Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Tiktok Affiliate VS Pengusaha Ayam Crispy, Mana Yang Profitable?

Tiktok Affiliate VS Pengusaha Ayam Crispy, Mana Yang Profitable?

  • account_circle DDAMDOMM
  • calendar_month Minggu, 8 Okt 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz.com, Sukabumi Digital Kreatif Forum (SDKF) bersama Komunitas Gen Merah Putih berhasil menggelar seminar millenial bertajuk “Bisnis Offline vs Online: Sukses Berwirausaha di Usia Muda” dengan sukses pada hari Sabtu, 07 Oktober 2023. Acara ini diselenggarakan di Aula Universitas BSI Veteran dan dihadiri oleh sejumlah wirausahawan yang bersemangat untuk memahami perbedaan dan peluang bisnis offline dan online.

Kepala Kampus Universitas BSI Sukabumi, Jamal Maulana Hudin, menyampaikan rasa senang dan bangganya atas kolaborasi ini. Ia berharap acara ini dapat memberikan wawasan yang berharga bagi para peserta dan menjadi langkah awal untuk merangkul potensi wirausaha muda di Sukabumi.

” Semoga kami dari pihak kampus dapat terus berkolaborasi dengan SDKF dan Komunitas Gen Merah Putih untuk terus berkarya dan memberikan manfaat bagi pemuda-pemudi di Indonesia” Ujar Jamal saat menyampaikan sambutan.

Sementara itu, Ketua SDKF, Satia Suhada, juga menyampaikan harapannya untuk SDKF dapat menjadi wadah atau forum bagi wirausaha muda di luar sana yang aktif berbisnis di dunia digital.

Narasumber Pertama

Seminar Milenial Bisnis Offline vs Online Pembicara Ridwan

Ridwan Setiawan, affiliator tiktok dan narasumber pertama seminar milenial

Narasumber pertama dalam acara ini adalah Ridwan Setiawan, seorang TikTok Affiliate yang telah sukses membangun karir di platform TikTok. Ridwan menceritakan pengalaman dan kesehariannya dalam berkreasi dan berbagi konten live di TikTok. Saat ini, Ridwan memiliki enam akun live yang aktif di TikTok dan 3 Studio, dan ia membagikan berbagai tips berharga kepada para peserta.

Ia memberi tips untuk menyeting studio untuk keperluan youtubenya. “Yang penting itu yang pertama adalah ruangan yang bersih, pencahayaannya bagus dan koneksi yang stabil. Koneksi itu yang paling utama” Ujarnya.

Selain itu, Ridwan juga menambahkan bahwa algoritma Tiktok itu tidak bergantung pada jenis handphone. “Handphone apapun tidak mempengaruhi algoritma Tiktok, mau itu iphone atau android itu sama saja. Bahkan, ada juga yang memakai android penonton livenya lebih banyak dibandingkan dengan pengguna iphone saat live” tambahnya.

Dalam sesinya, Ridwan menjelaskan apa itu TikTok Affiliate dan memberikan wawasan tentang bagaimana cara mendapatkan banyak viewers dalam konten live.

“Affiliate atau affiliator itu merupakan makelar yah dimana orang bisa menjual produk itu secara bebas tanpa bilang ke si sellernya. Tanpa di bilang ke sellernya ini maksudnya sellernya sudah mengetahui dan sellernya pun sudah membuat program tersebut” Ujarnya.

Menurutnya, konsistensi dalam menentukan waktu untuk melakukan live di TikTok sangat penting untuk mendapatkan rekomendasi dari algoritma TikTok. Ia juga menyarankan agar menghindari waktu live saat konten kreator besar atau terkenal sedang aktif, untuk dapat bersaing lebih baik dalam menarik perhatian penonton.

“Untuk awal mula live itu tipsnya harus konsisten dalam jadwal live agar mendapat rekomendasi dari algoritma TikTok. Selain itu juga menghindari waktu dimana Tiktoker yang besar sedang live. Selain itu, banyak belajar hal baru, menjaga keaslian produk, lebih mendekatkan diri pada Allah, dan kalo sudah banyak skill berbagi skill jangan pelit untuk berbagi skill” Ucap Ridwan.

Narasumber Kedua

Deni Rahmatullah, Narasumber kedua

Deni Rahmatullah, pengusaha ayam crispy d’fresto dan juga narasumber kedua pada seminar millenial

Dani Rahmatullah, pemilik usaha Ayam Crispy D’Fresto, yang saat ini telah memiliki 54 outlet aktif di berbagai lokasi. Dani berbagi pengalamannya tentang awal mula berbisnis, serta kunci kesuksesan yang telah membawanya jauh dalam dunia wirausaha. Ia kini sukses mengelola puluhan outlet, menceritakan bahwa awalnya ia memiliki niat dan tekad kuat untuk memulai bisnis. Ia tidak lupa untuk mencari seorang guru atau mentor yang dapat membimbingnya dalam berbisnis. Pada usia yang masih muda, 19 tahun, Dani memulai perjalanan bisnisnya. Ia mengawali usaha Ayam Crispy D’Fresto dengan modal sebesar 7 juta rupiah, yang bahkan dapat memulai dengan cara mencicil.

Menurutnya, bisnis ini memiliki potensi keuntungan yang besar, dengan rata-rata keuntungan bersih sekitar 20 ribu rupiah perharinya. Ia juga mengungkapkan bahwa mitra bisnisnya biasanya bisa mencapai titik balik modal dalam rentang waktu 4-5 bulan, dan dalam kasus tertentu, bahkan hanya 2-3 bulan. Dani Rahmatullah telah membuktikan bahwa bisnis kecil bisa menjadi besar dengan kerja keras dan perencanaan yang matang.

Selama perjalanan kariernya, Dani telah mencapai omset yang besar, bahkan mendekati angka tiga digit. Ia mengakui bahwa kunci kesuksesannya adalah kerja keras, komitmen, serta kepercayaan kepada Allah SWT dalam setiap langkahnya. Ia menekankan pentingnya tetap konsisten, belajar dari kegagalan, dan selalu berusaha untuk menjadi lebih baik.

“Mulai dari sekarang, jika ingin mempunyai usaha, mulai dulu aja. Rubah mindset dari pemikiran sulit kepemikiran mudah, dan segala sesuatu selalu melibatkan Allah” Ucap Deni.

Acara ini sukses menginspirasi para peserta, terutama generasi muda, untuk menjelajahi peluang bisnis dunia offline dan online. Semangat kolaborasi antara Universitas BSI Sukabumi, SDKF, dan Gen Merah Putih diharapkan akan terus memberikan manfaat dan peluang bagi wirausaha muda di Sukabumi dan sekitarnya.

Baca Juga – Seminar Milenial, Sukses Berwirausaha di Usia Muda

  • Penulis: DDAMDOMM

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • rapat triwulan HIMASI

    HIMASI Gelar Rapat Triwulan II, Dorong Evaluasi Konkret dan Program Terukur

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Helen Ayu
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HIMASI) UBSI Kampus Sukabumi mengadakan Rapat Triwulan II pada Kamis (26/06). Kegiatan yang mengusung tema “Tumbuh dari Evaluasi, Kuat dari Aksi” ini digelar di Ruang 301 Kampus Veteran dan dihadiri oleh seluruh pengurus aktif HIMASI. Acara berlangsung tertib berkat arahan dua Master of Ceremony, Nur Assyifa Maharani dan Muhammad […]

  • Langkah Syiva Meidina di Indonesian Idol Terhenti, Talenta Asal Sukabumi Tetap Raih Apresiasi

    Langkah Syiva Meidina di Indonesian Idol Terhenti, Talenta Asal Sukabumi Tetap Raih Apresiasi

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Ina haryani
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Ajang pencarian bakat Indonesian Idol musim terbaru menghadirkan suasana haru ketika salah satu peserta berbakat asal Sukabumi, Jawa Barat, Syiva Meidina, harus menghentikan perjalanannya di babak eliminasi. Syiva belum berhasil melaju hingga tahap Live Showcase. Namun, penampilannya tetap meninggalkan kesan kuat di mata juri dan penonton setia Indonesian Idol. Pesona Syiva Meidina Sejak […]

  • Kuliah Aja Gak Cukup? Ini Pentingnya Jadi SDM T-Shaped Lewat Kurikulum OBE!

    Kuliah Aja Gak Cukup? Ini Pentingnya Jadi SDM T-Shaped Lewat Kurikulum OBE!

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Perubahan global kini datang bagai roller coaster yang sangat cepat. Teknologi baru muncul setiap hari, sementara tren bisnis berubah dalam hitungan minggu. Kita dituntut untuk selalu adaptif terhadap semua perkembangan ini. Nah, buat kamu generasi muda, ini adalah tantangan sekaligus peluang emas! Modal utama bukan lagi cuma jago main gadget dan menguasai teori. Dunia […]

  • Corndog Korea Jajanan Viral

    Corndog Korea Jajanan Viral dengan Gurih Sosis dan Lumeran Keju

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Lusi Mardiana
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Corndog ala Korea kini semakin populer di Indonesia. Jajanan ini sering muncul di drama Korea dan akhirnya viral di berbagai media sosial. Teksturnya yang renyah di luar, gurih di dalam, serta isian sosis dan keju yang meleleh membuat corndog digemari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Menariknya, Anda bisa membuat corndog […]

  • Acara UMKM Sukabumi Go Export National Consumer Product Fair 2025 | Doc: Istimewa

    UMKM Sukabumi Go Export National Consumer Product Fair 2025: Mendorong UMKM untuk Mendunia

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Event bergengsi bertajuk UMKM Sukabumi Go Export National Consumer Product Fair 2025 sukses diselenggarakan pada Rabu, 19 Februari 2025, di Aula Universitas BSI Kampus Sukabumi, Jalan Cemerlang No.8, Sukakarya, Kec. Warudoyong, Kota Sukabumi. Acara ini bertujuan untuk mendorong pelaku UMKM di Sukabumi agar dapat bersaing dan berkembang lebih pesat di pasar global. Acara […]

  • Hadapi Tantangan Era Digital, Mahasiswa UBSI Perkuat Moral Anak Lewat Pendidikan Agama | Doc. Istimewa

    Pendidikan Agama, Tameng Moral Anak di Tengah Arus Digital

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Anita Rahmawati
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Di tengah derasnya arus teknologi digital, sekelompok mahasiswa menggelar kegiatan penyuluhan bertajuk “Pentingnya Pendidikan Agama sebagai Benteng Moral bagi Anak dan Remaja di Era Digital”. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (21/11) di SDN 2 Cipetir, Sukabumi, sebagai bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kelompok 1 Program Studi Informatika UBSI Kampus Kota Sukabumi […]

expand_less