Sukabumihitz – Operasi pencarian terhadap dua pemancing yang terseret ombak Pantai Cikeueus Loji berakhir tragis. Kedua korban merupakan warga lokal yang sedang mencari ikan di tebing karang. Berita penemuan jasad mereka menutup kisah dramatis yang mengguncang warga Sukabumi.
Kronologi Kejadian dan Upaya Awal
Ombak besar menyapu Ujang Agus (40) dan Deni Setiawan (35) saat mereka sedang strike ikan pada Minggu pagi. Gelombang ekstrem langsung menarik kedua pria tersebut ke tengah laut. Pihak keluarga segera melaporkan kejadian ini kepada aparat setempat.
Mobilisasi Tim SAR Gabungan
Pencarian korban berlangsung sangat intensif selama dua hari penuh. Oleh karena itu, Tim SAR segera mengerahkan perahu karet dan tim penyelam profesional. Mereka memperluas area pencarian hingga puluhan mil ke arah barat daya dan menyisir garis pantai.
Desiana Kartika Bahari, Kepala Kantor SAR Jakarta, memimpin seluruh operasi. Desiana memastikan Tim SAR bekerja maksimal melawan kondisi cuaca ekstrem di perairan Sukabumi. Bahkan, tim juga menggunakan patroli udara untuk memantau area perairan yang sulit dijangkau demi efektivitas.
Detik-Detik Penemuan Jasad
Operasi pencarian ini berakhir tragis setelah tim menemukan kedua korban meninggal dunia. Pertama, petugas menemukan jasad Ujang Agus pada Senin (17/11) sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian. Tim menemukan korban pertama dalam kondisi mengapung.
Baca juga : Dua Pemancing Hilang Terseret Ombak Besar di Pantai Cikeueus Sukabumi
Kemudian, tim melanjutkan pencarian Deni Setiawan dengan personel dan peralatan lengkap. Akhirnya, tim menemukan jasad Deni pada Selasa (18/11) pagi di perairan Karang Gantungan, wilayah Cisolok. Penemuan korban kedua ini secara resmi mengakhiri operasi SAR yang melibatkan banyak unsur.
Evakuasi dan Dukungan Komunitas
Petugas segera mengevakuasi kedua jasad korban dan membawa mereka ke Puskesmas Simpenan. Pihak keluarga kemudian mengidentifikasi Ujang dan Deni berdasarkan ciri-ciri khusus yang mereka kenali. Meskipun demikian, keluarga korban menerima peristiwa ini sebagai musibah besar.
Selama operasi berlangsung, masyarakat pesisir memberikan dukungan logistik penuh kepada tim penyelamat. Dukungan ini membantu petugas dalam menjalankan tugas kemanusiaan mereka. Selain itu, banyak pihak juga mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban atas kehilangan ini.
Peringatan Keselamatan dan Harapan
Pihak berwenang mengingatkan masyarakat tentang bahaya memancing di tebing karang saat cuaca sedang tidak bersahabat. Peristiwa ini memberikan pelajaran berharga bagi para pemancing di pesisir selatan Jawa. Oleh karena itu, petugas terus mengimbau agar pemancing selalu memperhatikan peringatan dini cuaca.
Kapolres Sukabumi pun menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Dengan demikian, seluruh proses administrasi segera mereka urus untuk pemakaman kedua korban. Tragedi ini menutup kisah dua pemancing yang mencari sensasi di laut ganas Sukabumi.














