Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Waspada Penularan Chikungunya! Dinkes Sukabumi Ajak Masyarakat Perangi Sarang Nyamuk

Waspada Penularan Chikungunya! Dinkes Sukabumi Ajak Masyarakat Perangi Sarang Nyamuk

  • account_circle Dian
  • calendar_month Rabu, 28 Feb 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumihitz – Penularan penyakit melalui gigitan nyamuk menjadi perhatian di Kota Sukabumi dengan munculnya kasus infeksi virus chikungunya. Seiring dengan memasuki musim penghujan, beberapa warga Kota Sukabumi telah mengalami gejala yang terkait dengan penyakit ini.

Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Sukabumi, drg Wita Darmawanti, infeksi virus chikungunya pertama kali terdeteksi di Kota Sukabumi pada akhir Januari 2024, terutama di wilayah Kecamatan Lembursitu.

“Waktu Januari mulainya ada yang chikungunya, tapi sudah sembuh untuk di Kelurahan Lembursitu. Yang Kelurahan Situmekar, Kecamatan Lembursitu sedang kita tangani, artinya ada kasus tapi kan kita tidak menyatakan wabah, kan wabah mah ada ketentuannya,” kata Wita, mengutip dari Liputan 6.

Pada 23 Januari 2024, ada laporan mengenai beberapa warga  mengalami gejala yang mencurigakan dan hasilnya positif chikungunya setelah melakukan rapid tes (RDT). Kemudian di bulan Februari 2024 di Kelurahan/Kecamatan Lembursitu, ada 10 orang positif setelah pemeriksaan lanjutan terhadap 26 orang dengan gejala serupa.

Baca juga: 5 Hal Super Simple Yang Bisa Membuat Hidupmu Berubah Drastis

Pihak berwenang segera bertindak dengan melakukan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan fogging untuk mengendalikan penyebaran penyakit ini. Hingga saat ini, sudah ada tindak lanjut terhadap 18 orang yang terinfeksi, termasuk pemberian obat-obatan simptomatik dan penyuluhan kepada masyarakat.

Dinas Kesehatan Kota Sukabumi mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan yang dibawa oleh nyamuk. Selain itu, miminta masyarakat untuk aktif membersihkan lingkungan sekitar mereka guna mengurangi potensi perkembangan sarang nyamuk.

“Ya sebenarnya hampir sama dengan DBD. Apa pun yang kita lakukan mau fogging berkali-kali juga kalau jentik nyamuknya masih banyak bersarang di tempat genangan air. Jadi diri kita sendiri yang harus membersihkan rumah, bak mandi, selokan kan juga tempat bersarang nyamuk. Kalau fogging mah jalan terakhir,” terangnya.

Baca juga: Grand Final Pemilihan Duta Baca Kota Sukabumi 2024, Membangun Generasi Penerus Berliterasi

  • Penulis: Dian

Rekomendasi Untuk Anda

  • Strategi Magang untuk Mendapatkan Tawaran Kerja, Wajib Tahu!

    Strategi Magang untuk Mendapatkan Tawaran Kerja, Wajib Tahu!

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Magang bukan sekadar kesempatan untuk belajar, tetapi juga peluang untuk menunjukkan kemampuan dan potensi yang kamu miliki di dunia kerja. Banyak perusahaan mencari anak magang sebagai calon karyawan karena mereka ingin menemukan individu dengan potensi dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Jika kamu memanfaatkan magang dengan baik, menunjukkan komitmen, dan mengasah kemampuan […]

  • Ojek Online

    Tragedi Dini Hari di Sukabumi: Driver Ojek Online Jadi Korban Pembacokan Geng Motor Misterius

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Shinta Septi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Suasana senyap di Jalan RA Kosasih, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, mendadak pecah oleh aksi kekerasan brutal pada Sabtu (10/01) dini hari. Seorang pengemudi ojek online (ojol) berinisial AN (28) menjadi korban penyerangan sekelompok geng motor saat dirinya tengah berjuang mencari nafkah. Peristiwa mencekam ini terjadi sekitar pukul 02.30 WIB di depan sebuah toko ponsel […]

  • Persija

    Drama Comeback Persib: Hajar Persija 2-1, Kian Kokoh di Puncak Klasemen

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Laga bertajuk El Clasico Indonesia tersaji sengit. Persib Bandung berhadapan dengan Persija Jakarta. Stadion Segiri, Samarinda, menjadi saksi bisu pertarungan dua kampiun ini, Minggu (10/5). Pada akhirnya, skuad Maung Bandung sukses keluar sebagai pemenang. Mereka membalikkan ketertinggalan menjadi kemenangan 2-1. Alur Laga: Adam Alis Pahlawan Comeback Babak pertama berjalan cepat dan keras. Persija, yang […]

  • Digitalisasi administrasi desa

    Dosen UBSI Dorong Transformasi Digital Desa Cicantayan Melalui Pelatihan Google Form & Sheet

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – Dalam rangka menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Program Studi Sistem Informasi (S1) Kampus Sukabumi mengadakan pelatihan pemanfaatan Google Form dan Google Sheet sebagai upaya mendukung digitalisasi administrasi desa. Kegiatan ini menyasar aparatur Desa Cicantayan, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Ramdhan Saepul Rohman memimpin pelatihan ini. Ia […]

  • Agent Kim Reactivated Tinggal 2 Episode, Siap Ending?

    Agent Kim Reactivated Tinggal 2 Episode, Siap Ending?

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Ardila Khaylila
    • 0Komentar

    Sukabumihitz.com – Drama Korea Agent Kim Reactivated semakin mendekati akhir penayangannya. Serial aksi thriller yang menampilkan So Ji Sub ini hanya menyisakan dua episode sebelum memasuki babak final. Karena itu, antusiasme penonton terus meningkat. Sejak tayang pada akhir Juni 2026, Agent Kim Reactivated berhasil mencuri perhatian lewat aksi intens, konflik emosional, dan misteri yang terus […]

  • kupukupukertas

    Menyelami Cinta di Tengah Kekacauan: ‘Kupu-Kupu Kertas’ Kembali Tayang!

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle Redaksi Smi
    • 0Komentar

    Sukabumihitz – 26 September 2024 — Film “Kupu-Kupu Kertas,” karya sutradara Emil Heradi, resmi kembali tayang di bioskop mulai hari ini. Setelah ditarik dari peredaran pada Februari 2024, film ini mengangkat peristiwa sejarah kelam Indonesia tahun 1965 dan menyuguhkan kisah cinta yang berani di tengah situasi sosial politik yang tegang. Film “Kupu-Kupu Kertas,” yang diproduksi […]

expand_less