Teknologi

Anak Muda Rajin Cari WiFi Gratis, Tapi Jarang Cari Kesempatan Belajar Baru?

76
×

Anak Muda Rajin Cari WiFi Gratis, Tapi Jarang Cari Kesempatan Belajar Baru?

Sebarkan artikel ini
Anak Muda Rajin Cari WiFi Gratis, Tapi Jarang Cari Kesempatan Belajar Baru?| Sumber: Freepik.com

Sukabumihitz – Banyak anak muda hari ini menghabiskan waktu di kafe, taman, perpustakaan, dan ruang publik hanya untuk mencari WiFi gratis. Aktivitas ini terlihat sederhana, tetapi ada pola yang menarik. Internet cepat sering menjadi tujuan utama, bukan proses belajar yang sebenarnya. Fenomena ini membuat kita bertanya: apakah kita memanfaatkan teknologi untuk berkembang, atau hanya memakainya untuk mengisi waktu?

Budaya Nongkrong Digital yang Semakin Kuat

Ketika WiFi gratis mudah ditemukan, kebiasaan nongkrong sambil scroll media sosial menjadi gaya hidup baru. Banyak yang duduk berjam-jam, tetapi aktivitasnya tidak memberikan nilai belajar. Padahal, internet menyimpan ribuan akses ke kursus, buku digital, dan kelas gratis yang bisa meningkatkan keterampilan. Kesempatan ini sering berlalu begitu saja karena fokus anak muda lebih sering tertuju pada hiburan cepat.

Baca juga: Peran EdTech untuk Mengurangi Kesenjangan Pendidikan di Indonesia

Belajar Sekarang Terasa Berat Padahal Aksesnya Mudah

Ironisnya, belajar justru terasa sulit ketika semua materi tersedia di depan mata. Ada ribuan video edukasi, e-book gratis, dan kelas daring berstandar internasional. Namun, banyak orang memilih menghabiskan waktu untuk menonton konten pendek daripada membuka kursus atau membaca artikel pengembangan diri. Akses mudah seharusnya menjadi keuntungan besar, tetapi kenyataannya tidak banyak yang memanfaatkannya.

Teknologi Membantu, Tapi Pola Pikir Menentukan

Internet dan WiFi gratis sebenarnya bukan masalah. Tantangannya ada pada pola pikir. Jika anak muda melihat internet sebagai tempat mencari hiburan, maka kegiatan belajarnya tidak akan berkembang. Namun, jika kita mengubah internet menjadi jembatan menuju peluang baru, hasilnya akan berbeda. Kita juga bisa mempelajari keterampilan digital seperti desain, coding, editing, dan pemasaran dengan sangat mudah secara gratis. Sayangnya, kesempatan ini sering kalah oleh keinginan untuk sekadar scroll.

Arah Baru untuk Generasi Digital

Kita hidup di masa ketika belajar bisa dilakukan di mana saja. Keuntungan ini seharusnya membuat anak muda punya lebih banyak kemampuan, bukan justru semakin ketergantungan pada hiburan. WiFi gratis bisa menjadi jalan menuju keterampilan baru, peluang kerja, dan peningkatan kualitas diri. Semua kembali pada pilihan. Apakah kita hanya mencari sinyal, atau kita juga mencari kesempatan untuk berkembang?

Baca juga: Peran Inovasi dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi