Sukabumihitz – Siswa SD diajak bijak bermedia sosial melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika Kampus Sukabumi gelar pada Selasa (26/5/2026). Kegiatan bertema “Al-Qur’an Berbicara: Menjadikan Al-Qur’an sebagai Kompas Kehidupan” tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, termasuk saat menggunakan media sosial.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mengajak siswa memahami bahwa Al-Qur’an tidak hanya untuk dibaca, tetapi juga menjadi pedoman dalam bersikap, berkomunikasi, dan mengambil keputusan sehari-hari. Selain itu, mereka juga menjelaskan pentingnya menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.
Baca Juga: Akreditasi Program Studi Penting atau Tidak? Ini yang Perlu Calon Mahasiswa Ketahui
Ajarkan Penggunaan Media Sosial Secara Bijak

Mahasiswa menyampaikan materi secara interaktif agar siswa lebih mudah memahami pesan yang diberikan. Mereka menjelaskan manfaat media sosial sebagai sarana belajar, berkomunikasi, dan menambah wawasan. Di sisi lain, mereka juga mengingatkan berbagai risiko yang dapat muncul akibat penggunaan media sosial yang kurang tepat. Mahasiswa juga memberikan contoh penggunaan media sosial yang positif agar siswa lebih mudah memahami materi yang disampaikan.
Selain itu, mahasiswa mengajak siswa untuk selalu berkata sopan, menghindari penyebaran informasi palsu, serta tidak menuliskan komentar yang dapat menyakiti orang lain. Mereka juga mendorong siswa mengatur waktu penggunaan telepon genggam agar kegiatan belajar dan ibadah tetap menjadi prioritas.
Baca Juga: Digital Ethics Anti-Bullying untuk Remaja Lewat Edukasi Etika Digital dan HAM
Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan. Banyak peserta aktif bertanya mengenai cara menggunakan media sosial dengan baik dan menerapkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Suasana yang hangat dan interaktif membuat proses pembelajaran berjalan lebih menarik.
Dorong Pembentukan Karakter Positif
Melalui kegiatan ini, mahasiswa UBSI Sukabumi menunjukkan kepedulian terhadap pembentukan karakter generasi muda pada era digital. Mereka mendorong siswa untuk memanfaatkan teknologi secara positif serta menjaga etika dalam setiap bentuk komunikasi. Selain itu, mahasiswa juga mengajak siswa membangun kebiasaan baik yang dapat mendukung perkembangan karakter dan prestasi akademik.
Mahasiswa juga berharap kegiatan tersebut dapat membantu siswa menjadi lebih bijak saat menggunakan media sosial. Menurut mereka, pemahaman nilai-nilai Al-Qur’an sejak dini dapat membentuk generasi yang santun, disiplin, dan mampu menyebarkan kebaikan di lingkungan sekitar.














