Wisata

Menyibak Pesona Geopark Ciletuh dari Bukit Paralayang, Perpaduan Adrenalin dan Keindahan Alam

320
×

Menyibak Pesona Geopark Ciletuh dari Bukit Paralayang, Perpaduan Adrenalin dan Keindahan Alam

Sebarkan artikel ini
Menikmati Panorama Geopark Ciletuh dari Ketinggian Bukit Paralayang| Sumber: Ciletuhhills lodge&cafe
Menikmati Panorama Geopark Ciletuh dari Ketinggian Bukit Paralayang| Sumber: Ciletuhhills lodge&cafe

Sukabumihitz – Sukabumi menyimpan banyak keindahan tersembunyi, salah satunya berada di kawasan Geopark Ciletuh. Di antara jajaran perbukitan dan pesisir yang memesona, Bukit Paralayang Ciletuh hadir sebagai spot wisata yang menawarkan cara berbeda untuk menikmati alam dari ketinggian.

Bagi Anda yang ingin merasakan perpaduan antara keindahan lanskap dan tantangan udara terbuka, Bukit Paralayang Ciletuh yang juga dikenal sebagai puncak Aher layak masuk dalam daftar perjalanan Anda berikutnya. Berada di Desa Ciemas, tempat ini menawarkan sensasi terbang bebas dari ketinggian 360 hPingga 400 meter di atas permukaan laut, langsung menghadap panorama memukau Geopark Ciletuh.

Lokasinya pun sangat strategis, dekat dengan sejumlah tujuan wisata populer seperti Puncak Darma dan  Curug Cimarinjung. Hanya dari satu titik penerbangan, Anda bisa menikmati beragam sudut keindahan Sukabumi yang bukan hanya menyegarkan mata, tapi juga menantang jiwa petualang.

Terbang Aman Bersama Profesional

Aktivitas paralayang di Ciletuh dijalankan dengan sistem tandem, dipandu oleh instruktur bersertifikat internasional. Waktu terbang bervariasi antara 7 hingga 15 menit, tergantung kondisi angin. Untuk satu kali penerbangan, wisatawan hanya perlu merogoh kocek sekitar Rp 500.000, yang sudah mencakup perlengkapan keselamatan lengkap, transportasi kembali ke titik awal, dan asuransi ringan.

Titik lepas landas berada di Kampung Pamoyanan, Mekarsari 1, Ciemas. Jam operasional dimulai pukul 08.00 hingga 17.30 WIB, ideal untuk mengejar sunrise atau menikmati momen magis saat matahari tenggelam. Setelah mendarat di Pantai Palangpang, pengunjung akan diantar kembali ke lokasi awal menggunakan kendaraan khusus—praktis dan nyaman.

Keamanan Sesuai Standar Internasional

Menurut Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, lokasi ini telah memenuhi kriteria keselamatan penerbangan internasional. Kecepatan dan arah angin yang stabil (antara 0–15 km/jam dari darat dan hingga 20 km/jam dari laut) menjadi nilai tambah tersendiri. Minimnya gangguan bangunan tinggi juga menjadikan lokasi ini lebih unggul daripada spot paralayang lain seperti Cianjur dan Bogor.

Baca juga: Curug Cikanteh Geopark Ciletuh: Wisata Alam Anti Mainstream yang Wajib Kamu Jelajahi!

Mengapa Harus Paralayang di Ciletuh?

  1. Pemandangan Memukau –Dari udara, wisatawan dapat menyaksikan langsung  laut biru, bukit hijau, hamparan sawah, hingga tebing-tebing yang menjulang.

  2. Harga Terjangkau & Fasilitas Lengkap – Dengan instruktur profesional dan fasilitas memadai, pengalaman ini sangat sepadan dengan biayanya.

  3. Keamanan Terjamin – Instruktur profesional bersama otoritas pariwisata telah meninjau dan memastikan keamanan rute serta lokasi penerbangan secara langsung

  4. Gabungan Aktivitas Alam – Wisatawan bisa menambah camping, trekking, atau jelajah pantai dalam satu paket wisata.

Tips Sebelum Terbang

  • Pilih musim kemarau untuk cuaca dan angin yang stabil.

  • Sesi sore menghadirkan pemandangan sunset yang luar biasa.

  • Jaga kondisi tubuh—makan cukup dan tetap terhidrasi.

  • Lakukan reservasi minimal dua hari sebelumnya, dan selalu cek prakiraan cuaca.

  • Jangan lupa: bawa kamera atau gunakan jasa dokumentasi untuk mengabadikan momen menakjubkan dari ketinggian.

Paralayang di Ciletuh bukan sekadar olahraga ekstrem, tapi juga sarana untuk menyatu dengan alam dalam cara yang tak biasa. Dengan harga yang ramah dan standar keselamatan tinggi, siapa pun kini bisa merasakan kebebasan melayang di atas Geopark Ciletuh yang memesona.

Baca juga: Javana Spa Cidahu, Destinasi Camping Favorit di Kaki Gunung Salak