Sukabumihitz – Komunitas bisnis anak muda, Orbit Point One, resmi diluncurkan pada Sabtu (15/02), pukul 08.52 WIB di Fresh Hotel, Jalan Bhayangkara No.127, Kota Sukabumi. Momen peresmian tersebut menjadi langkah awal terbentuknya sebuah ekosistem bisnis yang khusus untuk mendukung anak muda dalam belajar, berkolaborasi, serta membangun usaha secara nyata.
Arif Nurjaman, Chairatunnisa, Adi Ahmadi Jauhari, dan Eti Rusmiati sebagai Ketua IWAPI Kota Sukabumi membuka acara secara simbolis. Kegiatan tersebut berlangsung dengan suasana penuh semangat, dihadiri oleh pelajar, mahasiswa, serta anak muda yang tertarik dengan dunia bisnis dan kewirausahaan.
Awal Lahirnya Ekosistem Bisnis Anak Muda
Arif Nurjaman selaku Chief Executive Officer (CEO) Orbit Point One menyampaikan bahwa peluncuran ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan awal perjalanan sebuah ekosistem bisnis yang berfokus pada anak muda.
“Hari ini Orbit One bukan sekadar launching program, tapi awal lahirnya ekosistem bisnis anak muda. Banyak yang berkembang, tapi tidak memiliki wadah. Orbit Point One hadir untuk menjadi ruang belajar, ruang praktik, sekaligus ruang kolaborasi,” ujarnya.
Arif melihat banyak anak muda memiliki potensi, tetapi kesulitan menemukan lingkungan yang tepat untuk berkembang. Melalui Orbit Point One, ia ingin menghadirkan ruang yang mendorong proses belajar sekaligus praktik bisnis secara langsung.
Dua Model Bisnis: Kelas dan Produk Nyata
Orbit Point One mengusung dua model bisnis utama yang saling melengkapi. Model pertama adalah produk kelas, yaitu program edukasi yang membahas dasar-dasar bisnis secara praktis. Materi meliputi perhitungan harga pokok produksi (HPP), analisis tren pasar, strategi penjualan, hingga pengelolaan usaha.
Model kedua adalah produk real, yaitu sistem penjualan produk secara nyata yang memungkinkan anggota untuk langsung terlibat dalam aktivitas bisnis. Melalui model ini, anggota tidak hanya belajar teori, tetapi juga merasakan pengalaman praktik, mulai dari produksi, pemasaran, hingga kolaborasi dengan berbagai pihak.
Baca juga: Seminar Internasional Buka Peluang Industri Halal Global bagi Pelaku Usaha Indonesia
Struktur Tim Penggerak Orbit Point One
Orbit Point One digerakkan oleh tim inti yang memegang peran penting dalam pengembangan organisasi. Arief menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) yang bertanggung jawab atas arah, visi, serta keputusan strategis.
Rizal mengisi posisi Chief Technology Officer (CTO) dengan tugas mengelola sistem teknologi, database, pengembangan website, serta seluruh infrastruktur digital Orbit. Peran ini menjadi kunci agar sistem berjalan rapi, terstruktur, dan terintegrasi.
Sementara itu, Jihad menjabat sebagai Chief Marketing Officer (CMO). Ia dikenal sebagai salah satu penggerak awal yang menjaga visi, semangat, dan nilai yang sejak awal tumbuh bersama komunitas Orbit. Jihad juga berperan sebagai penghubung antara ide, strategi pemasaran, serta pengembangan ekosistem bisnis anak muda.
Perjalanan dari Nol hingga Resmi Diluncurkan
Jihad mengungkapkan bahwa perjalanan membangun Orbit tidak selalu berjalan mulus. Ia menceritakan berbagai tantangan sejak masa awal pembentukan.
“Kami memulai dari nol—tanpa produk matang, tanpa sistem yang rapi, sempat vakum, ditinggal rekan seperjalanan, hingga akhirnya sadar bahwa membangun mimpi tidak cukup dengan semangat, tapi juga ketahanan dan komitmen,” ungkapnya.
Meski menghadapi hambatan, tim tetap menjaga kekompakan dan terus melangkah. Menurutnya, setiap proses menjadi pelajaran penting untuk membangun organisasi yang lebih kuat.
“Selama mimpi ini membawa manfaat, kami ingin terus melangkah, menjaga kekompakan tim, bertumbuh dengan sistem yang lebih kuat, dan menjadikan setiap proses—seberat apa pun—sebagai pijakan untuk masa depan yang lebih besar,” tambahnya.
Seminar “Zero to CEO” Dapat Sambutan Antusias
Momentum peresmian Orbit Point One sekaligus menjadi ajang seminar “Zero to CEO: Start Your Business Dream From Here” yang memberikan inspirasi bagi anak muda yang ingin berbisnis.
Peserta yang hadir berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga anak muda yang tertarik memulai usaha. Antusiasme terlihat dari ruangan yang penuh, interaksi aktif, serta banyaknya pertanyaan selama sesi diskusi.
Materi seminar berfokus pada langkah awal membangun bisnis, pentingnya keberanian mencoba, serta bagaimana memanfaatkan peluang di era digital. Seminar ini sekaligus menjadi gambaran nyata konsep Orbit Point One sebagai wadah belajar yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga praktis.
Harapan Menjadi Wadah Tumbuh Anak Muda
Sebagai komunitas bisnis, Orbit Point One ingin menjadi tempat belajar sekaligus bertumbuh bagi generasi muda. Harapannya, lahir wirausaha muda yang tidak hanya berani bermimpi, tetapi juga memiliki keterampilan dan pengalaman nyata.
Dengan konsep kelas edukasi dan produk nyata, Orbit Point One berupaya menciptakan lingkungan belajar yang kolaboratif, aplikatif, dan berkelanjutan bagi generasi muda Sukabumi.














