Wujudkan Generasi Peduli, Siswa SMPN 2 Sukabumi Ikuti Edukasi Pencegahan Bullying
- account_circle Anita Rahmawati
- calendar_month 0 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bangun Generasi Saling Menghargai, Mahasiswa Sosialisasikan Pencegahan Bullying | Doc. Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumihitz.com – Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar edukasi pencegahan bullying bagi siswa SMP Negeri 2 Sukabumi pada Rabu, 14 Oktober 2026. Kegiatan ini mengangkat tema “Membangun Generasi Peduli, Melalui Sikap Saling Menghargai”.
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya sikap saling menghargai dan empati. Melalui edukasi ini, mahasiswa mengajak siswa menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman tanpa perundungan.
Selain itu, kegiatan ini menjadi bentuk penerapan nilai Pancasila. Khususnya, sila kedua yang berbunyi “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab”.
Kegiatan edukasi ini melibatkan sembilan mahasiswa UBSI, yaitu Riana Rosa Zazkiawati, M. Perdiansyah, Rozaan D. I, Gilang Armanda, Abdilah M. Sindif, Marcel Ibrahim, Ali Rafli, Zahra Langit R., dan Radin Fathurrahman. Kesembilan mahasiswa tersebut berkolaborasi dalam memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya mencegah bullying dan membangun sikap saling menghargai.
Berikan Pemahaman tentang Bahaya dan Dampak Bullying
Rangkaian kegiatan diawali dengan materi mengenai bullying. Pemateri menjelaskan pengertian perundungan, dampaknya, serta cara mencegah perilaku tersebut di lingkungan sekolah.

Penyampaian materi mengenai bullying oleh anggota kelompok | Doc. Istimewa
Melalui materi ini, mahasiswa mengajak siswa untuk tidak mengejek, merendahkan, atau menyakiti orang lain karena perilaku tersebut dapat mengganggu kenyamanan dan kesejahteraan sesama. Perilaku tersebut juga dapat mengganggu kenyamanan dan kesejahteraan korban.
Mahasiswa mengajak siswa untuk lebih peduli terhadap sesama. Mereka juga mendorong siswa agar menjaga perkataan dan tindakan dalam kehidupan sehari-hari.
Bangun Interaksi melalui Tanya Jawab dan Ice Breaking
Setelah penyampaian materi, mahasiswa mengajak siswa mengikuti sesi tanya jawab. Siswa mendapat kesempatan untuk menjawab pertanyaan seputar materi bullying.
Mahasiswa juga memberikan hadiah kepada siswa yang berhasil menjawab pertanyaan. Kegiatan kemudian berlanjut dengan ice breaking untuk menciptakan suasana yang menyenangkan.
Melalui rangkaian aktivitas tersebut, mahasiswa mendorong siswa agar lebih aktif berpartisipasi. Siswa pun menunjukkan antusiasme selama mengikuti kegiatan. Mereka menyimak materi dan mengikuti arahan dengan baik.
Dorong Siswa Ciptakan Lingkungan Sekolah Bebas Perundungan
Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap siswa mampu menerapkan sikap saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari. Siswa juga diharapkan dapat menghormati perbedaan dan membangun hubungan positif dengan teman sebaya.
Selain itu, mahasiswa mengajak siswa untuk menunjukkan kepedulian ketika melihat tindakan perundungan. Dengan begitu, setiap siswa dapat berperan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.
Kegiatan edukasi ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran siswa tentang pentingnya sikap peduli dan saling menghormati. Pesan tersebut juga diharapkan mampu mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang bebas dari bullying.
- Penulis: Anita Rahmawati
- Editor: Anita Rahmawati
