BeritaPendidikan

Dosen UBSI Sukabumi Latih Perangkat Desa Karangtengah Manfaatkan AI untuk Pelayanan Publik

3
×

Dosen UBSI Sukabumi Latih Perangkat Desa Karangtengah Manfaatkan AI untuk Pelayanan Publik

Sebarkan artikel ini

Dorong Transformasi Digital Pemerintahan Desa

Sukabumihitz – Sebagai Kampus Digital Kreatif, Universitas BSI Kampus Sukabumi terus memperkuat perannya dalam pengabdian kepada masyarakat dengan menggelar pelatihan bertema “Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) Dasar bagi Perangkat Desa Karangtengah.” Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Sabtu dan Minggu, 20–21 Desember, pukul 08.00–12.00 WIB di Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Universitas BSI menggandeng pemerintah desa sebagai mitra strategis untuk meningkatkan kompetensi aparatur desa dalam menghadapi transformasi digital. Seluruh perangkat Desa Karangtengah mengikuti pelatihan ini agar mampu memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan untuk mempercepat layanan publik, mengelola administrasi, dan meningkatkan komunikasi dengan masyarakat.

Kepala Desa Karangtengah, Agung Pratama Putra, S.I.P, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Universitas BSI. Ia menilai pelatihan AI membantu perangkat desa menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi pemerintahan modern.

“Perangkat desa harus siap menghadapi era digital. Melalui pelatihan ini, kami mendapat wawasan baru tentang bagaimana artificial intelligence mendukung pelayanan yang lebih cepat dan transparan,” ujar Agung.

Praktik Langsung Pemanfaatan Artificial Intelligence

Pelatihan menghadirkan Satia Suhada sebagai narasumber utama. Ia memandu peserta mengenal konsep dasar kecerdasan buatan, memahami etika penggunaan AI, serta mempraktikkan berbagai tools yang dapat membantu pekerjaan perangkat desa, mulai dari penyusunan dokumen, pengolahan informasi, hingga pengelolaan konten komunikasi desa.

Peserta tidak hanya menyimak materi, tetapi juga langsung mencoba aplikasi AI untuk mendukung administrasi desa. Pendekatan ini membantu perangkat desa memahami manfaat teknologi secara nyata dalam pekerjaan sehari-hari.

Ketua Pelaksana, Taufik Hidayatulloh, menegaskan bahwa pelatihan ini menargetkan peningkatan keterampilan praktis.

“Kami ingin perangkat desa mampu menggunakan AI secara produktif dan bertanggung jawab. Teknologi ini dapat mempercepat proses kerja, meningkatkan kualitas layanan, serta memperkuat tata kelola pemerintahan desa,” jelas Taufik.

Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa

Tim pengabdian melibatkan Tya Septiani Nurfauzia Koeswara bersama mahasiswa Universitas BSI, Aulia Akhira Ramadhani, Shinta Nur Septi, serta Neng Merly. Para mahasiswa aktif mendampingi peserta saat sesi praktik sehingga suasana pelatihan berlangsung interaktif dan komunikatif.

Kolaborasi dosen dan mahasiswa membuat proses transfer pengetahuan berjalan lebih efektif. Peserta dapat langsung bertanya, berdiskusi, serta mencoba berbagai fitur AI yang relevan dengan kebutuhan desa.

Antusiasme perangkat desa terlihat dari banyaknya diskusi mengenai peluang pemanfaatan kecerdasan buatan untuk pengarsipan, pelayanan surat-menyurat, publikasi desa, hingga pengelolaan media sosial desa.

Komitmen Universitas BSI untuk Desa Digital

Melalui program pengabdian masyarakat ini, Universitas BSI Kampus Sukabumi terus mendorong terciptanya desa yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Pelatihan artificial intelligence membantu perangkat desa meningkatkan kualitas layanan publik sekaligus memperkuat sistem pemerintahan desa berbasis digital.

Universitas BSI menargetkan program ini sebagai langkah awal menuju pengembangan desa cerdas (smart village) di Kabupaten Sukabumi. Sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa diharapkan mampu menciptakan sumber daya manusia yang inovatif, profesional, dan siap menghadapi tantangan era digital.