UMKM Rasakan Dampak Positif Soekaboemi Tempo Doeloe 2026
- account_circle Salsabila Adzani
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

UMKM Rasakan Dampak Positif Soekaboemi Tempo Doeloe 2026 | Sumber: Dok. Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumihitz.com, Sukabumi – Festival Soekaboemi Tempo Doeloe 2026 berlangsung selama tiga hari, 3–5 Juli 2026, di Wisma Wisnu Wardhani, Secret Village, Jalan Bhayangkara No. 219, Kota Sukabumi. Festival bertema pelestarian budaya ini menghadirkan pertunjukan seni, bazar UMKM, kuliner tradisional, permainan rakyat, hingga pameran bernuansa Sukabumi tempo dulu.
Festival tersebut menarik ribuan pengunjung. Kehadiran mereka juga memberi manfaat bagi para pelaku usaha lokal yang ikut berpartisipasi. Stand Kopi Merdeka menjadi salah satu UMKM yang merasakan peningkatan penjualan selama festival berlangsung.
Fahriza Hanafi Al Ghifari, penjaga Stand Kopi Merdeka, mengatakan festival ini menjadi wadah untuk memperkenalkan budaya Sunda kepada masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut juga membantu UMKM menjangkau lebih banyak konsumen.
Stand Kopi Merdeka Kenalkan Budaya Sunda

Pelaku UMKM Antusias Ikuti Soekaboemi Tempo Doeloe 2026 | Sumber: Dok. Istimewa
Fahriza menilai Soekaboemi Tempo Doeloe bukan sekadar ajang hiburan. Festival ini juga menghadirkan berbagai nilai budaya yang menarik perhatian semua kalangan, termasuk generasi muda.
Ia melihat antusiasme masyarakat terhadap pertunjukan budaya, permainan tradisional, dan suasana tempo dulu sangat tinggi. Kondisi tersebut mendorong masyarakat kembali mencintai budaya Sunda. Festival ini juga memberi kesempatan kepada pengunjung untuk mengenal warisan budaya melalui pengalaman secara langsung.
Penjualan Produk Ikut Meningkat
Selain memperkenalkan budaya, festival ini juga membantu meningkatkan penjualan produk di Stand Kopi Merdeka. Arus pengunjung yang terus berdatangan membuat transaksi di stan tersebut meningkat sepanjang acara.
Stand Kopi Merdeka menawarkan berbagai pilihan kopi sasetan, seperti Kapal Api, Liong Bulan, dan beberapa merek lainnya. Banyak pengunjung membeli produk tersebut setelah mengunjungi area bazar UMKM.
Pelaku UMKM Apresiasi Festival

Soekaboemi Tempo Doeloe 2026 Buka Peluang bagi UMKM | Sumber: Dok. Istimewa
Fahriza mengapresiasi penyelenggaraan Soekaboemi Tempo Doeloe 2026 karena mampu memadukan pelestarian budaya dengan pemberdayaan UMKM lokal. Menurutnya, festival seperti ini layak hadir secara rutin karena mampu menggerakkan perekonomian masyarakat sekaligus mengenalkan budaya daerah kepada generasi muda.
“Acara ini bagus karena bisa memperkenalkan budaya Sunda kepada masyarakat. Anak-anak muda juga jadi lebih mengenal budaya daerahnya. Dari sisi usaha tentu kami bersyukur, karena semakin banyak pengunjung, semakin banyak juga yang membeli produk kami. Pokoknya acaranya mantap,” ujar Fahriza Hanafi Al Ghifari.
Melalui Soekaboemi Tempo Doeloe, pelaku usaha berharap semakin banyak masyarakat mengunjungi festival sekaligus membeli produk UMKM lokal. Kolaborasi antara pelestarian budaya dan pemberdayaan UMKM mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Sukabumi.
- Penulis: Salsabila Adzani
- Editor: Ardila Khaylila
