Sukabumihitz – Kejuaraan Dunia BWF 2025 di Paris menghadirkan kabar mengejutkan setelah Viktor Axelsen, juara dunia sekaligus peraih emas Olimpiade, memutuskan mundur dari turnamen. Pebulu tangkis asal Denmark itu mundur karena masih menjalani pemulihan pasca operasi punggung pada April lalu. Keputusan tersebut langsung mengubah peta persaingan karena Axelsen selalu menjadi kandidat kuat peraih gelar.
Mundurnya Axelsen langsung membuka jalan bagi pemain muda Indonesia, Alwi Farhan. Alwi yang sebelumnya hanya berstatus cadangan kini resmi mengisi slot kosong dan tampil di ajang paling prestisius bulu tangkis dunia.
Baca Juga : Indonesia Siap Beraksi di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2025
Kesempatan Emas Sang Debutan
Alwi menyambut kesempatan ini dengan penuh syukur. Pemain berusia 19 tahun itu mengaku tak pernah membayangkan bisa secepat ini merasakan atmosfer kejuaraan dunia. Ia berkata, “Saya sangat bersyukur mendapatkan kesempatan ini. Rasanya seperti mimpi bisa tampil di turnamen sebesar ini.”
Alwi datang ke Paris dengan bekal kepercayaan diri tinggi. Ia baru saja meraih gelar juara di Super 300 Macau Open beberapa pekan sebelumnya. Prestasi itu membuktikan kualitas permainan sekaligus mental bertandingnya di level internasional, dan kini ia membawa momentum positif tersebut ke Kejuaraan Dunia.
Harapan Baru untuk Indonesia
Kehadiran Alwi langsung memberi harapan baru bagi sektor tunggal putra Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, pemain Eropa dan Asia Timur banyak mendominasi nomor ini. Alwi hadir untuk menantang dominasi tersebut sekaligus membuka peluang bagi Indonesia untuk kembali mencetak tradisi juara di level dunia.
Kini publik menyoroti langkah Alwi dalam memanfaatkan kesempatan emas ini. Dengan semangat muda, mental yang kuat, dan dukungan penuh dari masyarakat Indonesia, ia berpeluang tampil maksimal dan meraih prestasi gemilang. Kejuaraan Dunia 2025 bisa menjadi pijakan penting untuk memulai perjalanan panjang karier internasionalnya.