Berita

Proyek Tol Bocimi Capai 85%, Target Selesai Akhir 2026 untuk Percepat Waktu Tempuh Jakarta-Sukabumi

3
×

Proyek Tol Bocimi Capai 85%, Target Selesai Akhir 2026 untuk Percepat Waktu Tempuh Jakarta-Sukabumi

Sebarkan artikel ini
jalan tol bocimi
Proyek Tol Bocimi Capai Target Selesai Akhir 2026 untuk Percepat Waktu Tempuh Jakarta-Sukabumi |Sumber: finance.detik.com

Sukabumihitz – Kabupaten Bogor & Sukabumi, 5 Februari 2026 Masyarakat pengguna jalan, terutama warga Jabodetabek dan Sukabumi, kini menerima kabar menggembirakan. Pasalnya, pembangunan ruas tol Bogor–Ciawi–Sukabumi atau Bocimi yang sudah lama dinantikan benar-benar memasuki tahap akhir. Menurut laporan resmi dari PT Wijaya Karya (Persero) Tbk selaku kontraktor utama, progres fisik tol sepanjang 53,5 kilometer ini telah mencapai 85% per akhir Januari 2026. Oleh karena itu, PT Jasamarga Bogor Ciawi Sukabumi (JBCS) sebagai pengelola kembali menegaskan target penyelesaian konstruksi pada akhir tahun 2026.

Direktur Utama PT JBCS, Budi Santoso, menjelaskan perkembangan ini dalam konferensi pers di kantornya, Selasa (4/2). “Saat ini, kami sangat fokus pada penyelesaian pekerjaan finishing, pemasangan sistem kelistrikan dan telekomunikasi, serta pengerasan jalan di beberapa segmen terakhir,” ujarnya. Selanjutnya, ia menyatakan optimisme bahwa target penyelesaian fisik di Desember 2026 dapat tercapai, asalkan cuaca mendukung dan semua pihak terus bekerja sama.

Tol Bocimi merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Jawa. Ruas ini akan menghubungkan Jalan Tol Jagorawi di Ciawi, Kabupaten Bogor, dengan Kota Sukabumi. Secara rinci, pembangunan terbagi dalam tiga seksi. Contohnya, Seksi 1 (Ciawi–Cicurug) dan Seksi 2 (Cicurug–Cibadak) bahkan telah melampaui 90% penyelesaian. Sementara itu, Seksi 3 (Cibadak–Sukabumi) yang menghadapi medan lebih menantang, kini telah mencapai 78%.

Baca Juga: Resmi Dilantik! DPC Organda Sukabumi Siap Dorong Transportasi dan UMKM

Di sisi lain, keberadaan Tol Bocimi akan memberikan dampak besar bagi mobilitas dan perekonomian. Selama ini, perjalanan Jakarta–Sukabumi via jalan nasional memakan waktu 3–4 jam, terutama saat akhir pekan. Namun, tol baru ini akan memangkas waktu tempuh menjadi hanya 1,5–2 jam. Akibatnya, distribusi logistik akan lebih efisien dan sektor pariwisata di Sukabumi Selatan, seperti Palabuhanratu, diprediksi mengalami peningkatan kunjungan.

Meski demikian, beberapa pihak tetap mengingatkan pentingnya mitigasi dampak lingkungan. Koordinator Masyarakat Peduli Lingkungan Sukabumi, Siti Aminah, menekankan komitmen pengelola untuk menjaga keseimbangan ekosistem. Selain itu, masyarakat sekitar juga mengharapkan pembangunan jalan penghubung yang memadai dari gerbang tol ke pusat kegiatan mereka.

Pada akhirnya, dengan sisa 15% pekerjaan dan waktu sekitar 10 bulan, semua pihak memantau proyek strategis nasional ini. Dengan demikian, penyelesaian tepat waktu akan membuktikan komitmen pemerintah dalam meningkatkan konektivitas dan pemerataan pembangunan di Jawa Barat.

Baca Juga: Siapkan Masa Depan dari Sekarang, Beasiswa Mentorship Pribumi Hadirkan Materi Karier di UBSI Sukabumi