Sukabumihitz – Warga menemukan sesosok mayat tanpa kepala dalam posisi telungkup di aliran Sungai Curug Darismin, Kampung Cikeresek RT 020/05, Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (8/1/2026) malam.
Mengutip dari Sukabumiupdate, Kapolsek Ciracap AKP Taufick Hadian mengatakan bahwa warga setempat melaporkan penemuan mayat tersebut kepada pihak kepolisian sekitar pukul 23.00 WIB. Petugas piket Polsek Ciracap kemudian menerima laporan tersebut dan menindaklanjutinya.
“Anggota piket Polsek Ciracap menerima laporan dari masyarakat terkait adanya penemuan mayat di aliran Sungai Curug Darismin, Kampung Cikeresek, Desa Purwasedar,” ujar AKP Taufick Hadian.
Baca Juga : Hilang Kendali! Mobil Daihatsu Ayla Terbalik di Jalur Tanjakan Cipetir Sukabumi
Kondisi Jenazah Mengenaskan
Petugas menemukan jenazah dalam kondisi mengenaskan. Tubuh korban berada dalam posisi telungkup, tanpa busana, dan tanpa kepala. Selain itu, jasad korban telah mengalami kerusakan dengan sebagian daging terkelupas. Hingga kini, petugas belum dapat memastikan jenis kelamin korban karena kondisi jenazah yang tidak utuh.
Kronologi Penemuan oleh Warga
Dua warga Kampung Cikeresek, Desa Purwasedar, yakni Saepul Rohman (43), seorang petani, dan Ikoh (52), seorang wiraswasta, pertama kali mengetahui keberadaan mayat tersebut.
Berdasarkan keterangan saksi Saepul Rohman, ia bersama Ikoh mencari ikan di sekitar lokasi kejadian. Keduanya menggunakan cara ngobor dengan lampu di kepala. Saat menyusuri aliran sungai, saksi melihat sesosok tubuh manusia dalam posisi telungkup yang sudah meninggal dunia dan tanpa kepala.
“Setelah memastikan kejadian tersebut, para saksi segera memberitahukan warga sekitar dan aparat desa, kemudian melaporkannya ke Polsek Ciracap,” jelas Kapolsek.
Petugas Puskesmas Ciracap melakukan pemeriksaan awal dan memperkirakan bahwa korban telah meninggal dunia sekitar 10 hari sebelum warga menemukannya. Hingga kini, petugas belum dapat memastikan penyebab terputusnya kepala korban. Sementara itu, petugas menduga kerusakan pada tubuh korban terjadi akibat terlalu lama terendam air serta benturan dengan bebatuan di aliran sungai.
“Penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Akan tetapi dugaan sementara itu korban pembunuhan,” pungkas AKP Taufick Hadian.














