BeritaPendidikan

Capek Liat Konten yang “Fotokopi” Semua? Hindari Latah Sosial, Saatnya Punya Vibe Sendiri!

12
×

Capek Liat Konten yang “Fotokopi” Semua? Hindari Latah Sosial, Saatnya Punya Vibe Sendiri!

Sebarkan artikel ini
Latah Sosial
Sumber: Freepik

Sukabumihitz – Ngomong soal fenomena latah sosial, pernah nggak sih kamu ngerasa dejavu pas lagi asyik scrolling di medsos? Buka TikTok, lagunya itu lagi. Pindah ke Reels, transisinya sama. Masuk ke Explore, bahasannya cuma muter-muter di situ aja. Kadang rasanya kayak kita lagi nonton satu video yang sama tapi diulang-ulang oleh ribuan orang beda.

Itulah yang namanya fenomena “latah sosial”. Demi ngejar engagement tinggi atau biar cepet viral, banyak banget kreator yang akhirnya milih jalur aman: copy-paste trend. Padahal, kalau semuanya jadi “fotokopi”, lalu di mana serunya?

Baca juga: Cari Teman Diskusi Kreatif? DICO Ajak Komunitas Sukabumi di Talkshow Live Podcast

Latah Sosial Bagaikan Terjebak di Labirin “Asal Viral”

Kita semua tahu, dapet likes banyak itu emang bikin happy. Tapi kalau konten kita cuma hasil niru, sebenernya kita lagi nurunin standar kreativitas kita sendiri, lho. Industri kreatif itu kejam tapi jujur, mereka nggak butuh orang yang jago ngetren doang, mereka butuh orang yang punya point of view unik.

Masalahnya, tekanan buat “selalu relevan” sering bikin kita lupa kalau aset paling mahal di dunia digital itu adalah orisinalitas. Kalau cuma modal niru, posisi kita gampang banget digantiin sama siapa pun (bahkan sama AI!).

Tempat Buat Kamu yang “Nggak Mau Biasa Saja”

Terus, gimana caranya biar tetep up-to-date tapi nggak kehilangan jati diri? Jawabannya, cari circle yang nggak cuma ngajarin kamu cara “ikut-ikutan”, tapi cara “bikin gebrakan”.

Di komunitas kayak DICO (Digital Creative Community) Sukabumi, kita nggak diajak buat jadi pengikut algoritma. Sebaliknya, DICO itu ibarat playground buat kamu yang pengen eksplorasi teknologi cutting-edge tapi tetep punya ciri khas.

“Di sini, semangatnya bukan ‘Gimana cara viral besok?’, tapi ‘Gimana cara bikin solusi digital yang impactful?’,” ungkap Head of DICO Sukabumi, Satia Suhada dalam keterangan pers Rabu (22/4).

Baca juga: Bingung Mau Ngapain Setelah Lulus? Yuk, Satset Bareng Komunitas Digital Kreatif di Sukabumi Satu Ini!

Bikin Karya yang “Daging” Semua

Yang keren dari ekosistem kayak gini adalah kamu nggak cuma belajar teori di kelas yang ngebosenin. Lewat Industry Class atau proyek real-world, kamu bakal ditantang buat bikin portofolio yang beneran nyata.

Bayangin, daripada cuma pamer jumlah followers hasil konten joget, kamu bisa pamer kalau kamu pernah ikut ngebangun proyek digital yang bantu transformasi bisnis orang lain. Itu baru namanya flexing yang berkualitas!

Dampak positifnya? Kamu bakal punya mentality sebagai inovator. Kamu nggak lagi takut ketinggalan tren, karena kamulah yang bakal nyiptain tren itu sendiri. Plus, koneksi sama profesional dan mentor karir di sini bakal ngebantu kamu nemuin jalur “ninja” kamu di dunia kerja.

Be the Trendsetter, Not the Follower

Dunia digital itu luas banget, jangan cuma mentok di konten yang itu-itu aja. Sekarang waktunya kita buktiin kalau anak muda Indonesia itu bukan cuma jago re-post, tapi jago re-invent.

Yuk, mulai pelan-pelan kasih sentuhan personal di setiap karyamu. Cari tahu apa yang bikin kamu beda, dan asah itu bareng orang-orang yang punya visi yang sama. Karena pada akhirnya, yang bakal diinget orang bukan siapa yang paling mirip sama tren, tapi siapa yang paling berani jadi diri sendiri.

Tetap kreatif, tetap otentik, dan jangan mau jadi “fotokopi”!

Baca juga: DICO Sukabumi Resmi Diluncurkan, Siap Latih Generasi Muda Jadi Kreator Digital

DICO Sukabumi hadir buat nemenin langkah generasi muda jadi talenta digital yang nggak cuma kompeten, tapi juga punya karakter. Karena di dunia yang serba digital ini, keberanian buat jadi beda adalah kekuatan yang sebenernya,” pungkas Satia.

Penasaran gimana caranya bikin portofolio yang bikin HRD langsung melirik? Ngobrol santai aja bareng mereka dengan dm ke instagram @dico.smi atau @dico.community dan temuin serunya kolaborasi di dunia digital kreatif!