Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » UMKM Kopi Sukabumi Bisa Tingkatkan Penjualan, Ini Temuan Riset Terbaru tentang Konsumen Hijau

UMKM Kopi Sukabumi Bisa Tingkatkan Penjualan, Ini Temuan Riset Terbaru tentang Konsumen Hijau

  • account_circle Redaksi Smi
  • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Pertumbuhan industri kopi di Indonesia dan dunia mendorong peluang besar sekaligus tantangan lingkungan serius bagi pelaku usaha. Menurut dokumen resmi International Coffee Organization (ICO), konsumsi global kopi naik 0,3% pada 2019–2020 menjadi sekitar 168,4 juta kantong berukuran 60 kg. Konsumsi yang meningkat seiring gaya hidup urban ini mendorong tumbuhnya banyak kedai kopi di kota-kota besar Indonesia.

Di sisi lain, lonjakan jumlah gerai kopi berdampak pada penggunaan kemasan sekali pakai yang sulit terurai. Indonesia menjadi salah satu negara penyumbang limbah plastik besar di Asia Tenggara. Lembaga multinasional memproyeksikan bahwa pada 2050 massa plastik di laut bisa melampaui massa ikan jika tren sampah plastik terus meningkat.

Dalam konteks ini, studi terbaru berjudul “Dampak Green Supply Chain dan Green Product Melalui Green Consumer terhadap Pembelian Kopi” terbit di Jurnal Swabumi Vol. 13 No. 2 (September 2025) memberikan insight penting bagi pelaku UMKM kedai kopi di Indonesia.

Temuan utama

Penelitian yang melibatkan 118 responden di Kota Sukabumi menunjukkan:

  • Penerapan konsep rantai pasok hijau (Green Supply Chain Management atau GSCM) dan fitur produk hijau (Green Product Features atau GPF) tidak memiliki pengaruh langsung signifikan terhadap keputusan pembelian.

  • Namun GSCM dan GPF terbukti secara signifikan membentuk sikap konsumen sebagai “Green Consumer” (kepedulian terhadap lingkungan). Hanya konsumen yang memiliki tingkat kesadaran lingkungan tinggi yang kemudian termotivasi melakukan pembelian produk kopi dari kedai yang menerapkan strategi hijau.

  • Mekanisme ini menegaskan peran penting Green Consumer sebagai mediator utama yang menentukan keberhasilan strategi hijau dalam meningkatkan penjualan kopi.

Baca juga: Tanamkan Semangat Pancasila, Mahasiswa UBSI Ajak Siswa SMPN 10 Sukabumi Berpikir Ilmiah dan Beretika

Implikasi bagi UMKM kedai kopi

Berdasarkan temuan riset ini, beberapa rekomendasi praktis muncul:

  • Kedai kopi sebaiknya memprioritaskan komunikasi nilai keberlanjutan kepada konsumen. Misalnya: menjelaskan bagaimana kemasan dibuat daur ulang, bagaimana limbah dikelola, atau bagaimana bahan baku diperoleh secara berkelanjutan.

  • Kedai perlu mengadopsi kemasan berbasis sirkularitas dan menginformasikannya dengan jelas kepada pelanggan.

  • Transparansi operasional menjadi kunci. Kedai perlu mempublikasikan laporan pengelolaan limbah dan sertifikasi hijau agar konsumen lebih percaya.

  • Segmentasi pasar: riset ini menemukan mayoritas responden adalah usia 20–35 tahun dan berpendidikan tinggi, yang menunjukkan bahwa kelompok generasi muda dengan latar pendidikan relatif tinggi ini lebih responsif terhadap strategi keberlanjutan.

Perspektif nasional dan akhir

Meningkatnya kemasan sekali pakai mendorong UMKM kopi menerapkan strategi keberlanjutan sebagai model bisnis penting jangka panjang. Studi Jurnal Swabumi menegaskan, investasi rantai pasok dan produk hijau berhasil jika disertai edukasi serta komunikasi kesadaran konsumen.

Bagi pelaku UMKM kopi, kunci sukses ada pada dua elemen: melakukan praktik hijau serta mengajak konsumen peduli terhadap keberlanjutan. Sebaliknya, jika kedai hanya mengganti kemasan tanpa mengajak konsumen memahami dan mendukung, hasilnya berpotensi terbatas.

Baca juga: Pelatihan Digital Marketing Dorong UMKM Bank Sampah IPPEC Go Online

  • Penulis: Redaksi Smi

Rekomendasi Untuk Anda

  • foto bahagia

    Cara Membuat Perasaan Jadi Senang dan Bahagia

    • calendar_month Sabtu, 9 Jul 2022
    • account_circle One
    • 0Komentar

    The Happy Brain Pertama-tama coba pikirkan pertanyaan berikut. Rasa senang membuat kita bahagia, bukan…? Setiap akhir bulan ada yang kita harapkan yaitu gajian, saat waktunya tiba ada notifikasi uang gajian sudah masuk rekening rasanya senang dan itu membuat kita bahagia, benar. Kemudian sekarang bayangkan, kita menemukan uang 100 ribu rupiah di saku celana lama dalam […]

  • Berwirausaha Sejak Dini: Langkah Cerdas Mahasiswa untuk Membangun Masa Depan

    Berwirausaha Sejak Dini: Langkah Cerdas Mahasiswa untuk Membangun Masa Depan

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Berwirausaha sejak dini merupakan langkah strategis bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri dan mempersiapkan masa depan yang lebih mandiri. Ir. Dini Silvi Purnia, dosen sekaligus Koordinator BSI Entrepreneur Center di Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Tasikmalaya, menekankan pentingnya memulai wirausaha selama masa kuliah. Alasan Mengapa Mahasiswa Perlu Memulai Wirausaha Berikut adalah beberapa alasan […]

  • kesehatan

    Fondasi Olahraga: Kuasai Teknik Dasar Atletik dan Senam untuk Tubuh Sehat

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Anisa Azskia
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Atletik dan senam menjadi dua cabang olahraga penting yang menopang berbagai aktivitas fisik lain. Keduanya bukan hanya menjaga kesehatan tubuh, tetapi juga melatih kekuatan, koordinasi, serta kelenturan yang berguna dalam kehidupan sehari-hari maupun prestasi olahraga. Teknik Dasar Atletik Atletik menekankan gerakan fundamental seperti berjalan, berlari, melompat, serta melempar. Pada nomor lari, teknik start […]

  • Demo Gen Z di Nepal: 19 Orang Tewas, Pemerintah Cabut Larangan Media Sosial

    Demo Gen Z di Nepal: 19 Orang Tewas, Pemerintah Cabut Larangan Media Sosial

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Rizky Akbar
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Ribuan anak muda turun ke jalan di berbagai kota Nepal setelah pemerintah memblokir lebih dari 20 platform media sosial, termasuk Facebook, Instagram, WhatsApp, dan YouTube. Mereka menuntut pencabutan larangan tersebut sekaligus menekan pemerintah agar segera memberantas korupsi. Bentrokan Menelan Korban Jiwa Ketegangan meningkat ketika massa mencoba masuk ke kompleks parlemen di Kathmandu. Polisi […]

  • CEO Telegram

    Penangkapan CEO Telegram: Durov Ajak Pengguna Laporkan Konten Ilegal

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2024
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – CEO Telegram, Pavel Durov, ditangkap di Prancis bulan lalu atas tuduhan kegagalan mengelola konten ekstremis di platformnya. Penangkapan tersebut mendorong perubahan besar dalam kebijakan Telegram, yang kini akan membagikan alamat IP dan nomor telepon pengguna kepada otoritas hukum jika ada permintaan yang sah. Setelah ditangkap, Durov dibebaskan dengan jaminan tetapi harus tetap tinggal […]

  • Bisnis Bukan Sekadar Ikut Tren, Ini Alasan Kamu Harus Pahami Pasar

    Bisnis Bukan Sekadar Ikut Tren, Ini Alasan Kamu Harus Pahami Pasar

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Ina haryani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Banyak orang terjun ke dunia bisnis hanya karena tergiur tren yang sedang populer. Namun, tanpa pemahaman pasar yang jelas, usaha berisiko berhenti di tengah jalan. Tren memang bisa memberi inspirasi, tetapi bisnis yang mampu bertahan lama lahir dari riset dan strategi yang tepat. Pentingnya Riset Pasar Sebelum memulai usaha, langkah penting yang tidak […]

expand_less