Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Penangkapan CEO Telegram: Durov Ajak Pengguna Laporkan Konten Ilegal

Penangkapan CEO Telegram: Durov Ajak Pengguna Laporkan Konten Ilegal

  • account_circle Redaksi Smi
  • calendar_month Kamis, 26 Sep 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – CEO Telegram, Pavel Durov, ditangkap di Prancis bulan lalu atas tuduhan kegagalan mengelola konten ekstremis di platformnya. Penangkapan tersebut mendorong perubahan besar dalam kebijakan Telegram, yang kini akan membagikan alamat IP dan nomor telepon pengguna kepada otoritas hukum jika ada permintaan yang sah. Setelah ditangkap, Durov dibebaskan dengan jaminan tetapi harus tetap tinggal di Prancis selama penyelidikan berlangsung.

Langkah ini muncul setelah banyak pihak mengkritik Telegram karena sering digunakan kelompok kriminal dan ekstremis, seperti ISIS dan pengedar narkoba, untuk berkomunikasi. Selama ini, platform tersebut dikenal menjaga enkripsi dan privasi tinggi yang melindungi 950 juta penggunanya.

Durov menegaskan bahwa pihaknya akan menanggapi setiap permintaan data pengguna berdasarkan analisis hukum yang cermat. Telegram akan membuat laporan transparansi yang mencantumkan data pengguna yang diberikan kepada otoritas. Selain itu, perusahaan juga mengumpulkan metadata untuk mencegah spam dan aktivitas ilegal lainnya.

Baca Juga: Akankah Qualcomm Mengambil Alih Intel?

Perubahan ini adalah respons Telegram terhadap tekanan hukum setelah penangkapan Durov dan meningkatnya penggunaan platform oleh kelompok ekstremis. Telegram juga menghapus beberapa saluran yang terkait dengan kelompok militan Hamas dan konten yang menyerukan kekerasan, seperti kerusuhan anti-imigran di Inggris.

Meski diharapkan dapat mengurangi aktivitas ilegal, Telegram menegaskan tetap tidak bisa mengakses percakapan pribadi yang terenkripsi. Durov juga meminta pengguna untuk melaporkan konten ilegal yang masih muncul di fitur pencarian Telegram, yang sebelumnya dimanfaatkan pelanggar hukum.

Penangkapan Durov oleh jaksa penuntut Prancis juga terkait dugaan kegagalan platform tersebut dalam menyerahkan data penting terkait penyelidikan transaksi geng dan perdagangan manusia. Durov dibebaskan setelah membayar jaminan sebesar 5 juta euro. Saat ini, platform tersebut berupaya keras memperbaiki reputasinya di tengah tekanan global terkait masalah privasi dan keamanan.

Baca Juga: Tupperware Bangkrut Setelah 78 Tahun, Kalah Saing dan Terbebani Utang

  • Penulis: Redaksi Smi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMK Tamansiswa Cibadak Raih Juara Umum Olimpiade Akuntansi BSI Flash 2025

    SMK Tamansiswa Cibadak Raih Juara Umum Olimpiade Akuntansi BSI Flash 2025

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – SMK Tamansiswa Cibadak berhasil meraih gelar juara umum dalam Olimpiade Akuntansi BSI Flash 2025 yang diselenggarakan oleh Universitas BSI Sukabumi. Acara bergengsi ini digelar pada Senin, 3 Februari 2025, pukul 09.00 hingga 14.00 WIB, di Aula Universitas BSI Sukabumi, Jl. Veteran II No. 20A, Kota Sukabumi. “Melalui olimpiade ini, kami berharap dapat menemukan […]

  • Alice Revamp di Patch 1.9.98: Kebangkitan Ratu Kegelapan Mobile Legends | Sumber : Metaco

    Alice Bangkit! Revamp Besar di Patch 1.9.98 Membuatnya Makin Ganas di Land of Dawn

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Anita Rahmawati
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Mobile Legends: Bang Bang kembali mengejutkan para pemain dengan update besar-besaran di patch 1.9.98. Kali ini, giliran Alice, sang Ratu Kegelapan, yang mendapat revamp total—bukan cuma dari segi tampilan, tapi juga mekanisme gameplay-nya. Hero mage klasik ini kini berubah drastis dari sosok sustain mage berbasis mana, menjadi monster teamfight tanpa batasan mana yang […]

  • Kasus Rudapaksa Siswi di Tegalbuleud Terungkap, Polisi Amankan Empat Pelaku

    Kasus Rudapaksa Siswi di Tegalbuleud Terungkap, Polisi Amankan Empat Pelaku

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Aulia Ramadhani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Kasus kekerasan seksual terhadap siswi berusia 16 tahun asal Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, akhirnya terungkap. Pihak kepolisian kini menangani perkara tersebut. Empat orang pelaku diduga secara bergilir melakukan rudapaksa terhadap korban. Peristiwa tersebut mencuat setelah sebuah video yang diduga berkaitan dengan kejadian itu beredar lingkungan sekolah korban pada Januari 2026. Rekaman itu menimbulkan […]

  • NCT 2024

    Gerakan Boikot Meluas, Awas Ada Grup Favorit mu !!!!

    • calendar_month Selasa, 4 Jun 2024
    • account_circle Nana
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Situasi di Palestina saat ini semakin memburuk dan Israel terus melakukan genosida hingga “All Eyes On Rafah” menjadi gerakan boikot yang trending di beberapa media sosial. Israel terus melakukan pembantaian terhadap warga Palestina, bahkan Israel membom kota terakhir yang mereka janjikan keamanan nya yaitu Rafah. Situasi yang semakin memburuk ini sebenarnya berdampak pada […]

  • Dilema Masa Depan, Kuliah atau Langsung Kerja? Ini Jawabannya

    Dilema Masa Depan, Kuliah atau Langsung Kerja? Ini Jawabannya

    • calendar_month Senin, 5 Agt 2024
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Sering kita mendengar ungkapan seperti, “Mark Zuckerberg aja keluar dari kampus bisa sukses,” atau “kuliah juga gak menjamin masa depan.” Namun, ada baiknya kita mengingat bahwa Mark Zuckerberg keluar dari Harvard, salah satu universitas paling bergengsi di dunia. Meskipun benar bahwa kesuksesan tidak selalu ditentukan oleh gelar sarjana, kuliah tetap memberikan banyak manfaat […]

  • Ketika Design Digital dan Uang Bertemu, Sukabumi Siapkan Generasi Muda Hadapi Dunia Nyata | Doc: Istimewa

    Ketika Design Digital dan Uang Bertemu, Sukabumi Siapkan Generasi Muda Hadapi Dunia Nyata

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Rifa Fitriyani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Sukabumi terus menunjukkan langkah nyata menuju kota yang adaptif dan berdaya saing global. Komitmen tersebut tampak dalam kegiatan #2026 Sukabumi Connect To The World yang mengangkat tema “Membangun Sukabumi Masa Depan: Bagaimana Design Digital dan Uang Bekerja”. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (29/01) pukul 09.00–13.00 WIB, bertempat di Aula Utama Gedung Pertemuan UBSI Cemerlang, […]

expand_less