Sukabumihitz – Padel memadukan unsur tenis dan squash dalam permainan raket. Pemain bertanding di lapangan berdinding kaca yang ukurannya lebih kecil dari lapangan tenis. Olahraga ini lahir di Meksiko pada akhir 1960-an dan berkembang pesat di Eropa, Amerika Latin, serta mulai populer di Asia, termasuk Indonesia.
Sejarah dan Perkembangan
Enrique Corcuera menciptakan padel di Acapulco, Meksiko, pada 1969. Ia mengecilkan lapangan tenis dan menambahkan dinding untuk menciptakan format baru. Alfonso de Hohenlohe membawa olahraga ini ke Spanyol dan memopulerkannya di Eropa.
Baca Juga : Dari Nol hingga Jago: Teknik Dasar Bola Basket untuk Pemula
Lapangan dan Peralatan
Pengelola membangun lapangan padel dengan ukuran 20 x 10 meter, dikelilingi dinding kaca dan jaring kawat. Produsen membuat raket padel dari bahan komposit tanpa senar, dengan lubang-lubang kecil di permukaannya. Pemain menggunakan bola mirip bola tenis, namun dengan tekanan udara lebih rendah.
Aturan Permainan
Pemain bertanding secara ganda (2 lawan 2). Mereka melakukan servis dengan teknik underhand dan memastikan bola memantul sekali di area lawan sebelum menyentuh dinding. Pencatatan skor mengikuti sistem tenis (15, 30, 40, game). Pemain memanfaatkan pantulan dinding untuk mengembalikan bola, yang menjadi ciri khas permainan ini.
Teknik Dasar
Pemain menguasai teknik forehand, backhand, volley, smash, dan lob untuk bermain efektif. Mereka menjaga posisi tubuh, mengontrol raket, dan bekerja sama dengan pasangan demi meraih kemenangan.
Manfaat Olahraga Padel
Pemain meningkatkan stamina, koordinasi, dan kekuatan otot saat bermain padel. Selain itu, mereka mengasah konsentrasi, kerja sama, dan komunikasi karena sebagian besar pertandingan berlangsung dalam format ganda.
Popularitas Global
Spanyol dan Argentina saat ini memimpin dalam jumlah pemain padel terbanyak di dunia. Tidak hanya itu, masyarakat di kedua negara tersebut secara konsisten membangun lapangan padel lebih banyak daripada lapangan tenis, sehingga tingkat partisipasinya pun terus meningkat. Sementara itu, Federasi Padel Internasional (FIP) secara rutin menyelenggarakan turnamen bergengsi seperti World Padel Tour, yang pada gilirannya berhasil menarik perhatian banyak penonton dari berbagai negara.
Padel menawarkan permainan seru, mudah dipelajari, dan cocok untuk semua usia. Pemain memadukan teknik, strategi, dan kerja sama untuk meraih kemenangan. Dengan tren yang terus berkembang, padel berpotensi menjadi salah satu olahraga utama di masa depan.