa yang Transparan, Bojongsawah Terapkan Sistem Arsip Digital untuk Laporan Kegiatan Desa | Doc: Istimewa
Wujudkan Pemerintahan Desa yang Transparan, Bojongsawah Terapkan Sistem Arsip Digital untuk Laporan Kegiatan Desa | Doc: Istimewa

Kepala Desa Bojongsawah, Mahmud Faisal, S., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menilai pelatihan ini sangat bermanfaat dalam membantu aparatur desa memahami sistem administrasi yang efisien dan akuntabel.

“Kami sangat terbantu dengan pelatihan ini. Arsip desa kini bisa dikelola lebih rapi dan mudah diakses. Dengan sistem digital, laporan kegiatan dapat tersimpan aman dan siap ditelusuri kapan pun dibutuhkan,” ungkapnya.

Pada sesi materi pertama, Yuri Rahayu menjelaskan pentingnya arsip sebagai sumber informasi dan dasar transparansi administrasi dalam organisasi pemerintahan. Ia menegaskan bahwa arsip berperan penting sebagai bukti hukum dan memori kolektif yang menjamin pertanggungjawaban atas setiap kegiatan desa.

“Arsip memiliki peran strategis sebagai sumber informasi, alat bukti hukum, sekaligus cermin transparansi. Melalui pengelolaan arsip yang baik, desa dapat menjaga akuntabilitas kinerja dan memastikan setiap kegiatan tercatat secara benar dan dapat diakses kapan pun dibutuhkan,” ujar Yuri Rahayu dalam penyampaiannya.

Sesi berikutnya Ita Yulianti memimpin pelatihan teknis pengelolaan arsip digital menggunakan sistem berbasis web. Peserta diajak langsung mempraktikkan proses unggah dokumen, pengelompokan data, hingga penggunaan fitur pencarian cepat untuk memudahkan pelacakan laporan kegiatan desa.

Ita Yulianti memimpin pelatihan arsip digital desa (11-12 Oktober 2025) | Doc: Istimewa
Ita Yulianti memimpin pelatihan arsip digital desa (11-12 Oktober 2025) | Doc: Istimewa

Selama dua hari pelaksanaan, suasana pelatihan berlangsung aktif dan partisipatif. Peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi. Kegiatan dimulai dari pengenalan sistem hingga latihan membuat struktur folder dan penamaan file sesuai standar administrasi desa.

Program Kemitraan Masyarakat ini menunjukkan sinergi nyata antara perguruan tinggi dan pemerintah desa. Tujuannya untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi tata kelola administrasi publik. Pelatihan ini mendorong Desa Bojongsawah menjadi contoh desa yang adaptif terhadap teknologi dan mampu menerapkan sistem dokumentasi yang tertib serta modern

Baca juga: Optimalisasi Pengolahan Sampah: Tim Hibah Serahkan Mesin Produksi ke Bank Sampah IPPEC