Krisis Air Bersih Sukabumi, BPBD Salurkan 5.000 Liter ke Nyomplong
- account_circle Syaila Apriani Sukma
- calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Warga Nyomplong menerima bantuan air bersih di tengah keterbatasan pasokan air | Sumber: Pinterest
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumihitz.com, Sukabumi – Krisis air bersih Sukabumi kembali terjadi di Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi. Pasokan air yang terbatas membuat ratusan warga kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kondisi tersebut terjadi di lingkungan RT 05 dan RT 06/RW 04 Kelurahan Nyomplong. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi kemudian menyalurkan bantuan air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan warga terdampak.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Yoseph Sabaruddin, menyebut sebanyak 150 kepala keluarga atau 330 jiwa terdampak krisis air bersih Sukabumi di wilayah tersebut.
“Jumlah warga terdampak sebanyak 150 KK atau 330 jiwa yang berada di RT5 dan RT6/RW4 Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong,” kata Yoseph kepada Radar Sukabumi, Kamis (1/10), dikutip dari radarsukabumi.com.
Krisis Air Bersih Sukabumi Ditangani BPBD
BPBD Kota Sukabumi menyalurkan 5.000 liter air bersih ke wilayah terdampak. Bantuan tersebut membantu warga memenuhi kebutuhan dasar saat pasokan air masih terbatas.
Yoseph menjelaskan, masyarakat dapat memanfaatkan bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhan penting sehari-hari. BPBD juga memantau kondisi di lokasi untuk melihat kebutuhan warga yang terdampak krisis air.
“Bantuan ini, diharapkan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan penting masyarakat di tengah keterbatasan pasokan air,” ujarnya kepada Radar Sukabumi, dikutip dari radarsukabumi.com.
Selain menyalurkan air, BPBD Kota Sukabumi mencatat jumlah warga yang terdampak. Data tersebut membantu petugas menentukan wilayah dan kebutuhan bantuan air bersih berikutnya.
Data Warga Jadi Dasar Penyaluran Bantuan

BPBD Kota Sukabumi Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk 330 Warga Nyomplong yang Terdampak Krisis Air | Sumber: radarsukabumi
Pendataan warga membantu BPBD melihat wilayah yang membutuhkan bantuan. Petugas kemudian menggunakan data tersebut untuk menyesuaikan penyaluran air bersih dengan kondisi masyarakat di lapangan.
Yoseph mengatakan data warga terdampak menjadi salah satu dasar BPBD dalam menentukan penyaluran bantuan air bersih. Langkah tersebut membantu petugas menyesuaikan bantuan dengan jumlah warga yang membutuhkan.
BPBD Kota Sukabumi juga terus memantau kondisi pasokan air di Kelurahan Nyomplong. Pemantauan membantu petugas mengetahui perkembangan situasi serta kebutuhan warga di wilayah terdampak.
Bantuan air bersih membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari selama pasokan air belum kembali normal BPBD juga dapat menyesuaikan penyaluran bantuan berdasarkan kondisi di lapangan.
Yoseph berharap bantuan air bersih tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama warga yang terdampak krisis air bersih di Kelurahan Nyomplong.
- Penulis: Syaila Apriani Sukma
- Editor: Siti Hasna Wulandari
