Sukabumihitz – Edukasi Wawasan Nusantara menjadi upaya penting untuk membangun karakter nasionalisme generasi muda sejak usia sekolah dasar. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), mahasiswa Program Studi Sistem Informasi (S1), Fakultas Teknik dan Informatika Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), mengajak siswa mengenal keberagaman budaya Indonesia secara lebih menarik dan interaktif.
Kegiatan yang berlangsung pada 15 Juni 2026 tersebut terlaksana di SD Islam Fathia, Kota Sukabumi. Selain memberikan pemahaman budaya, program ini juga bertujuan menumbuhkan rasa cinta tanah air melalui berbagai aktivitas edukatif yang menyenangkan.
Baca Juga: Literasi Digital Jadi Fokus PKM Mahasiswa UBSI di SD Sriwidari 1
Edukasi Wawasan Nusantara Dorong Pemahaman Budaya Sejak Dini
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi menghadirkan banyak manfaat bagi masyarakat. Namun demikian, kemudahan akses informasi juga membawa tantangan berupa masuknya berbagai pengaruh budaya asing melalui media digital.

Karena itu, tim PkM UBSI melihat pentingnya penguatan wawasan kebangsaan pada kalangan siswa sekolah dasar. Hasil observasi menunjukkan bahwa siswa masih memerlukan pemahaman lebih mendalam mengenai keberagaman budaya Indonesia, khususnya budaya yang berkembang pada wilayah Pulau Jawa. Selain itu, pendekatan pembelajaran yang terlalu teoritis sering kali membuat materi nasionalisme kurang menarik bagi anak-anak.
Metode Interaktif Tingkatkan Antusiasme Siswa
Sebagai solusi, Kelompok 1 UBSI menerapkan metode pembelajaran berbasis experiential learning dan student-centered learning. Melalui pendekatan tersebut, siswa dapat terlibat aktif selama proses pembelajaran berlangsung.
Berbagai aktivitas menarik berhasil meningkatkan antusiasme peserta. Siswa mengikuti permainan bertema Nusantara, menyimak materi visual yang komunikatif, serta berpartisipasi dalam simulasi “Peta Jelajah Nusantara di Pulau Jawa”. Selanjutnya, siswa menuangkan pemahaman mereka melalui pembuatan “Daun Wawasan”. Setiap daun kemudian menempel pada media “Pohon Wawasan Nusantara” sebagai simbol persatuan dalam keberagaman budaya Indonesia.
Menanamkan Cinta Tanah Air Melalui Aktivitas Kreatif
Tatu Falihah Nailatusy Sharafah dan Reihan Apriansah Putra menyampaikan materi utama selama kegiatan berlangsung. Sementara itu, seluruh anggota tim berperan aktif mengelola peserta, menyiapkan media pembelajaran, serta mendokumentasikan setiap rangkaian acara.
Berkat kerja sama yang solid, kegiatan berlangsung tertib, interaktif, dan penuh semangat. Para siswa menunjukkan ketertarikan tinggi terhadap materi yang disampaikan. Bahkan, mereka aktif menjawab pertanyaan serta mengikuti setiap permainan edukatif yang tersedia.

Melalui program ini, siswa SD Islam Fathia memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai wawasan Nusantara. Selain mengenal kekayaan budaya Pulau Jawa, mereka juga belajar menghargai keberagaman sebagai bagian penting identitas bangsa Indonesia.
Sebagai bentuk keberlanjutan program, tim UBSI menyerahkan media “Pohon Wawasan Nusantara” kepada pihak sekolah. Media tersebut dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran sehingga nilai-nilai nasionalisme terus tumbuh pada lingkungan sekolah.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini sekaligus menunjukkan komitmen mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Melalui kontribusi nyata tersebut, UBSI terus mendorong penguatan karakter generasi muda agar memiliki rasa cinta tanah air, semangat persatuan, dan kebanggaan terhadap budaya bangsa.














