Breaking News
light_mode
Beranda » Gaya Hidup » Menguak Misteri Seven Summits Indonesia: Gunung Bukit Raya

Menguak Misteri Seven Summits Indonesia: Gunung Bukit Raya

  • account_circle Redaksi Smi
  • calendar_month Minggu, 14 Jul 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Apa yang membuat para pendaki rela menghadapi risiko demi menaklukkan puncak-puncak tertinggi di Indonesia? Dari Gunung Kerinci yang legendaris, Gunung Bukit Raya hingga puncak eksotis Carstensz Pyramid, Seven Summits Indonesia menyimpan misteri dan keajaiban yang memikat para petualang. Setiap puncaknya bukan hanya ujian fisik, tetapi juga perjalanan menggugah jiwa yang penuh dengan keindahan dan tantangan. Siapkah Anda untuk mengungkap kisah-kisah luar biasa dari petualangan tak terlupakan ini?

Gunung Bukit Raya

Bukit Raya atau Gunung Raya adalah sebuah gunung yang terletak di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Gunung dengan ketinggian 2.278 mdpl ini merupakan gunung tertinggi di Pulau Kalimantan dan salah satu Seven Summits Indonesia.

Gunung Bukit Raya bisa terbilamg gunung yang masih perawan. Pasalnya, masih banyak hutan lebat di sepanjang jalur pendakian. Hal itulah yang membuat banyak kisah mistis yang menyelimuti gunung yang satu ini. Bahkan, masyarakat sekitar percaya bahwa Gunung ini ada banyak makhluk halus yang menghuni gunung tersebut hingga sekarang.

Ada mitos turun temurun yang mengatakan bahwa Gunung Bukit Raya masih ada harimau yang menghuni juga. Selain itu, penunggu dari Gunung ini sendiri terkenal tidak ramah pada setiap pendatang atau pendaki. Banyak sekali pantangan yang harus pendaki patuhi jika ingin selamat selama berkunjung.

Beberapa syarat saat mengunjung gunung ini bukan hanya untuk pengunjung saja, melainkan juga warga sekitar Gunung Bukit Raya. Saat mendaki, pengunjung harus benar – benar bertanggung jawab akan keselamatannya sendiri – sendiri. Bahkan mereka juga harus menghormati adat dan keyakinan setempat.

Ada dua syarat utama untuk mendaki Gunung Bukit Raya. Salah satunya rombongan pendaki harus maksimal berjumlah 7 orang dan wajib untuk mengurbankan seekor ayam. Jika lebih dari 7 maka kurbannya bisa berupa babi atau bahkan sapi. Selain itu, wajib menyediakan berbagai kebutuhan ritual. Kemudian pemangku adat atau juru kunci akan berkomunikasi secara gaib dengan harapan mendapatkan lampu hijau dari penunggu di gunung tersebut.

Syarat yang kedua, selama melakukan pendakian pengunjung dilarang untuk membakar ikan jenis saluang, menggoreng ikan kering atau jenis dendeng ikan lainnya. Biasanya kalua di langar maka akan terdengar suara auman harimau. Bahkan suara tersebut bisa membuat tanah Gunung ini bergetar.

Baca Juga: Menguak Misteri Seven Summits Indonesia: Gunung Binaiya

Penampakan Gunung Bukit Raya

Gunung Bukit Raya, gunung yang terletak di Kabupaten Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah. | Sumber : triptrus.com

Selain itu, masih banyak penghuni Gunung Bukit Raya yang mendiaminya. Sebut saja orang gaib, manusia perkasa dan masih banyak lagi. Bahkan menurut warga sekitar, mereka bisa bersembunyi dengan berlindung di balik sehelai daun.

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, Gunung Bukit Raya merupakan gunung yang masih perawan. Sehingga banyak sekali hal – hal misterius atau mitos yang masih beredar di masyarakat. Salah satunya adalah suku misterius yang menghuni Gunung ini. Banyak yang bilang, suku yang menghuni gunung ini sudah ada sejak ratusan tahun lalu.

Bahkan ada yang menganggapnya bahwa suku misterius di Gunung Bukit Raya tersebut bukanlah manusia, melainkan makhluk halus. Maka sebelum melakukan pendakian mereka selalu melakukan ritual untuk meminta berkat

Banyak pendaki yang tidak percaya akan hal tersebut. Namun banyak sekali bukti – bukti yang meyakini adanya suku misterius tersebut. Salah satunya adalah potongan kayu yang sebesar kelingking manusia yang sengaja direkatkan di batang pohon.

Selain itu, selama ritual selalu ada angin kencang yang menandakan akan hadirnya suku misterius tersebut. Bahkan seringkali ampenan atau tembakau jawa yang pendaki bawa hilang secara misterius. Padahal, ampenan tersebut terletak di dalam tas yang tekunci dengan rapat.

Keindahan panorama akan Gunung Bukit Raya memang menjadikan gunung ini salah satu seven summits Indonesia yang patut ditaklukan. Namun begitu, Gunung ini masih menyimpan misteri dan cerita mistis yang masih dipercaya oleh masyarakat sekitar.

Baca Juga: Menguak Misteri Seven Summits Indonesia: Gunung Latimojong

  • Penulis: Redaksi Smi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kongres Budaya Umat Islam Hasilkan 10 Poin ‘Deklarasi Muharram 1445 H’

    Kongres Budaya Umat Islam Hasilkan 10 Poin ‘Deklarasi Muharram 1445 H’

    • calendar_month Kamis, 27 Jul 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Jakarta — Kongres Budaya Umat Islam Indonesia yang digelar Lembaga Seni Budaya dan Peradaban Islam (LSBPI) Majelis Ulama Indonesia (MUI) ditutup secara resmi oleh Sekjen MUI Dr. Amirsyah Tambunan pada Rabu sore, 26 Juli 2023. Kegiatan tersebutr diadakan sejak pagi hari di TMII Jakarta. Sebelum penutupan, panitia menghadirkan seniman sekaligus Raja Dangdut yang dikenal […]

  • Pelatihan Vokasi di Kota Sukabumi: Upaya Pemerintah Dukung Wirausaha Generasi Muda

    Pelatihan Vokasi di Kota Sukabumi: Upaya Pemerintah Dukung Wirausaha Generasi Muda

    • calendar_month Rabu, 13 Des 2023
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Pemerintah Kota Sukabumi terus mendorong pertumbuhan wirausaha baru melalui Pelatihan Vokasi. Salah satunya dengan adanya pelatihan vokasi kelas barista di Rumah Kreatif Milenial, pada Selasa (12/12), yang resmi dibuka oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji. Acara tersebut menghadirkan Diana Rahesti, Ketua TP PKK Kota Sukabumi, serta 50 pemuda yang aktif mengikuti […]

  • Pengalaman Guru Korea di Podcast SD Bina Insani

    Pengalaman Guru Korea di Podcast SD Bina Insani

    • calendar_month Kamis, 8 Feb 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Bogor–  Podcast SD Bina Insani, Bogor, diisi dengan sharing session, Pengalaman Guru Korea selama mengajar dan tinggal di Indonesia, Kamis (1/2/2024). Adapun guru Korea yang hadir berjumlah 3 orang. Yakni,  Mr. Changkeun Lee (Jeolla Elementary School), Mr. Shin Yosep (Jakarta International Korean School) dan Ms. Hyunkyung Oh (Korean National University of Education). Kegiatan diawali […]

  • LLDIKTI IV dan Pemda Sumedang Menggelar Kegiatan Monev Mahasiswa KKN Tematik

    LLDIKTI IV dan Pemda Sumedang Menggelar Kegiatan Monev Mahasiswa KKN Tematik

    • calendar_month Sabtu, 20 Apr 2024
    • account_circle Dewin
    • 0Komentar

    SukabumiHitz.com – LLDKITI Wilayah IV dan Pemerintah Kabupaten Sumedang Menggelar Kegiatan Monitoring dan Evaluasi pada Kegiatan Perguruan Tinggi Mandiri Gotong-royong Membangun Desa, yang berlokasi dikantor Kecamatan Jatinangor,  pada 29 April 2024 . Pada kegiatan Monev tersebut turut hadir Perwakilan dari LLDIKTI IV  Miftah Achmanda dan  Yosa Jessica Nabila, Rektor Universitas Pakuan Prof. Dr. rer. Pol. […]

  • Dihadiri Ribuan Jamaah, Tabligh Akbar di Sukabumi Datangkan Ustad Adi Hidayat

    Dihadiri Ribuan Jamaah, Tabligh Akbar di Sukabumi Datangkan Ustad Adi Hidayat

    • calendar_month Selasa, 7 Feb 2023
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumi–Ribuan umat Islam memadati Masjid Agung Kota Sukabumi untuk menghadiri tabligh akbar yang memperkenalkan penceramah terkenal, Ustad Adi Hidayat, pada 5 Februari 2023. Tabligh akbar yang diawali selepas salat isya, diadakan oleh DKM Masjid Agung bekerja sama dengan Baznas serta Pemerintah Kota Sukabumi. Wali Kota, Achmad Fahmi, yang muncul beserta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Wilayah( […]

  • Perluasan Basis Pajak di Era Digital: Membangun Ketahanan Fiskal Melalui Kepercayaan Masyarakat

    Perluasan Basis Pajak di Era Digital: Membangun Ketahanan Fiskal Melalui Kepercayaan Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Salsabila Adzani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com – Ketidakpastian ekonomi global terus menghadirkan tantangan bagi banyak negara, termasuk Indonesia. Perubahan geopolitik, perlambatan ekonomi dunia, serta perkembangan teknologi digital yang berlangsung sangat cepat menuntut pemerintah untuk menjaga ketahanan fiskal secara berkelanjutan. Dengan kondisi tersebut, pajak tetap menjadi sumber penerimaan utama yang menopang pembangunan nasional, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga berbagai […]

expand_less