Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Inovasi Bank Sampah Unit Mandiri di Sukabumi, Ubah Sampah Jadi Tabungan Bernilai

Inovasi Bank Sampah Unit Mandiri di Sukabumi, Ubah Sampah Jadi Tabungan Bernilai

  • account_circle Dian
  • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Upaya pelestarian lingkungan terus dilakukan di berbagai wilayah, salah satunya melalui kehadiran Bank Sampah Unit (BSU) Mandiri di kawasan Perum Taman Asri, Kelurahan Subang Jaya, kota Sukabumi. Berdiri sejak Oktober 2024, BSU Mandiri hadir sebagai solusi untuk mengurangi timbunan sampah rumah tangga sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Sampah yang berhasil BSU Mandiri kumpulkan saat ini sekitar satu ton sampah. Warga menyetorkan sampah kemudian menukarnya menjadi tabungan berbentuk uang tunai.

Direktur Utama BSU Mandiri, Abadi Purwadaksina, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan April 2025, jumlah nasabah telah mencapai sekitar 70 orang.

Baca juga: Aksi Telat tapi Tepat! Timnas U-17 Libas Afghanistan, Raih Tiket Perempat Final

“Awalnya dari RT 09 RW 14, lama – kelamaan RT lain ikut bergabung. Total saldo yang terkumpul dari sampah sudah lebih dari Rp. 4 juta. Pengambilan sampah ini satu bulan sekali dibagi 10 RT, jadi sebulan itu kami dua kali melakukan pengambilan,” ujar Abdi, mengutip dari KDP Kota Sukabumi.

Bank Sampah

Pengolala Bank Sampah Unit (BSU) Mandiri. | Doc: KDP Kota Sukabumi

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini awalnya hanya pada warga RT 09, namun dalam waktu dekat rencananya akan melibatkan beberapa RT di lingkungan RW 14.

Dukungan terhadap BSU Mandiri juga datang dari Bank Sampah Kota Sukabumi (Bank Sammi). Direktur Utama, Yusi Yulistiawati, menyampaikan pembentukan BSU merupakan bagian dari program nasional yang dicanangkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

“Dukungan kami ada pendampingan, sosialisasi dan edukasi. BSU ini yang memberdayakan masyarakat di wilayah dan menjadi perpanjangan tangan kami. Sejauh ini dari tiga BSU dan 34 kemitraan ada 300 nasabah yang aktif,” kata yusi.

Dengan peran aktif warga dan dukungan dari lembaga terkait, BSU Mandiri membuktikan bahwa menjaga lingkungan tidak hanya soal kesadaran, tapi juga bisa menjadi sumber pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.

Baca juga: Dedi Mulyadi Stop Aksi Pemungutan Sumbangan di Jalan Nasional Sukabumi, Ini Alasannya!

  • Penulis: Dian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peluang Kuliah Siswa SMAN 1 Sukaraja untuk Raih Prestasi

    Peluang Kuliah Siswa SMAN 1 Sukaraja untuk Raih Prestasi

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Vina Agustina
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Sukabumi – Peluang kuliah siswa SMAN 1 Sukaraja mendapat perhatian dari Kepala/Perwakilan SMAN 1 Sukaraja, Ibu Hana Fitriyana. Ia menyampaikan pesan serta harapan bagi para siswa yang memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi melalui beasiswa maupun jalur lainnya. Hana Fitriyana mengajak para siswa memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal. Selain itu, ia mendorong para lulusan untuk terus […]

  • palabuhanratu

    Bayi Satu Tahun Meninggal di IGD, Keluarga Soroti Penanganan di RSUD Palabuhanratu

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz — Duka mendalam menyelimuti keluarga asal Kampung Babakan Astana, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Nadira bayi perempuan berusia satu tahun meninggal dunia di RSUD Palabuhanratu pada Sabtu (23/8). Peristiwa ini menjadi sorotan publik setelah video kondisi bayi tersebut beredar luas di media sosial. Dalam unggahan akun Facebook Joe Alfatih,  bahwa bayi bernama Nadira […]

  • Literature Review

    Ketika AI Menjadi Asisten Peneliti dalam Menyusun Literature Review

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Shinta Septi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Literature review merupakan fondasi utama dalam sebuah penelitian ilmiah. Di tahap inilah peneliti memetakan perkembangan riset terdahulu, menemukan celah penelitian, serta memperkuat landasan teoritis. Namun, proses ini seringkali dianggap melelahkan karena perlu membaca banyak artikel, menelusuri sitasi, dan mengelola referensi. Kabar baiknya, perkembangan Artificial Intelligence (AI) kini menghadirkan solusi yang membuat literature review […]

  • Messi Bikin Sejarah Lagi! Argentina Melaju ke 32 Besar

    Messi Bikin Sejarah Lagi! Argentina Melaju ke 32 Besar

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle M Hilmi Syamsul Mukarrom
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com – Juara bertahan Argentina kembali menunjukkan kualitasnya di panggung Piala Dunia 2026. Tim berjuluk Albiceleste sukses menaklukkan Austria dengan skor 2-0 pada laga kedua Grup J yang berlangsung di Dallas Stadium, Texas, Selasa (23/6/2026) dini hari WIB. Dua gol sang kapten, Lionel Messi, menjadi penentu kemenangan sekaligus menambah catatan sejarah dalam karier gemilangnya. Meski […]

  • Sosialisasi dan Edukasi HAM

    Sosialisasi dan Edukasi HAM di SDN Brawijaya: Bersatu dalam Perbedaan Hak Asasi Manusia

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Dalam semangat memperkuat nilai-nilai kebhinekaan dan kesadaran akan pentingnya Hak Asasi Manusia (HAM) sejak usia dini, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Semester 2 menggelar kegiatan sosialisasi dan edukasi bertema “Bersatu dalam Perbedaan Hak Asasi Manusia” di SDN Brawijaya. Sosialisasi tersebut berlangsung pada hari Rabu (21/05), mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, dengan siswa/i kelas […]

  • BCC

    Boredom Trap di Dunia Kerja: Saat Pekerjaan Nyaman Menghambat Perkembangan Karier

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Keysya Aprillia
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com, Pernahkah Anda membayangkan memiliki pekerjaan yang aman, nyaman, dan memiliki tugas sederhana tanpa tekanan berarti? Banyak mahasiswa dan lulusan baru mungkin menganggap kondisi tersebut sebagai pekerjaan ideal. Namun, pekerjaan yang terlalu nyaman juga dapat membawa risiko melalui fenomena yang dikenal sebagai boredom trap atau jebakan kebosanan. Ketika pekerjaan tidak lagi memberikan tantangan, seseorang dapat […]

expand_less