Sukabumihitz – Hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, hingga menyebabkan longsor tebing setinggi sekitar sepuluh meter dengan lebar kurang lebih tujuh meter. Kejadian tersebut berlangsung pada Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 17.00 WIB di Kampung Ciawitali RT 16/03, Desa Nangerang. Material tanah bercampur bebatuan ambruk dari tebing setinggi rumah tiga lantai dan menutup seluruh badan jalan kabupaten.
Jalur Bojongjengkol–Miramontana yang menjadi akses vital warga lumpuh total. Kendaraan roda dua maupun roda empat tidak mampu melintas sehingga aktivitas masyarakat terganggu. Banyak warga tidak bisa menuju tempat kerja, sekolah, maupun mengangkut hasil pertanian karena jalan tertutup material longsor.
Baca Juga: TPT Jabar Istimewa di Nyalindung Kembali Longsor, Akses Sukabumi–Sagaranten Terganggu
Hujan Deras Memicu Runtuhan Tebing
Rizal Maulana, warga Kampung Ciawitali, menjelaskan bahwa hujan dengan intensitas tinggi berlangsung selama satu setengah jam sebelum longsor tebing terjadi. Curah hujan intens membuat struktur tanah pada tebing melemah hingga akhirnya runtuh.
“Hujan sangat deras cukup lama, sekitar satu setengah jam. Setelah itu tebing runtuh dan material langsung menutup jalan,” ujar Rizal, mengutip laporan sukabumiupdate.com.
Ia menyampaikan bahwa warga sempat panik karena permukiman berada pada bagian atas tebing. Banyak warga khawatir runtuhan akan merambat ke area rumah. Namun, hingga saat ini tidak muncul laporan korban jiwa maupun kerusakan rumah dalam peristiwa tersebut. Meski begitu, dampak terhadap mobilitas masyarakat sangat terasa. Pengendara memilih memutar arah melalui jalur alternatif dengan jarak jauh.
Warga Mendesak Penanganan Cepat
Hingga laporan ini tersusun, material longsor masih menumpuk pada badan jalan. Warga bersama aparat setempat memasang penanda darurat untuk mencegah kecelakaan. Masyarakat berharap pemerintah daerah segera menurunkan alat berat untuk membersihkan material tebing serta melakukan mitigasi agar kejadian serupa tidak terulang.
Musim hujan yang masih berlangsung membawa potensi ancaman lanjutan. Peristiwa longsor tebing pada Jampangtengah menjadi pengingat bahwa wilayah Sukabumi termasuk kawasan rawan bencana saat cuaca ekstrem melanda.
Baca Juga: Longsor Tutup Jalan Nasional Bagbagan! Lalu Lintas di Sukabumi Macet














