Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Anies Baswedan Jadi Pembicara Dialog Kebangsaan di IMN

Anies Baswedan Jadi Pembicara Dialog Kebangsaan di IMN

  • account_circle DDAMDOMM
  • calendar_month Rabu, 20 Sep 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz.com, Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, hadir sebagai pembicara dalam acara dialog kebangsaan yang digelar di Institut Madani Nusantara pada hari Rabu (20/09). Acara ini menjadi sorotan utama bagi mahasiswa dari berbagai kampus di Sukabumi yang hadir untuk mendengarkan pidato dan pandangan Anies Baswedan mengenai bangsa Indonesia.

Anis Rasyid Baswedan

Anies Rasyid Baswedan berpidato dalam acara dialog kebangsaan yang diselenggarakan oleh Institut Madani Nusantara

Dalam pidatonya, Anies berbicara tentang keunikan bangsa Indonesia yang berbeda dengan bangsa-bangsa lain. Anis mengatakan “Bangsa Indonesia ini memiliki keunikan dari pada bangsa-bangsa lain dari seluruh dunia. Apa yang menjadi unik? karena bangsa ini secara usia relatif muda dan nama Indonesia pun merupakan sebuah proses yang dilakukan secara sengaja”.

Anis juga menjelaskan mengapa menjadi Indonesia itu merupakan proses yang dilakukan secara sengaja. Ini karena pada jaman dahulu, ada anak-anak muda yang berkumpul dan mengatakan bahwa kami adalah Indonesia. Hal ini mengacu pada peristiwa Sumpah Pemuda pada tahun 1928.

“Menjadi satu bangsa, ditandai dengan menggunakan satu bahasa persatuan dan bahasa persatuan ini bukan bahasa yang bukam penggunanya terbanyak tapi yang penggunanya bisa membangun perasaan kesetaraan yaitu bahasa melayu kepulauan yang kemudian kita adopsi menjadi bahasa Indonesia” ujar Anies.

Anies bercerita tentang sejarah Jakarta, pada jaman dahulu pasar senen ketika tahun 1930an ada banyak kios-kios kursus bahasa Indonesia. Beliau juga berbicara seseorang bisa disebut orang indonesia jika dia bisa berbahasa Indonesia dan jika tidak maka dia tidak bisa disebut sebagai orang Indonesia. Setelah itu banyak orang berbondong-bondong ke Jakarta untuk belajar bahasa Indonesia.

Anies juga mengatakan dengan adanya bahasa Indonesia, para anggota parlemen seperti MPR, DPR tidak perlu menggunakan penerjemah untuk berkomunikasi. Tidak seperti negara-negera Uni Eropa yang perlu penerjemah ketika semuanya mengadakan rapat.

Baca Juga – Perjalanan Aktor Yahya Stew yang Dilarang Oleh Orang Tuanya

PMB Universitas BSI

  • Penulis: DDAMDOMM

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Istimewa! Pameran Karya Produk Kreativitas SMK Paramitha Jakarta dan SMK Paramitha 2 Jakarta Dorong Jiwa Wirausaha Siswa

    Istimewa! Pameran Karya Produk Kreativitas SMK Paramitha Jakarta dan SMK Paramitha 2 Jakarta Dorong Jiwa Wirausaha Siswa

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    SukabumiHitz, Jakarta – Pameran Karya Produk Kreativitas SMK Paramitha Jakarta sukses digelar pada Jumat (19/12), di Gedung SMK Paramitha, Komp. DDN  Jl. Raya Kalimalang No.68, RT.12/RW.8, Pondok Kelapa, Kec. Duren Sawit, Jakarta Timur. Kegiatan kolaboratif ini menampilkan hasil karya unggulan siswa dari jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) SMK Paramitha 1 dan Usaha Layanan Wisata (ULW) SMK […]

  • Pecat Patrick Kluivert

    PSSI Resmi Pecat Patrick Kluivert Usai Gagal Antar Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Rizky Akbar
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) memecat pelatih kepala Patrick Kluivert setelah gagal membawa Timnas Indonesia lolos ke babak selanjutnya Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Keputusan tersebut diumumkan Kamis (16/10) malam melalui laman resmi federasi. Dalam keterangan resminya, PSSI menyebutkan bahwa hasil evaluasi menyeluruh menjadi dasar keputusan ini. “Kami menghargai dedikasi dan kerja […]

  • lutung

    Kesetrum Kabel Tegangan Tinggi, Lutung Budeng di Sukabumi Tak Tertolong

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Di daerah Nyomplong Kota Sukabumi, seekor lutung budeng ditemukan dalam keadaan kritis usai tersengat kabel listrik bertegangan tinggi, pada Selasa (2/9). Tim pemadam kebakaran (Damkar) sudah berusaha memberikan pertolongan darurat, bahkan detak jantung hewan ini sempat kembali berdetak. Namun, nyawanya akhirnya tidak bisa diselamatkan karena luka bakar yang dialami terlalu serius. Kepala Bidang […]

  • cimory group

    BSI Career Center UBSI Gelar Campus Recruitment Bersama Cimory Group di Kampus Bogor

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Neng Merly
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – BSI Career Center Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar kegiatan Campus Recruitment bersama PT Microsentra Niagaboga (Cimory Group) pada Jumat, 23 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di UBSI Kampus Kota Bogor dan melibatkan 72 peserta yang terdiri dari alumni UBSI serta masyarakat umum, dengan latar belakang pendidikan Diploma 3 (D3) dan Sarjana (S1). […]

  • Cuma Ketawa Tapi Bikin Sehat: Kok Bisa?

    Cuma Ketawa Tapi Bikin Sehat: Kok Bisa?

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Tertawa sering dianggap sepele, padahal di balik senyuman dan gelak tawa tersembunyi manfaat besar bagi kesehatan. Lebih dari sekadar ekspresi bahagia, tertawa adalah reaksi alami tubuh yang mampu menurunkan stres, memperkuat sistem imun, bahkan meningkatkan kualitas hidup. Kok bisa? 1. Menurunkan Stres dan Kecemasan Ketika kita Tertawa, tubuh melepaskan hormon endorfin yang membuat […]

  • Rahasia Kuliah Nyaman dan Prospek Kerja Menjanjikan

    Rahasia Kuliah Nyaman dan Prospek Kerja Menjanjikan

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Ardila Khaylila
    • 0Komentar

    Sukabumihitz -Bagi siswa kelas 12, bulan-bulan ini adalah masa yang penuh debaran. Di satu sisi, ada semangat untuk segera mengenakan almamater kampus impian. Namun di sisi lain, ada diskusi panjang di meja makan bersama orang tua mengenai biaya kuliah yang kian meningkat dan ketatnya persaingan mencari kerja nantinya. Muncul sebuah pertanyaan besar: Adakah kampus yang […]

expand_less