Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Aplikasi Pemberdayaan Blue Economy, Solusi Digital untuk Cegah Stunting di Desa Karangtengah

Aplikasi Pemberdayaan Blue Economy, Solusi Digital untuk Cegah Stunting di Desa Karangtengah

  • account_circle Dian
  • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas BSI Sukabumi kembali menggelar program pelatihan bertajuk “Aplikasi Pemberdayaan Blue Economy untuk Mencegah Stunting.” Acara ini diadakan pada Sabtu (12/10) di Kantor Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Pelatihan ini melibatkan 37 peserta yang terdiri dari ibu-ibu kader posyandu dan guru-guru PAUD setempat. Para peserta sangat antusias mengikuti pelatihan ini, mengingat perannya yang penting dalam membantu mereka menjalankan program pencegahan stunting.

Program pelatihan ini memperkenalkan sebuah aplikasi bernama Gadis Bule (Gerakan Aksi Deteksi Dini dan Intervensi Stunting Berbasis Blue Economy). Aplikasi ini dikembangkan dengan fokus pada pendataan kasus stunting dan monitoring status gizi balita. Selain itu, pemantauan budidaya ikan dengan teknik bioflok sebagai upaya pemanfaatan lahan desa. Teknik bioflok ini diharapkan mampu menyediakan sumber protein bagi masyarakat desa dan membantu mengatasi masalah gizi buruk pada balita.

Baca juga: Kominfo Blokir Aplikasi Temu untuk Lindungi UMKM dari Produk Asing

Ketua tim Satia Suhada saat menyampaikan materi. | Doc: Istimewa

Dalam kegiatan tersebut, tim LPPM Universitas BSI Sukabumi yang terdiri dari Satia Suhada, Agung Wibowo, dan Rusda Wajhillah, bersama dengan mahasiswa yaitu Resti Jamilah dan Muhamad Fadli Fadilah, memberikan panduan teknis kepada para peserta tentang penggunaan aplikasi. Mereka memaparkan bagaimana aplikasi Gadis Bule dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara luas, baik untuk keperluan pendataan hingga intervensi langsung terhadap pencegahan stunting di wilayah setempat.

Satia Suhada selaku ketua Tim LPMM, menyampaikan harapannya terhadap implementasi aplikasi ini.

“Kami berharap aplikasi Gadis Bule ini dapat memudahkan masyarakat, khususnya para kader posyandu, dalam mendeteksi dan menanggulangi masalah stunting. Dengan teknologi ini, kita dapat mempercepat proses pendataan dan pemantauan kesehatan balita,” jelas Satia.

Melalui penggunaan aplikasi Gadis Bule ini, harapannya desa Karangtengah dapat menjadi contoh bagi desa lain dalam upaya pencegahan stunting. Program ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang bagi pertumbuhan balita, sekaligus mengoptimalkan potensi ekonomi lokal melalui penerapan konsep Blue Economy.

Baca juga: Jalur Ganda KA Bogor-Sukabumi Selesai, Tingkatkan Kualitas dan Keselamatan Perjalanan Kereta Api

  • Penulis: Dian

Rekomendasi Untuk Anda

  • BEM UBSI

    Ketua BEM UBSI Kampus Kota Sukabumi Terpilih dalam Indonesia Future Leader Camp KEMDIKTISAINTEK 2025

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Shinta Septi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Kabar membanggakan datang dari Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kota Sukabumi. Ketua BEM UBSI Sukabumi, Saugi Ramdhan, berhasil terpilih sebagai salah satu dari 60 mahasiswa terpilih yang mengikuti kegiatan Future Leader Camp (FLC) Regional Wilayah 1 yang meliputi Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi secara langsung menyelenggarakan kegiatan bergengsi […]

  • Ubah Sampah Jadi produk Bernilai Ekonomis Ala Mahasiswa Universitas BSI

    Ubah Sampah Jadi produk Bernilai Ekonomis Ala Mahasiswa Universitas BSI

    • calendar_month Senin, 9 Okt 2023
    • account_circle Dewin
    • 0Komentar

    sukabumihitz.com – Tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) Universitas Bina Sarana Informatika kampus Sukabumi. sukses menggelar kegiatan pelatihan ecobrick, di kampung Lebaksiuh, desa Sukamaju, kecamatan Kadudampit, kabupaten Sukabumi, pada Jum’at (6/10). Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi cara pengelolaan limbah plastik kepada warga kampung Lebaksiuh. Ecobrick adalah suatu konsep atau teknik yang  mengelola limbah plastik […]

  • Pencaker yang memadati gedung juang

    Perbankan Jadi Sasaran Pencaker BSI DiginoFest 2023 Sukabumi

    • calendar_month Sabtu, 5 Agt 2023
    • account_circle DDAMDOMM
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, BSI DiginoFest 2023 Sukabumi hadir dengan 7801 lowongan pekerjaan (loker) dari ratusan perusahaan yang berpartisipasi. Industri Perbankan menjadi sasaran para pencari kerja (pencaker) pada acara tersebut. BSI Diginofest 2023 Sukabumi ini merupakan event bursa kerja hasil kerja sama Universitas Bina Sarana Informatika dengan Disnaker (Dinas Ketenaga Kerjaan), Bank BCA dan Bank BJB Kota Sukabumi. […]

  • Workshop Pengabdian Masyarakat Membahas Literasi dan AI untuk tenaga pendidik

    Workshop Literasi dan AI di SDN Cantayan, Guru-Guru Antusias Belajar Teknologi Baru

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle LIL
    • 0Komentar

    Sukabumihitz -Tim BSI Explore Cicantayan sukses menyelenggarakan Workshop Pengabdian Masyarakat “Menembus Generasi, Mengalirkan Literasi” di SDN Cantayan, Desa Cicantayan, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu, 22 Februari 2025. Kegiatan ini membahas literasi dan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam dunia pendidikan. Guru-Guru SDN Cantayan Belajar AI untuk Pembelajaran Agung Wibowo, Kaprodi Sistem Informasi Universitas BSI […]

  • Bulan Dzulhijjah: Bulan Suci Penuh Keutamaan dalam Islam

    Bulan Dzulhijjah: Bulan Suci Penuh Keutamaan dalam Islam

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Bulan Dzulhijjah, bulan ke-12 dalam kalender Hijriah, memiliki tempat istimewa dalam ajaran Islam. Bulan ini penuh dengan keutamaan dan momen-momen suci, seperti pelaksanaan ibadah haji, perayaan Idul Adha, serta hari-hari terbaik untuk memperbanyak amal saleh. Tak heran, Dzulhijjah disebut sebagai bulan penuh berkah dan rahmat. Makna Bulan Dzulhijjah dalam Islam Secara etimologis, kata […]

  • Peran Multipihak dalam Percepatan Pembangunan Berkelanjutan Sangat Penting

    Peran Multipihak dalam Percepatan Pembangunan Berkelanjutan Sangat Penting

    • calendar_month Sabtu, 10 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Jakarta— Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) merupakan komitmen global untuk dicapai pada tahun 2030. Pelaksanaan Pembangunan Berkelanjutan dilakukan dengan memberdayakan multi stakeholder dengan terintgerasi. Komitmen pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals, SDGs) dilakukan secara holistik dengan kondisi yang ada. Tujuan Pembangunan  Berkelanjutan (TPB) merupakan tanggung jawab bersama. “Peran Multipihak dalam percepatan Pembangunan Berkelanjutan sangat […]

expand_less