Seminar Wajib Entrepreneur Kenalkan Bisnis Digital
- account_circle Silvana
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Seminar Wajib Entrepreneur Kenalkan Bisnis Digital | Sumber: Doc. Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumihitz.com, Sukabumi – Seminar Wajib Entrepreneur menjadi wadah bagi mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Akuntansi (SIA) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Sukabumi untuk mengenal peluang bisnis digital. Kegiatan bertema “From Campus to Business: Building the Entrepreneurial Mindset for the Future” ini berlangsung pada Rabu (28/10/2026), pukul 13.00–16.00 WIB, di Aula Kampus Cemerlang UBSI Sukabumi.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperluas wawasan kewirausahaan sekaligus mempelajari cara menerapkan ilmu perkuliahan dalam dunia bisnis. Selain itu, mereka diajak membangun pola pikir wirausahawan, mengenali kebutuhan pasar, dan mengembangkan ide menjadi usaha nyata.
Seminar Wajib Entrepreneur Buka Peluang Bisnis Digital
Mahasiswa SIA mempelajari perpaduan akuntansi dan teknologi informasi. Bekal tersebut membantu mereka memahami pengelolaan keuangan sekaligus merancang solusi digital bagi pelaku usaha.
Dalam menjalankan bisnis, pelaku usaha perlu mencatat transaksi, mengatur persediaan, dan menyusun laporan keuangan. Karena itu, mahasiswa SIA dapat mengembangkan produk atau layanan berbasis teknologi untuk mendukung kegiatan operasional bisnis.
Selain itu, mereka bisa mengamati kendala dalam pengelolaan administrasi dan keuangan. Dari permasalahan tersebut, mahasiswa dapat merancang solusi dengan memadukan pengetahuan akuntansi dan sistem informasi.
Japar Sidik Bagikan Pengalaman Merintis Usaha

Japar Sidik Bagikan Pengalaman Merintis Usaha | Sumber: Doc. Istimewa
Seminar ini menghadirkan Japar Sidik, CEO Sukarobot Academy, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, ia membagikan perjalanan membangun bisnis, berbagai peluang usaha, serta tips untuk memulai kewirausahaan.
Japar memulai perjalanan bisnisnya sejak sekolah dasar dengan berjualan es keliling. Saat SMP, ia melanjutkan pendidikan di pondok pesantren dan belajar hidup mandiri. Selain itu, keinginannya untuk tidak membebani orang tua mendorongnya terus mencari peluang usaha.
Ketika duduk di bangku SMK, Japar membuka jasa servis komputer. Kemudian, setelah membeli printer, ia melihat peluang baru dengan menawarkan jasa pengetikan. Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa seseorang dapat memulai bisnis dari keterampilan sederhana dan kepekaan terhadap kebutuhan sekitar.
Ia juga menekankan bahwa calon pengusaha tidak selalu membutuhkan modal besar. Sebaliknya, keberanian mencoba, kemauan belajar, kemampuan membaca peluang, serta relasi yang luas dapat membantu seseorang mengembangkan usaha.
Peserta SIA Rasakan Manfaat Materi Kewirausahaan

Peserta SIA Rasakan Manfaat Materi Kewirausahaan | Sumber: Doc. Istimewa
Anggita, mahasiswa semester 3 Program Studi Sistem Informasi Akuntansi, mengaku mendapatkan wawasan yang relevan dengan kehidupan mahasiswa.
“Seru, materinya tuh relate banget buat kita, dan mengajarkan banyak tips dan trik untuk mulai bisnis, dan pentingnya relasi dalam membangun bisnis,” ujarnya.
Panitia mengundang mahasiswa Program Studi Sistem Informasi dan Informatika semester 1 serta mahasiswa SIA semester 3 untuk mengikuti kegiatan ini. Melalui jargon entrepreneur “Saya Siap, Saya Bisa”, seminar tersebut mendorong peserta agar lebih percaya diri dalam mengembangkan ide dan mengambil langkah nyata.
Dengan demikian, seminar ini membantu mahasiswa memadukan ilmu akuntansi, teknologi informasi, dan kreativitas saat melihat peluang bisnis. Mereka tidak hanya mempersiapkan diri memasuki dunia kerja, tetapi juga membangun keberanian untuk menciptakan usaha secara mandiri.
- Penulis: Silvana
- Editor: Salsabila
