Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » Belajar Bersyukur di Tengah Kekurangan dalam Perspektif Keagamaan

Belajar Bersyukur di Tengah Kekurangan dalam Perspektif Keagamaan

  • account_circle Vina Agustina
  • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Dalam kehidupan sehari-hari, manusia cenderung menghitung apa yang belum mereka miliki daripada menghargai apa yang sudah Allah anugerahkan. Banyak orang melihat ke atas lalu merasa kurang, namun jarang melihat ke bawah lalu merasa cukup. Padahal, ajaran keagamaan menegaskan bahwa ketenangan hati tumbuh ketika seseorang mampu bersyukur atas nikmat sekecil apa pun.

Bersyukur bukan hanya ungkapan lisan seperti “Alhamdulillah”. Sikap ini mencerminkan kesadaran bahwa setiap nafas, gerakan tubuh, doa keluarga, hingga kesempatan memperbaiki diri merupakan karunia Allah yang sering terabaikan. Kesadaran inilah yang menjadi pondasi utama dalam kehidupan keagamaan seseorang.

Baca Juga: Membentuk Karakter Anak Lewat Edukasi Keagamaan di Sekolah Dasar

Makna Bersyukur dalam Keagamaan Saat Lapang maupun Sempit

Banyak orang hanya mampu bersyukur ketika hidup berjalan mudah. Namun ajaran keagamaan mengingatkan bahwa syukur yang sejati terlihat ketika seseorang tetap berterima kasih walaupun berada dalam tekanan. Bukan berarti ia tidak merasakan kesulitan, tetapi batinnya percaya bahwa setiap takdir membawa hikmah.

Allah menjanjikan bahwa siapa yang bersyukur akan menerima tambahan nikmat. Tambahan itu tidak selalu berupa materi, namun berupa ketenangan hati, kemudahan urusan, serta kekuatan menjalani ujian. Prinsip keagamaan ini menghasilkan pribadi yang lapang, tidak mudah iri, dan bebas dari keluhan yang melemahkan.

Bersyukur Membentuk Pribadi Kuat dan Tangguh

Sikap bersyukur melatih seseorang untuk fokus pada hal yang bisa ia kendalikan, bukan pada kekurangan yang tak berujung. Ketika seseorang belajar melihat sisi baik dari setiap kondisi, ia tumbuh menjadi pribadi yang sabar, optimis, dan penuh harapan.

Mahasiswa yang memiliki keterbatasan ekonomi, tekanan akademik, atau rasa lelah tetap bisa maju ketika ia memahami makna keagamaan dalam rasa syukur. Meski banyak keterbatasan, Allah masih memberikan kesempatan menuntut ilmu, bertemu orang baik, serta merancang masa depan. Kesadaran ini meningkatkan semangat untuk melangkah lebih jauh.

Cara Melatih Rasa Bersyukur dari Sudut Pandang Keagamaan

Sikap bersyukur bisa tumbuh melalui langkah sederhana, seperti:

  • Penulis: Vina Agustina

Rekomendasi Untuk Anda

  • HIMASI UBSI Sukabumi Gelar Kegiatan Triwulan: Evaluasi Program Kerja dan Rencana Ke Depan

    HIMASI UBSI Sukabumi Gelar Kegiatan Triwulan: Evaluasi Program Kerja dan Rencana Ke Depan

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz –  Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HIMASI) UBSI Kampus Kota Sukabumi menggelar kegiatan triwulan pada Kamis, 10 April 2025. Seluruh departemen HIMASI memaparkan hasil proker triwulan dan menyampaikan rencana kegiatan selanjutnya. Pengurus HIMASI Kampus Kota Sukabumi turut hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Setiap departemen secara bergantian menyampaikan laporan pelaksanaan proker, lalu mengajak peserta […]

  • Semangkuk bubur kacang ijo hangat, tampak menggugah selera sebagai menu sarapan sehat nan mengenyangkan

    Gak Harus Smoothie Bowl, Versi Lokal Ini Lebih Murah tapi Tetap Aesthetic

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Ina haryani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Smoothie bowl memang identik dengan gaya hidup sehat, tampilannya yang cantik dan warna-warni kerap muncul di media sosial sebagai simbol makanan bergizi dan kekinian. Tapi siapa bilang makanan sehat dan estetik hanya datang dari luar negeri dan harus mahal? Indonesia justru memiliki banyak pilihan makanan tradisional berbasis bahan lokal yang tak kalah bergizi, […]

  • Babak Final

    Antusiasme Peserta Mewarnai Kesuksesan Babak Final BSI Flash Olimpiade Akuntansi 2024

    • calendar_month Rabu, 7 Feb 2024
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – BSI Flash Olimpiade Akuntansi 2024 sukses diselenggarakan oleh Universitas BSI Kampus Sukabumi bekerjasama dengan MGMP Akuntansi Kota Sukabumi dan MGMP Keuangan Kabupaten Sukabumi. Setelah melalui berbagai rangkaian kegiatan dengan pertarungan sengit, akhirnya babak final BSI Flash Olimpiade Akuntansi sukses terselenggara pada Rabu (7/2) di Universitas BSI Sukabumi Kampus B Jalan Veteran II No. […]

  • prestasi

    Gempar Nasional! Mahasiswa UNM Sabet Juara 1 Lomba Poster, Suarakan Isu Kesehatan Mental Gen Z

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Nana
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM) kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dua mahasiswa Program Studi (Prodi) Bisnis Digital, Raka Muhammad Setia dan Nazwa Syifa Fitriani, berhasil meraih Juara 1 pada ajang Creative Ideas Poster: Design Poster Challenge 2025 yang berlangsung daring melalui Instagram pada 13–26 Juli 2025. Ajang ini menghadirkan isu-isu sosial dan teknologi yang dekat […]

  • HIMASA Gelar Rapat Triwulan, Teguhkan Komitmen dan Perkuat Kolaborasi | Doc: Istimewa

    HIMASA Gelar Rapat Triwulan, Teguhkan Komitmen dan Perkuat Kolaborasi

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Rifa Fitriyani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi Akuntansi (HIMASA) UBSI Sukabumi kembali menggelar Rapat Triwulan pada Rabu (08/10) pukul 13.00-16.30 WIB  di ruang aula Kampus B UBSI Sukabumi. Kegiatan ini menjadi momen untuk mengevaluasi program tiga bulan terakhir dan merumuskan strategi organisasi ke depan. Rapat berlangsung penuh semangat dengan kehadiran seluruh pengurus HIMASA yang terdiri dari […]

  • Ojek Online

    Tragedi Dini Hari di Sukabumi: Driver Ojek Online Jadi Korban Pembacokan Geng Motor Misterius

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Shinta Septi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Suasana senyap di Jalan RA Kosasih, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, mendadak pecah oleh aksi kekerasan brutal pada Sabtu (10/01) dini hari. Seorang pengemudi ojek online (ojol) berinisial AN (28) menjadi korban penyerangan sekelompok geng motor saat dirinya tengah berjuang mencari nafkah. Peristiwa mencekam ini terjadi sekitar pukul 02.30 WIB di depan sebuah toko ponsel […]

expand_less