UNM Dorong Transformasi Pembelajaran melalui Ekosistem Digital Google
- account_circle Anita Rahmawati
- calendar_month 4 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Perkuat Transformasi Pendidikan, UNM Jalin Sinergi melalui Ekosistem Digital Google | Doc. Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumihitz.com – Universitas Nusa Mandiri (UNM) terus memperluas kolaborasi di bidang teknologi digital. Kali ini, dua perwakilan UNM menghadiri kegiatan Kemitraan Google Digital Ecosystem Kurikulum LLDIKTI Wilayah III di Google Indonesia Office, SCBD, Jakarta Selatan, Selasa (27/10).
Delegasi UNM terdiri atas Dr. Anton selaku Dekan Fakultas Teknologi Informasi dan Arfhan Prasetyo selaku Ketua Program Studi Informatika S1. Kegiatan ini menjadi wadah bagi perguruan tinggi untuk memperkuat ekosistem digital sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi dalam pendidikan tinggi.
Sebagai Kampus Digital Bisnis, UNM terus mendorong pemanfaatan teknologi modern dalam kegiatan akademik. Partisipasi dalam agenda ini juga menjadi upaya strategis UNM untuk mengembangkan pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Melalui langkah tersebut, UNM ingin membangun lingkungan pembelajaran yang adaptif dan mampu menjawab tantangan era digital.
Bahas Keamanan Data dan Pemanfaatan Teknologi AI
Country Lead Google for Education Indonesia, Olivia Husli Basrin, membuka kegiatan tersebut. Acara ini juga menghadirkan Kepala LLDIKTI Wilayah III, Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta membahas keamanan data serta risiko penggunaan Shadow AI. Selain itu, peserta mengikuti lokakarya pemanfaatan teknologi Gemini untuk menyusun materi pembelajaran interaktif dan mendukung kolaborasi berbasis cloud.
Materi tersebut memberikan wawasan mengenai pemanfaatan teknologi digital secara aman dan efektif. Perguruan tinggi juga dapat memahami peluang integrasi teknologi AI dalam pengembangan kurikulum dan proses pembelajaran.
UNM Dorong Integrasi AI dalam Kurikulum Informatika
Ketua Program Studi Informatika S1 UNM, Arfhan Prasetyo, menyambut baik kolaborasi antara Google dan perguruan tinggi. Menurutnya, kemitraan ini membuka peluang bagi kampus untuk memperbarui kurikulum sesuai perkembangan teknologi.
“Pengadopsian ekosistem digital dan teknologi AI yang aman sangat krusial dalam memperbarui kurikulum informatika,” katanya dalam rilis yang diterima pada Kamis (29/10).
Arfhan menambahkan, sinergi tersebut mendorong civitas akademika UNM agar mampu memanfaatkan AI secara bijak. Selain itu, kolaborasi ini juga membantu kampus menyesuaikan standar kompetensi dengan kebutuhan industri saat ini.
Siapkan Dosen dan Mahasiswa Ikuti Gemini Academy
Sebagai langkah lanjutan, UNM berencana melibatkan dosen dan mahasiswa dalam program Gemini Academy. Program ini diharapkan membuka kesempatan bagi peserta untuk memperoleh sertifikasi internasional.
“Langkah ini diharapkan mampu memenuhi Indikator Kinerja Utama (IKU) 2026 sekaligus mencetak lulusan unggul yang menguasai teknologi terkini,” tegas Arfhan.
Melalui kemitraan ini, UNM berkomitmen memperkuat kompetensi digital sivitas akademika. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari langkah kampus dalam menyiapkan lulusan yang mampu mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.
- Penulis: Anita Rahmawati
