Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Ja’e Tutup Festival Budaya Anak Pesisir, Cerita Budaya Jawa di Tengah Masyarakat Sunda Purwasedar

Ja’e Tutup Festival Budaya Anak Pesisir, Cerita Budaya Jawa di Tengah Masyarakat Sunda Purwasedar

  • account_circle Ardila Khaylila
  • calendar_month 28 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz.com, Purwasedar – Perpaduan budaya Jawa dan Sunda menjadi warna dalam puncak Festival Budaya Anak Pesisir Series 4 yang berlangsung melalui kegiatan Ja’e pada Minggu, 9 Agustus 2026. Ja’e yang merupakan singkatan dari Jawa Edan, menjadi penutup festival sekaligus mengangkat cerita tentang masyarakat pesisir Purwasedar yang memiliki akar budaya Jawa di tengah lingkungan Sunda.

Kegiatan ini tidak sekadar menghadirkan hiburan bagi masyarakat. Ja’e juga menjadi ruang untuk mengenalkan kembali budaya yang tumbuh dan berkembang di pesisir Sukabumi. Melalui kegiatan tersebut, warisan budaya Jawa yang hidup berdampingan dengan budaya Sunda kembali diperkenalkan sebagai bagian dari keberagaman masyarakat Purwasedar.

Kisah di Balik Budaya Ja’e

Menurut cerita masyarakat setempat, keberadaan masyarakat Jawa di wilayah tersebut bermula pada masa kolonial Belanda. Saat itu, sejumlah orang dari Jawa Tengah mendapat tawaran pekerjaan dari pihak Belanda. Namun, pihak Belanda justru membawa mereka berlayar tanpa memberi tahu tujuan sebenarnya.

Setelah sampai di wilayah Sukabumi, mereka kemudian bekerja dan menetap. Seiring waktu, sebagian dari mereka memilih untuk tidak kembali ke daerah asal. Mereka lalu membangun permukiman dan membentuk kehidupan baru bersama masyarakat sekitar.

Kisah tersebut menjadi salah satu bagian dari cerita turun-temurun mengenai asal-usul masyarakat Jawa di wilayah pesisir Purwasedar. Karena itu, Ja’e tidak hanya menampilkan kesenian, tetapi juga mencerminkan pertemuan budaya Jawa dan Sunda yang telah berkembang sejak lama.

Ja’e, Puncak Festival Budaya Anak Pesisir

Ja’e atau Jawa Edan menjadi identitas tersendiri pada acara puncak Festival Budaya Anak Pesisir Series 4. Kegiatan ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal kembali budaya Jawa yang tumbuh dan berkembang di tengah lingkungan pesisir Sukabumi.

Pertunjukan kuda lumping dalam rangkaian Ja’e di Purwasedar, Minggu (9/8/2026)| Doc.Istimewa

Festival ini juga memberi kesempatan bagi generasi muda untuk mengenal berbagai bentuk seni dan tradisi. Melalui Ja’e, masyarakat dapat melihat bagaimana budaya dari daerah asal para leluhur tetap bertahan dan berpadu dengan budaya setempat.

Selain membawa nilai budaya, kegiatan tersebut turut menghadirkan hiburan bagi masyarakat. Anak-anak, generasi muda, dan warga dapat berkumpul serta menikmati berbagai rangkaian kesenian dalam suasana penuh kebersamaan.

Menjaga Warisan Budaya Pesisir

Puncak Festival Budaya Anak Pesisir Series 4 melalui Ja’e menjadi momentum untuk mengenalkan kembali kekayaan budaya yang tumbuh di pesisir Purwasedar. Perjalanan masyarakat Jawa yang hidup berdampingan dengan masyarakat Sunda turut membentuk identitas budaya yang berkembang di wilayah tersebut.

Cerita tentang asal-usul masyarakat, kesenian, serta tradisi yang masih bertahan menjadi warisan yang penting untuk dikenalkan kepada generasi berikutnya. Upaya tersebut dapat menjaga agar keberagaman budaya masyarakat pesisir tetap dikenal di tengah perubahan zaman.

Festival Budaya Anak Pesisir Series 4 pun tidak berhenti sebagai kegiatan hiburan. Melalui Ja’e, masyarakat kembali menghidupkan cerita budaya, memperkenalkan tradisi kepada generasi muda, sekaligus mempererat kebersamaan warga Purwasedar.

  • Penulis: Ardila Khaylila
  • Editor: Lusi Mardiana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jumbo

    Jumbo Mendunia! Don dan Kawan-Kawan Siap Lanjutkan Petualangan Ke 40 Negara

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle LIL
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Ada kabar keren dari industri film Indonesia! Jumbo, film animasi lokal yang super sukses, sekarang siap berkelana ke 40 negara di seluruh dunia. Sejak menjadi film Indonesia terlaris pada Juni 2025, film ini terus mencuri perhatian global. Sebelumnya, kreator Jumbo, Ryan Adriandhy, sempat menyebut filmnya akan tayang di 17 negara. Tapi sekarang, jumlahnya […]

  • Rizki Juniansyah: Perjalanan Menuju Emas Olimpiade 2024

    Rizki Juniansyah: Perjalanan Menuju Emas Olimpiade 2024

    • calendar_month Jumat, 9 Agt 2024
    • account_circle Nana
    • 0Komentar

    Profil Rizki Juniansyah Sukabumihitz – Rizki Juniansyah, lahir di Serang pada 17 Juni 2003, kini berusia 21 tahun. Ia adalah putra dari Muhammad Yasin, mantan atlet angkat besi Indonesia yang berkompetisi di SEA Games pada era 1983 hingga 1993. Ibunya, Yeni Rohaeni, juga merupakan atlet angkat besi dari Provinsi Banten. Sejak kecil, sang ayah selalu […]

  • SMAN 1 Cisaat Terima Beasiswa LKBB BSI Flash 2023 Sukabumi

    SMAN 1 Cisaat Terima Beasiswa LKBB BSI Flash 2023 Sukabumi

    • calendar_month Senin, 2 Okt 2023
    • account_circle Dewin
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com – Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB) BSI Flash 2023. Yang telah sukses berlangsung pada Minggu (10/09) yang lalu, melahirkan berbagai ketegori juara. Mulai dari kategori Utama,  Madya, Bina, Mula, Purwa, Caraka, Potensial, Perintis, berikut dengan juara harapan masing-masing kategorinya. SMAN 1 Cisaat yang mengirimkan 2 peleton, berhasil memboyong 3 kategori juara. Yakni, Juara Utama […]

  • Buah Bit: Rahasia Energi, Otak Tajam, dan Jantung Sehat dalam Satu Umbi

    Buah Bit: Rahasia Energi, Otak Tajam, dan Jantung Sehat dalam Satu Umbi

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Buah bit dikenal luas sebagai salah satu sumber pangan alami yang kaya nutrisi dan memiliki segudang manfaat kesehatan. Tanaman berwarna merah keunguan ini berasal dari keluarga Amaranthaceae-Chenopodiaceae, satu rumpun dengan sayuran berakar seperti lobak. Teksturnya lembut, rasanya manis dengan sedikit aroma tanah, dan sering diolah menjadi jus atau hidangan sehat. Mengutip dari halodoc, […]

  • Demo Gen Z di Nepal: 19 Orang Tewas, Pemerintah Cabut Larangan Media Sosial

    Demo Gen Z di Nepal: 19 Orang Tewas, Pemerintah Cabut Larangan Media Sosial

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Rizky Akbar
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Ribuan anak muda turun ke jalan di berbagai kota Nepal setelah pemerintah memblokir lebih dari 20 platform media sosial, termasuk Facebook, Instagram, WhatsApp, dan YouTube. Mereka menuntut pencabutan larangan tersebut sekaligus menekan pemerintah agar segera memberantas korupsi. Bentrokan Menelan Korban Jiwa Ketegangan meningkat ketika massa mencoba masuk ke kompleks parlemen di Kathmandu. Polisi […]

  • Langkah Nyata Transformasi Digital Sektor Publik oleh Kampus Digital Bisnis UNM | Doc. Istimewa

    Transformasi Digital Layanan Kendaraan, UNM Beri Aplikasi ke BPLJSKB

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Anita Rahmawati
    • 0Komentar

    Sukabumihitz  – Sebagai wujud nyata komitmen terhadap transformasi digital sektor publik, Universitas Nusa Mandiri (UNM) yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis menghibahkan sebuah aplikasi inovatif kepada Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) Bekasi. Aplikasi berbasis web ini berkembang melalui sinergi antara dosen dan mahasiswa Program Studi Sistem Informasi untuk memonitor antrian dan […]

expand_less