Breaking News
light_mode
Beranda » Gaya Hidup » Kesehatan » Battered Woman Syndrome Trauma Tersembunyi yang Membelenggu Korban KDRT

Battered Woman Syndrome Trauma Tersembunyi yang Membelenggu Korban KDRT

  • account_circle Lusi Mardiana
  • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Battered Woman Syndrome (BWS), atau “sindrom wanita babak belur” dalam bahasa Indonesia, menggambarkan kondisi psikologis serius yang muncul akibat kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) berulang. Lebih dari sekadar “luka fisik”, kondisi ini juga menyasar jiwa dan emosi korban—perlu mendapat perhatian serius masyarakat dan layanan kesehatan mental.

Apa Itu Battered Woman Syndrome?

Psikolog Lenore E. Walker pertama kali mengenalkan istilah Battered Woman Syndrome pada akhir tahun 1970-an. Walker pada akhir tahun 1970-an untuk menggambarkan pola perilaku yang muncul akibat KDRT berkepanjangan. Meskipun bukan diagnosis resmi dalam DSM-5, sindrom ini kerap dianggap sebagai subtipe dari Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) dan membantu dalam memahami kompleksitas trauma yang dialami korban.

Menurut Encyclopedia Britannica, BWS merupakan pola psikologis dan perilaku korban kekerasan rumah tangga yang memperlihatkan respons trauma yang mendalam, meski tanpa kriteria klinis yang spesifik.

Gejala dan Siklus Kekerasan yang Menjerat

Korban BWS sering kali mengalami siklus kekerasan berulang yang menciptakan perasaan ketidakberdayaan, ketakutan mendalam, dan isolasi emosional. Studi dari Healthline menggambarkan kondisi ini: korban trauma sulit meninggalkan pelaku karena kompleksitas rasa takut dan ancaman terhadap keselamatan dirinya.

Tahapan umum dalam menghadapinya meliputi:

  1. Denial: menyangkal atau meremehkan kekerasan yang menimpa dirinya.
  2. Guilt: merasa bersalah, bahkan menganggap bahwa kekerasan terjadi karena kesalahannya.
  3. Enlightenment: mulai menyadari bahwa dirinya tidak bersalah dan pelaku yang bertanggung jawab atas tindak kekerasan.
  4. Responsibility: menyadari pelaku adalah sumber kekerasan dan mulai mempertimbangkan untuk keluar dari hubungan.

Baca juga: Kurang Tidur Bikin Berat Badan Naik? Ini Rahasia di Balik Metabolisme

  • Penulis: Lusi Mardiana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuliah Fleksibel

    Kuliah Fleksibel Bantu Generasi Muda Kejar Karier Tanpa Tertinggal

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Perkembangan dunia pendidikan terus mengikuti perubahan gaya hidup generasi muda. Banyak mahasiswa kini tidak hanya fokus kuliah, tetapi juga bekerja, berwirausaha, hingga mengembangkan keterampilan digital. Kondisi tersebut, pada akhirnya, mendorong hadirnya sistem pendidikan fleksibel yang mampu menyesuaikan waktu belajar dengan aktivitas mahasiswa. Seiring dengan perubahan tersebut, pola belajar konvensional yang kaku mulai bergeser […]

  • Seorang laki-laki yang sedang bekerja di bidang akuntansi

    Masa Depan Cerah di Bidang Akuntansi dan TI

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2024
    • account_circle Nana
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Program Studi Sistem Informasi Akuntansi di Sukabumi menawarkan peluang emas bagi mahasiswa yang ingin menggabungkan akuntansi dengan teknologi informasi dalam karir mereka. Dengan visi menjadi program studi unggulan di bidang ini untuk mendukung pengembangan IPTEK, teknologi, dan ekonomi kreatif pada tahun 2033, program ini memberikan pendidikan berkualitas tinggi yang mempersiapkan lulusannya untuk menghadapi […]

  • Manajemen Waktu

    Aktivitas Menumpuk? Mahasiswa Harus Bisa Manajemen Waktu!

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Shinta Septi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Mahasiswa sering menjalani jadwal yang sangat padat. Mereka harus mengerjakan tugas yang menumpuk, aktif di organisasi, mengikuti magang, hingga menjalani pekerjaan sampingan secara bersamaan. Banyak di antara mereka akhirnya kewalahan karena tidak mampu mengatur waktu dengan baik. Kesulitan ini menimbulkan dampak serius, mulai dari turunnya prestasi akademik, stres, hingga hilangnya motivasi belajar. Tantangan […]

  • Aplikasi Pemberdayaan Blue Economy, Solusi Digital untuk Cegah Stunting di Desa Karangtengah

    Aplikasi Pemberdayaan Blue Economy, Solusi Digital untuk Cegah Stunting di Desa Karangtengah

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas BSI Sukabumi kembali menggelar program pelatihan bertajuk “Aplikasi Pemberdayaan Blue Economy untuk Mencegah Stunting.” Acara ini diadakan pada Sabtu (12/10) di Kantor Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Pelatihan ini melibatkan 37 peserta yang terdiri dari ibu-ibu kader posyandu dan guru-guru PAUD setempat. Para peserta sangat […]

  • Overthinking Karier Mahasiswa, Ini Cara Mengatasinya

    Overthinking Karier Mahasiswa, Ini Cara Mengatasinya

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Hana Fauziah
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com – Overthinking karier mahasiswa semakin sering muncul di tengah persaingan dunia kerja yang terus berkembang. Banyak mahasiswa mulai memikirkan masa depan bahkan sebelum lulus kuliah. Pikiran seperti “Bagaimana kalau sulit mendapat pekerjaan?”, “Apakah kemampuan saya sudah cukup?”, atau “Bagaimana jika teman-teman lebih sukses?” kerap muncul dan mengganggu waktu istirahat maupun aktivitas sehari-hari. Perkembangan teknologi, […]

  • STEI SEBI Gandeng Forkopsyah, Gelar Pelatihan untuk Pengelola Koperasi Syariah di Kota Depok

    STEI SEBI Gandeng Forkopsyah, Gelar Pelatihan untuk Pengelola Koperasi Syariah di Kota Depok

    • calendar_month Minggu, 15 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Depok– STEI SEBI bekerja  sama dengan Forum Koperasi Syariah (Forkopsyah) Kota Depok menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat  (PKM)  dengan tema “Pelatihan Fikih Muamalah dan Akuntansi Koperasi Syariah”  pada Kamis, 13 Oktober 2023. Kegiatan ini diselenggarakan di Gedung Balatkop, Sukmajaya, Depok Timur. Kegiatan ini diawali dengan sambutan oleh Ketua Forkopsyah Kota Depok Misnan, S.Kom, MM, […]

expand_less