Breaking News
light_mode
Beranda » Gaya Hidup » Flexing Jadi Tren Baru Generasi Muda di Media Sosial

Flexing Jadi Tren Baru Generasi Muda di Media Sosial

  • account_circle Ardila Khaylila
  • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz Media sosial kini tidak hanya menjadi tempat berbagi aktivitas sehari-hari, tetapi juga berubah menjadi ruang untuk menunjukkan gaya hidup. Banyak pengguna mengunggah foto liburan mewah, barang bermerek, kendaraan mahal, hingga gaya hidup eksklusif demi menarik perhatian publik. Fenomena ini populer dengan istilah flexing.

Tren flexing semakin populer di kalangan generasi muda karena media sosial menghadirkan budaya validasi. Jumlah likes, komentar, dan followers sering kali memengaruhi rasa percaya diri seseorang. Tidak sedikit anak muda berlomba tampil sempurna agar mendapat pengakuan dari lingkungan digital mereka.

Baca Juga: Budaya Literasi Bantu Tingkatkan Kualitas Belajar Siswa

Flexing Mendorong Gaya Hidup Konsumtif

Media Sosial dan Tren Flexing Generasi Muda | Sumber: Pinterest

Konten pamer kemewahan secara perlahan memengaruhi pola pikir generasi muda. Banyak orang mulai membeli barang bukan karena kebutuhan, melainkan demi mengikuti tren dan menjaga citra di media sosial. Kondisi ini mendorong gaya hidup konsumtif yang sulit terkontrol.

Sebagian anak muda bahkan rela menghabiskan tabungan atau menggunakan layanan paylater hanya untuk terlihat “setara” dengan orang lain di internet. Survei Populix pada 2025 menunjukkan bahwa penggunaan layanan paylater di kalangan usia muda terus meningkat seiring tingginya aktivitas belanja online dan pengaruh tren digital.

Selain masalah keuangan, flexing juga memicu tekanan sosial. Banyak pengguna media sosial merasa tertinggal ketika melihat kehidupan orang lain yang tampak lebih sukses dan mewah. Perasaan tersebut sering memunculkan insecure, cemas, hingga takut ketinggalan tren atau fear of missing out (FOMO).

Kehidupan Digital Tidak Selalu Sama dengan Realita

Tidak semua yang tampil di media sosial mencerminkan kondisi sebenarnya. Banyak kreator konten hanya memperlihatkan sisi terbaik hidup mereka dan menyembunyikan proses maupun kesulitan yang mereka alami. Namun, sebagian pengguna justru menjadikan konten tersebut sebagai standar kehidupan ideal.

Psikolog klinis sering mengingatkan bahwa penggunaan media sosial secara berlebihan dapat memengaruhi kesehatan mental, terutama jika seseorang terus membandingkan dirinya dengan orang lain. Karena itu, generasi muda perlu memahami bahwa nilai diri tidak bergantung pada kemewahan, popularitas, atau pengakuan di internet.

Baca Juga: Self Motivation Jadi Kunci di Tengah Tekanan Tanpa Support System

Bijak Menggunakan Media Sosial

Tren Flexing Ramai di Kalangan Generasi Muda | Sumber: Pinterest

Generasi muda tetap bisa menikmati media sosial tanpa terjebak budaya flexing. Pengguna perlu lebih kritis saat melihat konten digital dan fokus pada kebutuhan nyata, bukan sekadar pencitraan. Selain itu, membangun rasa percaya diri dan kemampuan mengatur keuangan juga menjadi langkah penting agar tidak mudah terbawa tekanan sosial.

Media sosial seharusnya menjadi ruang untuk berkembang, berbagi inspirasi, dan membangun koneksi positif, bukan tempat berlomba menunjukkan siapa yang paling mewah.

  • Penulis: Ardila Khaylila

Rekomendasi Untuk Anda

  • M

    Richo Akbar: Kisah Sukses Mahasiswa yang Genggam Medali di PON XXI

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Jakarta – Richo Akbar, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bina Sarana Informatika (BSI) Kampus Pemuda, berhasil membawa pulang medali perunggu dalam cabang olahraga squash pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang berlangsung di Sumatera Utara dan Aceh, pada 9-20 September 2024. Pencapaian ini menjadi kebanggaan tidak hanya bagi Richo, tetapi juga […]

  • Program Magister Ilmu Komputer

    Program Magister Ilmu Komputer UNM: Terobosan untuk Profesional TI Berkualitas

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Jakarta, Di tengah laju perkembangan teknologi yang kian pesat dan kebutuhan industri akan talenta digital yang mumpuni, Universitas Nusa Mandiri (UNM) memperkenalkan bertajuk “Kampus Digital Bisnis”. Program ini dirancang khusus bagi profesional TI yang ingin meningkatkan kompetensi serta memperluas peluang karier di era digital yang kompetitif. Berbeda dengan program S2 tradisional, Program Magister […]

  • Pelatihan Pemanfaatan Digital Marketing Untuk Promosi Pariwisata di Desa Sukamanis

    Pelatihan Pemanfaatan Digital Marketing Untuk Promosi Pariwisata di Desa Sukamanis

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Rizky Akbar
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kota Sukabumi terus memperkuat komitmennya dalam pengembangan desa. Pada (2/11/2025), UBSI menggelar pelatihan digital marketing di Aula Desa Sukamanis. Kegiatan ini menghadirkan perangkat desa, ketua RT/RW, Karang Taruna, pelaku UMKM, dan warga yang ingin memajukan pariwisata lokal. Sejak awal kegiatan, Sekretaris Desa Sukamanis, Nunung Siti Sulasmi, menunjukkan […]

  • Mengubah Hobi Menjadi Bisnis Bersama BSI Entrepreneur Center (BEC)

    Mengubah Hobi Menjadi Bisnis Bersama BSI Entrepreneur Center (BEC)

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2024
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    –Sukabumihitz- Banyak mahasiswa memiliki hobi atau kegiatan sampingan yang mereka lakukan di waktu luang. Namun, tidak banyak yang menyadari bahwa hobi tersebut sebenarnya bisa dijadikan peluang bisnis. Memulai bisnis dari hobi adalah salah satu cara paling efektif bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan kewirausahaan, karena mereka sudah memiliki dasar kecintaan dan minat yang kuat pada aktivitas […]

  • jakarta

    Pramono Anung Pasang Target: Jakarta Harus Juara Umum Ajang Olahraga Nasional

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Anisa Azskia
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan target besar bagi kontingen Ibu Kota, yakni meraih juara umum pada berbagai ajang olahraga nasional. Salah satunya Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun 2028 yang berlangsung Nusa Tenggara Barat serta Nusa Tenggara Timur. “Pesan saya sederhana, juara umum. Saya tidak minta apa-apa selain itu. Termasuk nanti saat […]

  • timnas

    Timnas Indonesia Mulai TC 1 September, Diaspora Siap Perkuat Skuad

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Neng Merly
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Timnas Indonesia akan memulai pemusatan latihan (training camp/TC) pada 1 September 2025 di Surabaya untuk menghadapi agenda FIFA Matchday. TC ini menjadi bagian penting dalam persiapan Skuad Garuda sebelum menjalani dua laga internasional resmi FIFA. PSSI Siapkan Tambahan Pemain Diaspora Shin Tae-yong menyiapkan skuad dengan tambahan tenaga baru dari diaspora. Dua pemain luar […]

expand_less