BeritaPendidikanTeknologi

Hibah 2026 Perkuat Budidaya Ikan dengan Teknologi dan Digitalisasi

5
×

Hibah 2026 Perkuat Budidaya Ikan dengan Teknologi dan Digitalisasi

Sebarkan artikel ini
Tim Dosen UBSI Raih Hibah 2026, Perkuat Budidaya Ikan dengan Teknologi dan Digitalisasi | Doc: Istimewa

Sukabumihitz – Prestasi kembali hadir dari dunia akademik. Tim dosen Prodi SIA UBSI Sukabumi sukses meraih pendanaan hibah tahun 2026 dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemdiktisaintek. Capaian ini sekaligus menunjukkan peran aktif perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi nyata berbasis keilmuan bagi masyarakat.

Tim pengusul dipimpin oleh Rusda Wajhillah, bersama Yuri Rahayu dan Ita Yulianti. Selain itu, dua mahasiswa, Nur Hidayat Suharlan dan Rahma Sri Melati Putri, turut terlibat dalam kegiatan. Keterlibatan mahasiswa ini tidak hanya mendukung program, tetapi juga memperkuat pengalaman praktis mereka.

Program ini mengangkat tema optimalisasi produktivitas budidaya ikan di Pokdakan Teratai Fish Farm. Tim fokus pada penerapan teknologi aerasi serta penguatan manajemen keuangan berbasis digital. Melalui pendekatan ini, mereka ingin mendorong peningkatan hasil produksi sekaligus memperbaiki tata kelola usaha.

Baca juga: Prestasi Membanggakan! Tiga Tim Prodi SIA Lolos Pendanaan Hibah 2026

Selanjutnya, tim akan mendampingi mitra secara langsung. Mereka menerapkan sistem aerasi untuk meningkatkan kadar oksigen dalam air, sehingga kualitas lingkungan budidaya tetap terjaga. Dengan kondisi yang lebih optimal, pertumbuhan ikan menjadi lebih baik dan risiko kematian dapat ditekan.

Tidak hanya itu, tim juga memperkenalkan sistem pencatatan keuangan digital. Langkah ini membantu pelaku usaha mengelola arus kas dengan lebih rapi, menyusun laporan keuangan secara sistematis, serta meningkatkan transparansi usaha. Dengan demikian, pelaku UMKM perikanan dapat mengambil keputusan bisnis secara lebih tepat.

Rusda menegaskan bahwa program ini mengutamakan praktik langsung.

“Pendampingan ini kami rancang agar mitra benar-benar memahami dan mampu menerapkan teknologi secara mandiri,” ujarnya.

Sejalan dengan tren digitalisasi, program ini membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha. Selain meningkatkan produksi, mitra juga berpeluang memperluas pasar dan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak. Bahkan, pengelolaan usaha yang lebih tertata dapat mempermudah akses terhadap pendanaan di masa depan.

Melalui program ini, dosen UBSI Sukabumi kembali membuktikan kontribusinya dalam pemberdayaan masyarakat. Dengan integrasi teknologi dan manajemen modern, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas budidaya ikan sekaligus mendorong kesejahteraan anggota Pokdakan Teratai Fish Farm secara berkelanjutan.

Baca juga: Integrasi AI dan IoT untuk Memperkuat Produktivitas Pertanian