Pendidikan

Regenerasi Kepengurusan ORMAWA 2026! BEM dan UKM Siapkan Estafet Kepemimpinan

6
×

Regenerasi Kepengurusan ORMAWA 2026! BEM dan UKM Siapkan Estafet Kepemimpinan

Sebarkan artikel ini
ORMAWA 2026
Estafet Kepemimpinan Kepengurusan ORMAWA UBSI Sukabumi 2026 | Doc : Istimewa

Sukabumihitz – Dalam rangka menyongsong kepengurusan Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) tahun 2026 yang berlangsung pada Jumat (23/01), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) serta sejumlah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Sukabumi terus melakukan berbagai upaya untuk memperkuat proses regenerasi kepengurusan organisasi.

Memperkuat Pengkaderan untuk Regenerasi Pengurus Ormawa 2026

Ketua BEM periode 2026, Febiyanti, menjelaskan bahwa BEM memperkuat proses regenerasi pengurus melalui pengkaderan internal yang terstruktur. BEM tidak hanya merekrut kader, tetapi juga membina dasar-dasar organisasi, menanamkan pemahaman tentang peran strategis BEM, serta memberikan pendampingan berkelanjutan agar kader siap secara mental, memiliki kapasitas yang memadai, dan menunjukkan komitmen yang kuat. Menurutnya, mahasiswa perlu memahami bahwa BEM memiliki peran strategis yang berbeda dengan himpunan mahasiswa.

Namun, BEM menghadapi sejumlah tantangan dalam proses regenerasi, salah satunya menurunnya minat mahasiswa untuk bergabung. Lemahnya pengkaderan pada periode sebelumnya serta minimnya pemahaman mahasiswa terhadap fungsi strategis BEM turut memengaruhi kondisi tersebut. Meski demikian, BEM memandang anggota baru sebagai energi dan harapan baru organisasi, serta membekali mereka sejak awal agar terlibat aktif, berpikir kritis, dan bertanggung jawab.

BEM dan UKM Dorong Regenerasi yang Lebih Terarah

Selain BEM, UKM juga menyiapkan proses regenerasi kepengurusan melalui berbagai pola kaderisasi yang terstruktur dan berkelanjutan. Proses tersebut mencakup pemberian materi dasar keorganisasian, pelatihan teknis lapangan, serta keterlibatan aktif anggota dalam setiap kegiatan dan kepanitiaan organisasi.

Baca Juga : Pemilu BEM UBSI Sukabumi 2024: Saugi Ramdan dan Fajri Al Faruk Terpilih Sebagai Ketua dan Wakil Ketua BEM UBSI Sukabumi

Salah satu UKM yang menerapkan pola tersebut adalah Mapala Pelita, yang mempersiapkan regenerasi kepengurusan melalui kaderisasi berjenjang dan berkelanjutan. Melalui proses ini, Mapala Pelita membekali anggota tidak hanya dengan kesiapan teknis, tetapi juga mental kepemimpinan serta pemahaman organisasi.

Dalam pelaksanaannya, UKM Mapala Pelita menghadapi kendala di bidang administrasi. Kendala tersebut berkaitan dengan penyusunan laporan pertanggungjawaban (LPJ) dan pendataan inventaris organisasi dari kepengurusan sebelumnya. Hal ini menjadi bahan evaluasi agar ke depan proses serah terima jabatan dapat berjalan lebih tertib dan terstruktur. Anggota baru berperan penting dalam proses pembenahan administrasi sebagai bagian dari pembelajaran organisasi.

Adapun UKM LDK melakukan regenerasi kepengurusan melalui pembukaan rekrutmen terbuka (open recruitment) pengurus 2026, pendataan kepengurusan, serta diskusi internal Badan Pengurus Harian untuk menyusun divisi dan penempatan pengurus. Pengurus menghadapi tantangan berupa hilangnya data kepengurusan, sehingga mereka harus memulai kembali proses pendataan dari awal. Meski demikian, pengurus menilai anggota baru memegang peran sangat penting sebagai penerus estafet kepengurusan organisasi.

Secara umum, baik BEM maupun UKM berharap proses regenerasi kepengurusan ke depan dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan. Melalui proses tersebut, organisasi diharapkan mampu melahirkan pengurus yang tidak hanya menjalankan program kerja. Pengurus juga diharapkan memiliki loyalitas, rasa tanggung jawab, serta kepemimpinan. Dengan demikian, kepengurusan yang terbentuk dapat memberikan dampak positif bagi organisasi dan lingkungan kampus.

Baca Juga : Ketua BEM UBSI Kampus Kota Sukabumi Terpilih dalam Indonesia Future Leader Camp KEMDIKTISAINTEK 2025