BeritaPendidikan

Siswa SD Belajar Persatuan dan Budaya Nusantara Melalui Metode Kreatif

6
×

Siswa SD Belajar Persatuan dan Budaya Nusantara Melalui Metode Kreatif

Sebarkan artikel ini
Wawasan Nusantara Jadi Cara Mahasiswa Perkuat Karakter dan Nasionalisme Siswa | Doc. Istimewa
Wawasan Nusantara Jadi Cara Mahasiswa Perkuat Karakter dan Nasionalisme Siswa | Doc. Istimewa

Sukabumihitz – Mahasiswa Universitas BSI (UBSI) Kampus Sukabumi, Kelompok 2 Program Studi Sistem Informasi menggelar kegiatan penyuluhan bertema “Wawasan Nusantara: Satu Nusantara Beragam Nuansa” di SD Negeri Lamping 3, Kota Sukabumi, pada 12 Mei 2026. Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai persatuan, toleransi, serta rasa cinta tanah air kepada siswa sejak usia dini.

Sekitar 30 siswa kelas V mengikuti kegiatan tersebut bersama Siti Sobiyan Nuzulan Yusuf selaku ketua kelompok bersama anggota Adelía Trimarta, Melawati, Tiara Rachma Aulia, Melisa, Darryl Hannan Hondo, M. Syamsul Answari, M. Revanza Adhitama Hendrika, Ryan Hadi Praja, serta anggota lainnya dalam satu tim pelaksana.

Baca juga: Edukasi Bela Negara Dorong Generasi Muda Terapkan Nilai Pancasila

Edukasi Kebangsaan dengan Metode Interaktif

Program penyuluhan ini menjadi bagian dari mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) dengan konsep edukatif, interaktif, dan menyenangkan. Para mahasiswa memberikan pemahaman mengenai pentingnya wawasan nusantara sebagai cara pandang bangsa Indonesia dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman suku, budaya, bahasa, dan agama.

Dalam penyampaian materi, panitia menjelaskan bahwa Indonesia memiliki beragam budaya dan adat istiadat. Meski demikian, masyarakat Indonesia tetap menjaga persatuan dengan saling menghargai dan mempererat persaudaraan.

Sesi Penyampaian materi oleh salah satu anggota kelompok | Doc. Istimewa

Belajar Budaya Indonesia Melalui Permainan

Selain menyampaikan materi, mahasiswa juga mengajak siswa mengikuti permainan edukatif mengenai keberagaman budaya Indonesia. Para siswa membentuk beberapa kelompok untuk mengenal rumah adat, pakaian adat, tarian tradisional, hingga makanan khas dari Sumatra, Jawa, Papua, Kalimantan, dan Sulawesi.

Setiap kelompok kemudian menuliskan jawaban serta melengkapi gambar budaya daerah sesuai materi. Metode belajar sambil bermain membuat siswa tampak antusias dan aktif selama kegiatan berlangsung.

Antusiasme Siswa dan Harapan Sekolah

Antusiasme siswa terlihat saat mereka berdiskusi, bekerja sama dalam kelompok, dan mengenal keberagaman budaya Indonesia. Pihak sekolah juga menyambut kegiatan tersebut secara positif. Selain itu, sekolah berharap program serupa terus berjalan untuk memperkuat pendidikan karakter dan nasionalisme siswa.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap siswa tidak hanya memahami keberagaman budaya Indonesia, tetapi juga menerapkan nilai persatuan dan toleransi dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Pengabdian Kepada Masyarakat: Sosialisasi Penguatan Cinta Negara untuk Generasi Muda