- Rebus
- Kukus
- Panggang ringan
Sementara itu, kurangi gorengan, tumisan berminyak, dan makanan cepat saji. Lemak tinggi membuat lambung bekerja keras dan memperlambat pengosongan lambung, sehingga risiko refluks meningkat.
4. Atur Pola Minum agar Tidak Dehidrasi
Kebutuhan cairan tubuh tetap sekitar delapan gelas per hari. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, gunakan metode 2-4-2, yaitu:
- 2 gelas saat berbuka
- 4 gelas setelah makan malam hingga sebelum tidur
- 2 gelas saat sahur
Cara ini membantu tubuh tetap terhidrasi tanpa membebani lambung. Hindari minuman bersoda dan kafein tinggi karena dapat merangsang kenaikan asam lambung.
5. Hindari Tidur Setelah Makan
Kebiasaan tidur setelah makan berpotensi mendorong asam lambung naik ke kerongkongan. Karena itu, beri jarak minimal 2–3 jam sebelum kamu tidur. Jika kamu ingin beristirahat lebih cepat, naikkan posisi kepala sedikit lebih tinggi.
Tambahan: Kelola Stres dan Kenali Batas Tubuh
Stres sering menjadi pemicu kambuhnya maag. Oleh karena itu, kamu perlu menjaga pola tidur, menghindari begadang, dan melakukan olahraga ringan setelah berbuka. Bila kamu memiliki riwayat maag kronis, konsultasikan kondisi ke dokter sebelum memulai puasa.
Kesimpulan
5 Tips Puasa Sehat bagi Penderita Maag menjadi pedoman penting agar kamu tetap nyaman menjalankan ibadah Ramadan. Dengan pengaturan makan, minum, istirahat, dan pola hidup yang lebih teratur, puasa dapat berlangsung aman dan mendukung kesehatan lambung. Kenali batas tubuhmu, tetap disiplin, dan jalani puasa dengan penuh kesadaran agar tubuh dan spiritual tetap kuat.
Baca Juga: 5 Makanan dengan Indeks Glikemik Tinggi yang Sebaiknya Dihindari saat Sahur














