Sukabumihitz – Istilah seperti NPD, self love, percaya diri, hingga pick me semakin sering muncul di media sosial. Banyak pengguna internet memakai istilah tersebut saat membahas hubungan pertemanan, percintaan, maupun kepribadian seseorang. Namun, sebagian orang masih keliru memahami arti sebenarnya dari istilah-istilah tersebut.
Karena itu, pemahaman mengenai istilah psikologi menjadi penting agar masyarakat tidak mudah memberi label kepada orang lain. Selain membantu memahami perilaku seseorang, pengetahuan tersebut juga dapat mencegah kesalahpahaman dalam komunikasi sehari-hari.
Baca Juga: Fenomena Toxic Productivity di Kalangan Anak Muda dan Cara Mengatasinya
Memahami Arti NPD dan Percaya Diri

NPD atau Narcissistic Personality Disorder merupakan gangguan kepribadian yang membuat seseorang memiliki rasa ingin dipuji secara berlebihan, kurang empati, dan merasa paling unggul. Dalam dunia psikologi, kondisi ini termasuk gangguan mental yang memerlukan penanganan profesional. Karena itu, masyarakat tidak boleh memakai istilah NPD secara sembarangan hanya untuk menyebut orang yang percaya diri.
Sementara itu, percaya diri atau pede berarti kemampuan seseorang untuk yakin terhadap kemampuan diri sendiri tanpa merendahkan orang lain. Sikap tersebut justru membantu seseorang membangun komunikasi yang sehat, meningkatkan kualitas diri, dan mendukung perkembangan pendidikan maupun karier.
Self Love dan Fenomena Pick Me
Selain percaya diri, istilah self love juga populer di media sosial. Self love berarti kemampuan menerima dan menghargai diri sendiri dengan tetap menjaga kesehatan mental. Konsep ini juga berkaitan dengan memahami batas kemampuan diri tanpa bergantung pada validasi orang lain.
Namun, sebagian orang masih menganggap self love sama dengan sikap egois. Padahal, keduanya memiliki arti yang berbeda. Self love membantu seseorang menjaga keseimbangan emosional, sedangkan egois cenderung mengutamakan kepentingan pribadi tanpa memikirkan orang lain.
Istilah pick me juga semakin sering muncul dalam percakapan generasi muda. Sebutan tersebut biasanya mengarah kepada seseorang yang mencari perhatian dengan menjatuhkan orang lain agar terlihat lebih menarik. Fenomena tersebut banyak muncul di media sosial dan sering memicu perdebatan di kalangan warganet.
Baca Juga: Flexing Jadi Tren Baru Generasi Muda di Media Sosial
Pentingnya Literasi Kesehatan Mental

Psikolog menyarankan masyarakat agar lebih bijak memakai istilah psikologi yang sedang tren di internet. Selain itu, penggunaan label secara sembarangan juga dapat memicu kesalahpahaman dan memengaruhi kesehatan mental seseorang.
Memahami perbedaan NPD, pede, self love, dan pick me dapat membantu masyarakat membangun komunikasi yang lebih sehat. Karena itu, literasi kesehatan mental menjadi hal penting agar masyarakat tidak mudah terjebak stigma maupun penilaian yang keliru.














