Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Festival Budaya Anak Pesisir Series 4 Jadi Ruang Kreativitas Generasi Muda

Festival Budaya Anak Pesisir Series 4 Jadi Ruang Kreativitas Generasi Muda

  • account_circle Ardila Khaylila
  • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz.com, Purwasedar – Festival Budaya Anak Pesisir Series 4 berlangsung di Saung Alam Buruan Ajar Indonesia, Desa Purwasedar, pada Minggu (9/8). Kegiatan ini menjadi ruang bagi anak-anak pesisir untuk mengenal budaya dan mengembangkan kreativitas. Selain itu, kegiatan tersebut mendorong rasa percaya diri melalui berbagai aktivitas seni dan budaya.

Acara tersebut turut menghadirkan Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Pak Ridho, dan Kepala Desa Purwasedar, Pak Defi Susandi. Dalam kesempatan itu, Pak Ridho menyampaikan pentingnya menjaga lingkungan dan kekayaan budaya. Sementara itu, Pak Defi memberikan sambutan sekaligus membuka Festival Budaya Anak Pesisir Series 4 secara resmi.

Festival Budaya Membentuk Karakter Anak Pesisir

Festival Budaya Anak Pesisir Series 4 menjadi ruang bagi anak-anak untuk menampilkan kreativitas dan mengenal kekayaan budaya di Desa Purwasedar | Doc: Istimewa

Dalam sambutannya, Pak Ridho menyampaikan bahwa anak-anak pesisir memiliki kekayaan yang luar biasa. Mereka tumbuh bersama alam, laut, tradisi, permainan rakyat, seni, cerita masyarakat, dan kearifan lokal.

“Kita harus memiliki kepedulian terhadap lingkungan, kecintaan terhadap budaya, karakter, kreativitas, serta rasa percaya diri anak-anak kita. Anak-anak pesisir memiliki kekayaan yang sangat luar biasa,” ujar Pak Ridho.

Selain itu, ia berharap Saung Alam Buruan Ajar Indonesia dapat terus menjadi ruang belajar yang menyenangkan bagi anak-anak. Menurutnya, proses belajar tidak hanya berasal dari buku. Anak-anak juga dapat belajar dari alam, budaya, masyarakat, dan pengalaman.

Selanjutnya, Pak Ridho memberikan pesan kepada anak-anak yang tampil. Ia meminta mereka agar tidak takut bermimpi dan berani menunjukkan kemampuan.

“Anak-anak harus berani bermimpi dan berani tampil. Jangan malu untuk mencintai budaya sendiri. Apa yang kalian lakukan hari ini mungkin terlihat kecil, tetapi jangan pernah menganggapnya tidak berarti,” pesannya.

Dukungan Pemerintah untuk Budaya Anak Pesisir

Sementara itu, Pak Defi memberikan apresiasi atas terselenggaranya Festival Budaya Anak Pesisir yang telah memasuki series ke-4. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Pak Ridho dan seluruh pihak yang konsisten menjaga keberlangsungan kegiatan tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan Festival Budaya Anak yang ke-4 ini. Meskipun orang silih berganti datang dan pergi, pemerintah desa akan selalu hadir untuk membersamai kegiatan positif seperti ini,” ujar Pak Defi.

Selain memberikan apresiasi, ia berharap festival dapat menjadi wadah bagi anak-anak untuk menyalurkan bakat dan kreativitas. Menurutnya, kegiatan kebudayaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Terlebih, generasi muda menghadapi berbagai tantangan zaman.

Festival Resmi Dibuka

Setelah menyampaikan sambutan, Pak Defi membuka Festival Budaya Anak Pesisir Series 4 secara resmi dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim. Pembukaan tersebut menandai dimulainya seluruh rangkaian kegiatan festival.

Penampilan seni budaya turut memeriahkan Festival Budaya Anak Pesisir Series 4 di Desa Purwasedar dengan melibatkan anak-anak dan masyarakat | Doc: Istimewa

Melalui kegiatan ini, masyarakat berharap budaya, alam, dan kreativitas anak-anak terus mendapat ruang untuk berkembang. Dengan demikian, festival menjadi momentum untuk membangun generasi yang berkarakter dan kreatif. Anak-anak juga diharapkan semakin mencintai budaya serta peduli terhadap lingkungan dan daerahnya.

BSI Explore 2026 Dukung Kegiatan Budaya di Desa Purwasedar

Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Sukabumi turut hadir dalam berbagai aktivitas masyarakat melalui program BSI Explore 2026 di Desa Purwasedar. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa dapat mengenal kehidupan masyarakat dan potensi daerah secara lebih dekat. Mereka juga ikut melihat berbagai kegiatan sosial dan budaya yang berkembang di lingkungan desa.

Program BSI Explore 2026 mengusung tema “Inspirasi Membangun Negeri”. Sebanyak 30 mahasiswa menjalankan kegiatan di lima desa di Kecamatan Ciracap. Kelima desa tersebut meliputi Desa Purwasedar, Desa Gunung Batu, Desa Ujung Genteng, Desa Cikangkung, dan Desa Pangumbahan.

Melalui program tersebut, mahasiswa tidak hanya belajar berinteraksi dengan masyarakat. Mereka juga ikut mendukung berbagai aktivitas di bidang sosial, pendidikan, budaya, dan kesehatan. Selain itu, mahasiswa turut mengenal potensi lingkungan di sekitar desa.

  • Penulis: Ardila Khaylila
  • Editor: Siti Hasna Wulandari

Rekomendasi Untuk Anda

  • State Management

    Tips Mengatur State Management pada Aplikasi Web Modern

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Shinta Septi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Dalam pengembangan aplikasi web modern, state management menjadi salah satu aspek krusial yang menentukan performa dan kualitas pengalaman pengguna. State merujuk pada data yang menentukan bagaimana aplikasi menampilkan konten, seperti status login pengguna, isi keranjang belanja, atau preferensi tampilan. Mengelola state dengan baik memastikan aplikasi tetap responsif, konsisten, dan memudahkan dalam pengembangan aplikasi. Pahami […]

  • Rektor

    Strategi Pendidikan yang Inovatif, Peran Wahyudi dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    • calendar_month Selasa, 25 Jun 2024
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Jakarta – Prof. Dr. Ir. Mochamad Wahyudi, sosok di balik transformasi besar Universitas BSI. Ia memiliki keyakinan kuat bahwa inovasi adalah kunci utama untuk bertahan dan berkembang dalam dunia pendidikan tinggi yang kompetitif. Sebagai seorang Guru Besar Bidang Ilmu Komputer dan pemimpin yang visioner, Wahyudi telah berhasil membawa kampus ini mencapai prestasi yang […]

  • Restrukturisasi OpenAI

    OpenAI Satukan Model Behavior dan Post-Training lewat Restrukturisasi

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Shinta Septi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – OpenAI resmi mengumumkan restrukturisasi dengan menggabungkan tim Model Behavior ke dalam tim Post Training. Tim Model Behavior yang terdiri dari sekitar 14 peneliti ini sebelumnya berperan penting dalam menentukan cara model AI berinteraksi dengan manusia. Kini, mereka akan berada di bawah kepemimpinan Max Schwarzer selaku kepala Post Training. Joanne Jang, pendiri sekaligus pemimpin […]

  • Peran Teknologi dalam Pembelajaran: Memudahkan atau Menantang?

    Peran Teknologi dalam Pembelajaran: Memudahkan atau Menantang?

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Kemajuan teknologi telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk di dunia pendidikan. Transformasi digital telah memperkenalkan berbagai inovasi yang mempermudah proses pembelajaran, namun di sisi lain, teknologi juga menghadirkan tantangan bagi pendidik dan peserta didik. Oleh karena itu, penting untuk memahami sejauh mana teknologi memberikan kemudahan atau justru menjadi hambatan dalam […]

  • Tempat Wisata Gunung Wayang

    Tempat Wisata di Kabupaten Sukabumi yang Wajib Kamu Kunjungi

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Bagi kamu yang sedang mencari tempat wisata untuk nongkrong, mengerjakan tugas bareng teman, berdiskusi, ngumpul bersama keluarga atau pasangan, Kabupaten Sukabumi punya banyak destinasi yang bisa jadi pilihan. Salah satunya adalah Agrowisata Gunung Wayang, yang baru-baru ini menjadi perbincangan hangat di kalangan wisatawan. Simak informasi lengkapnya di bawah ini! Wisata Gunung Wayang: Destinasi […]

  • Teknologi Pendidikan

    Peran EdTech untuk Mengurangi Kesenjangan Pendidikan di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Anisa Azskia
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Kesenjangan pendidikan masih menjadi persoalan besar untuk Indonesia, terutama antara wilayah perkotaan serta kawasan 3T (tertinggal, terdepan, terluar). Banyak siswa dari daerah terpencil kesulitan memperoleh guru berkualitas, fasilitas memadai, serta sumber belajar lengkap. Dalam kondisi seperti itu, teknologi pendidikan atau EdTech muncul sebagai solusi yang mampu memperkecil ketimpangan kesempatan belajar. Akses Belajar Tanpa […]

expand_less