Berita

Perawatan Jembatan Lama Pamuruyan Sukabumi Jelang Akhir Tahun: Bagaimana dengan Jembatan Pamuruyan Baru?

92
×

Perawatan Jembatan Lama Pamuruyan Sukabumi Jelang Akhir Tahun: Bagaimana dengan Jembatan Pamuruyan Baru?

Sebarkan artikel ini
jembatan pamuruyan
Perbaikan Jembatan Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi | Sumber : sukabumiku.id

Sukabumihitz – Pemerintah pusat kembali memprioritaskan penguatan struktur Jembatan Pamuruyan lama di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, meski proyek pembangunan jembatan barunya masih terbengkalai. Jembatan lama tersebut tetap menjadi jalur vital bagi kendaraan yang melintas di ruas Jalan Nasional Sukabumi–Bogor, sehingga membutuhkan perawatan intensif agar tetap aman.

Perbaikan Pilar dan Struktur Esensial

Mengutip dari sukabumiupdate.com, pekerja proyek terlihat melakukan pengecoran pada bagian lantai jembatan pada Jumat (28/11). Proses perawatan berjalan secara bertahap karena kontraktor harus menyesuaikan pekerjaan dengan kondisi arus kendaraan yang padat setiap hari.

Major Operasional PT Bhineka Mega Utama (BMU), Iman Firmansah, menjelaskan bahwa timnya memusatkan pekerjaan pada pilar di bawah permukaan air yang mengalami kerusakan. Iman menegaskan bahwa pekerjaan yang mereka jalankan bukan lanjutan proyek jembatan baru, melainkan perawatan jembatan lama untuk memastikan kekuatannya tetap aman bagi masyarakat yang melintas setiap hari.

“Ini pekerjaan reservasi, perbaikan jembatan lama. Jadi bukan jembatan baru. Fokus kami memperkuat pilar yang berada di bawah air,” ujar Iman.

Untuk memudahkan proses pembetonan, tim membangun tanggul sementara agar permukaan air turun dan area kerja lebih aman. Iman menjelaskan bahwa perbaikan ini harus selesai sebelum libur Natal dan Tahun Baru 2026.

Baca Juga : Peningkatan Jalur Rel Jadi Strategi Jabar Majukan Pariwisata Sukabumi

Proyek Jembatan Baru Tak Kunjung Berjalan

Sementara itu, rangka Jembatan Baru Pamuruyan masih terbengkalai hanya beberapa meter dari lokasi perawatan jembatan lama. Proyek senilai Rp18,4 miliar dari APBN tersebut terhenti sejak empat tahun lalu, meskipun kontrak awal menetapkan penyelesaiannya pada 2022.

Masyarakat masih mempertanyakan kelanjutan proyek tersebut, masyarakat menilai jembatan baru mampu mengurai kemacetan yang sering muncul di kawasan Pamuruyan.Namun Iman memastikan bahwa pihaknya tidak terlibat dalam proyek mangkrak itu. Hingga kini belum ada informasi resmi dari pemerintah terkait kelanjutan pembangunan jembatan baru. Sementara jalur Sukabumi–Bogor masih bergantung pada jembatan lama yang sedang menjalani perbaikan darurat.

Baca Juga : Jembatan Penghubung Dua Kampung di Sukaresmi Ambruk Setelah Diguyur Hujan Deras