Sukabumihitz – Seekor lutung mendatangi kawasan permukiman warga di Kampung Cibalung, Desa Cijalingan, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Rabu (4/2/2026). Kemunculan satwa liar itu langsung membuat warga panik karena lutung terlihat melompat dari atap ke atap rumah dan berpotensi membahayakan anak-anak yang berada di sekitar lokasi.
Lutung awalnya muncul di area permukiman bagian bawah, lalu bergerak menuju deretan rumah warga. Pergerakannya menarik perhatian masyarakat hingga mereka berkumpul untuk memantau situasi. Lingkungan permukiman yang padat membuat warga khawatir satwa tersebut masuk ke dalam rumah atau melukai penghuni.
Warga Lakukan Penanganan Awal
Saat berpindah tempat, lutung akhirnya memasuki salah satu rumah warga hingga mencapai area kamar. Warga kemudian mengambil inisiatif melakukan pengamanan sederhana dengan memanfaatkan peralatan yang tersedia. Sejumlah warga terlibat langsung untuk memastikan lutung tidak kabur dan tidak membahayakan lingkungan sekitar.
Proses pengamanan berlangsung lancar tanpa insiden serius. Lutung sempat menunjukkan perilaku agresif karena stres dan ketakutan berada di tengah keramaian manusia, namun warga tetap berhasil mengendalikannya. Selama kejadian, tidak ada laporan warga yang mengalami luka atau cedera.
Untuk mencegah lutung kembali berkeliaran, warga menempatkan satwa tersebut sementara di salah satu rumah.Mereka melakukan langkah ini sebagai upaya antisipasi agar lutung tidak kembali mendekati permukiman akibat kelaparan, terutama di kawasan yang banyak dihuni anak-anak.
Baca Juga : Proyek Tol Bocimi Capai 85%, Target Selesai Akhir 2026 untuk Percepat Waktu Tempuh Jakarta-Sukabumi
Warga Tunggu Penanganan BBKSDA
Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) serta relawan Jaga Satwa Indonesia. Mereka telah melakukan koordinasi awal, namun hingga saat ini pihak terkait belum melakukan penanganan lanjutan di lokasi.
Selama proses pengamanan sementara, warga menghadapi kendala dalam pemberian pakan karena keterbatasan pengetahuan mengenai makanan yang sesuai bagi lutung. Beberapa jenis buah tidak dimakan, sementara bagian tertentu dari tumbuhan justru lebih menarik perhatian satwa tersebut.
Warga berharap pihak BBKSDA segera menindaklanjuti laporan agar lutung menjalani proses observasi serta kembali ke habitat alaminya secara aman. Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait belum memastikan apakah lutung asal Cicantayan merupakan satwa yang sebelumnya sempat terlihat berkeliaran kawasan Kecamatan Cisaat serta area pemandian umum Cibatu.














