Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Sukarobot Dorong Sekolah Perluas Akses Robotika

Sukarobot Dorong Sekolah Perluas Akses Robotika

  • account_circle Eka Safitri
  • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz.com, Sukabumi — Sukarobot mendorong sekolah memperluas akses pembelajaran robotika melalui teknologi terjangkau. Sekolah tidak selalu membutuhkan perangkat mahal untuk mengenalkan robotika kepada siswa. Sebaliknya, guru dapat memanfaatkan simulator, komponen sederhana, serta program pendampingan untuk mulai mengembangkan pembelajaran berbasis teknologi.

Hal tersebut disampaikan Japar Sidik, Direktur Sukarobot Academy, saat mengikuti Seminar Kemerdekaan Digital yang Universitas BSI Kampus Sukabumi gelar pada Rabu (26/8/2026). Kegiatan tersebut mengangkat tema “Inovasi Teknologi untuk Guru Kreatif di Era Digital” dan berlangsung pukul 08.00 hingga 13.30 WIB.

Sukarobot Dorong Sekolah Perluas Akses Robotika

Seminar tersebut menghadirkan Drs. Dadi Afyaman, M.Pd. dan I. Setiawan, M.A. sebagai pembicara utama. Selain itu, kegiatan turut menghadirkan Nurul Ichsan, M.Kom. serta Japar Sidik sebagai narasumber. Japar menjelaskan bahwa Sukarobot Academy menjalankan berbagai program pendidikan yang berfokus pada robotika dan coding untuk anak-anak. Program tersebut mencakup kegiatan ekstrakurikuler, intrakurikuler, hingga pelatihan langsung bagi sekolah.

Menurut Japar, keterbatasan anggaran tidak seharusnya menghentikan sekolah untuk mulai mengenalkan robotika. Karena itu, Sukarobot dapat menyesuaikan bentuk kerja sama sesuai kemampuan sekolah, salah satunya melalui pelatihan bagi guru agar sekolah mampu menjalankan pembelajaran secara mandiri.

“Kalau misalkan ada keterbatasan anggaran, kita kerja sama di antaranya untuk melatih guru-guru. Kita masuk ke sekolah dengan biaya terbatas, kemudian sekolah bisa menyediakan pembelajaran sendiri dan kita support sampai berjalan,” ujar Japar.

Belajar Robotika dengan Teknologi Terjangkau

Japar juga menjelaskan bahwa guru dan siswa dapat memulai pembelajaran robotika tanpa membeli banyak perangkat. Salah satu pilihan yang dapat sekolah manfaatkan yaitu simulator berbasis web seperti Wokwi. Platform tersebut memungkinkan pengguna membuat serta menguji rancangan elektronik dan mikrokontroler secara virtual. Dengan begitu, siswa dapat mengenal konsep robotika terlebih dahulu sebelum sekolah menambah perangkat fisik.

“Sebenarnya tidak harus beli kit yang cukup mahal untuk belajar robotik itu sendiri. Bisa menggunakan simulator dengan bantuan website untuk belajar robotik, salah satunya Wokwi,” jelasnya.

Selain simulator, sekolah juga dapat memanfaatkan komponen dengan harga relatif terjangkau. Menurut Japar, pembelajaran robotika bukan sekadar tentang kepemilikan perangkat canggih. Lebih dari itu, siswa perlu memahami proses merancang dan menerapkan teknologi untuk menyelesaikan persoalan sehari-hari.

Sukarobot Dorong Kolaborasi Robotika dan IoT

Sukarobot Academy juga memperkuat kolaborasi bersama Universitas BSI melalui penandatanganan nota kesepahaman atau MoU. Kerja sama tersebut membuka peluang pengembangan program robotika dan Internet of Things (IoT) bagi mahasiswa. Japar mengatakan mahasiswa dapat mengenal robotika dan IoT sebagai bagian dari pengembangan kemampuan mereka dalam bidang teknologi digital.

“Untuk program terkait pelatihan kepada mahasiswa, mahasiswa bisa mengenal robotik dan juga IoT untuk dihubungkan dengan perkuliahan di kampus, dan juga program-program lainnya yang berkaitan dengan dunia digital dan juga robotika,” tuturnya.

Japar turut mengapresiasi pelaksanaan Seminar Kemerdekaan Digital karena kegiatan tersebut mempertemukan guru dari berbagai sekolah di Kota dan Kabupaten Sukabumi. Menariknya, peserta tidak hanya berasal dari bidang teknologi. Ia berharap kegiatan serupa terus berlanjut sehingga semakin banyak guru memperoleh kesempatan mengenal teknologi.

“Guru-guru yang hadir pesertanya bukan bidangnya, ada dari guru Bahasa Indonesia, PAI dan macam-macam, tapi bisa mengaplikasikan dalam pembelajaran di sekolah,” ungkapnya.

Melalui seminar serta kolaborasi tersebut, Sukarobot berharap semakin banyak sekolah mengenalkan robotika kepada siswa. Guru pun dapat memulai pembelajaran menggunakan fasilitas yang tersedia. Selanjutnya, sekolah dapat mengembangkan sarana teknologi secara bertahap sesuai kebutuhan dan kemampuan masing-masing.

  • Penulis: Eka Safitri
  • Editor: Vina Agustina

Rekomendasi Untuk Anda

  • BEM UBSI Sukabumi

    BEM UBSI Sukabumi Perkuat Arah Gerak Lewat Evaluasi Triwulan 1

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Sukabumi menggelar evaluasi kinerja Triwulan 1 untuk memperkuat arah gerak organisasi. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (11/4) Aula Universitas BSI Sukabumi Kampus Veteran mulai pukul 08.30 hingga 12.00 WIB. Panitia mengusung tema “Performance and Capacity Evaluation BEM: Check the Pace, Set the Next Move” […]

  • Viral Masuk TV: Dirigen Powerfull Tampil Memukau Bersama Tim Paduan Suara Caringin Sukabumi

    Viral Masuk TV: Dirigen Powerfull Tampil Memukau Bersama Tim Paduan Suara Caringin Sukabumi

    • calendar_month Sabtu, 26 Agt 2023
    • account_circle Dian
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com – Risa Damayanti, seorang guru PNS asal Sukabumi, saat ini sedang menarik perhatian media sosial yang dikenal dengan “Dirigen Powerfull”. Ceritanya terungkap melalui akun TikTok @hamdan_fyp, di mana Ibu Risa dengan semangat luar biasa memimpin acara peringatan kemerdekaan RI pada Kamis (17/8) yang lalu. Sosok “Dirigen Powerfull” yang tengah viral dari Caringin, Sukabumi, baru-baru […]

  • TANTRUM 2026 Ajak Generasi Muda Memaknai Wudhu Lebih Dalam | Doc. Istimewa

    Wudhu Membersihkan Hati, TANTRUM 2026 Bangun Semangat Transformasi Diri

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Anita Rahmawati
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kerohanian Islam menggelar kegiatan bertajuk TANTRUM (Tarbiyah dan Transformasi Umat Islam) pada Rabu, 25 Februari 2026, bertempat di Mushola Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Kota Sukabumi. Kegiatan ini menjadi pertemuan offline perdana pengurus LDK 2026 dengan mengusung tema “Wudhu Membersihkan Hati, Sempurnakan Salat.” Anggota UKM Kerohanian Islam mengikuti […]

  • BKOT

    BKOT 2025 Siap Digelar, Perkuat Kolaborasi Kampus dan Orang Tua Menuju Masa Depan Berkualitas

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Dilan
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Universitas BSI Sukabumi akan kembali menyelenggarakan kegiatan tahunan bertajuk BKOT (Bincang Kampus Bersama Orang Tua) pada Sabtu, (21/6), bertempat di Universitas BSI Sukabumi Kampus A, Jalan Cemerlang No. 8, Kelurahan Sukakarya, Warudoyong, Kota Sukabumi. Mengusung tema “Our Best Future”, kegiatan ini bertujuan untuk menjembatani komunikasi antara kampus, mahasiswa baru, dan orang tua dalam […]

  • Workshop Technopreuneur

    Workshop Technopreuneur Perkuat Kompetensi Kewirausahaan Mahasiswa di Era Digital

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Shinta Septi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Program Studi Sistem Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Sukabumi sukses menyelenggarakan Workshop Technopreuneur pada Rabu (07/01). Kegiatan ini berlangsung di Ruang 303 dan melibatkan mahasiswa semester V Program Studi Sistem Informasi sebagai peserta. Workshop Technopreuneur ini mengusung tema “Menggali Potensi Teknologi sebagai Pondasi Kewirausahaan Digital”. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kompetensi mahasiswa dalam […]

  • Kerja di Dunia IT

    Mau Terjun ke Dunia IT Tapi Gak Jago Ngoding? 8 Karier Ini Solusinya!

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Shinta Septi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Banyak orang langsung membayangkan seseorang yang duduk berjam-jam di depan layar dan menulis baris demi baris kode ketika mendengar kata “karier di dunia IT.” Padahal, dunia IT menawarkan ruang yang jauh lebih luas daripada sekadar pemrograman. Bidang teknologi informasi tidak selalu menuntut seseorang menjadi ahli coding. Justru, berbagai jalur karier menarik di bidang […]

expand_less